Receh, Ketika Yakuza Curi Kartu Pokemon

Rabu, 29 Mei 2024 - 16:15 WIB
loading...
Receh, Ketika Yakuza...
Yakuza yang selama ini ditakuti publik ternyata beralih melakukan tindak kriminal, salah satunya mencuri kartu Pokemon. (Foto: Kyodo News)
A A A
JAKARTA - Organisasi mafia khas Jepang Yakuza yang selama ini ditakuti publik ternyata beralih melakukan tindak kriminal, salah satunya mencuri kartu Pokemon.

Meski kartu Pokemon nilainya mulai merangkak naik, citra Yakuza agak tercoreng akibat ulah seorang pemimpinnya. Pria yang ditangkap di dekat Tokyo pada April 2024 lalu karena dicurigai mencuri kartu Pokemon.

Yakuza dulu beroperasi di kantor-kantor yang sangat terlihat. Seringkali terdapat tanda di luar pintu dan simbol perdagangan, seperti lentera atau pedang yang terlihat melalui jendela. Dalam film dan komik, mereka sering digambarkan sebagai penjahat bangsawan yang memiliki kode kehormatan. Kegiatan khas mereka meliputi pemerasan, perjudian, prostitusi, penyelundupan senjata, perdagangan narkoba, dan pembiayaan konstruksi.

The Independent, Rabu (29/5/2024) melansir pihak kepolisian Jepang mulai merasakan perubahan Yakuza sejak beberapa tahun lalu. Saat itu mulai bermunculan kelompok-kelompok yang tidak terorganisir dan tidak memiliki jejaring yang baik antarkelompok alias tidak solid. Polisi menyebut mereka Tokuryu.

Tokuryu diidentifikasi sebagai gangster anonim dan pemuda melek teknologi yang dipekerjakan untuk tugas tertentu. Mereka sering berkolaborasi dengan Yakuza dan mempersulit penyelidikan polisi.

Baca Juga: Kartu Pokemon Charizard No. 4 Edisi Pertama Dilelang
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pokémon Champions Meluncur...
Pokémon Champions Meluncur 8 April, Ini yang Perlu Anda Tahu!
Kalahkan Emas, Mengapa...
Kalahkan Emas, Mengapa Kartu Pokemon Bekas Logan Paul Laku Rp264 Miliar?
Tanggal Kelahiran Game...
Tanggal Kelahiran Game Pokemon Presents Bocor, Ini Detail Permainannya
Pokemon TCG Pocket,...
Pokemon TCG Pocket, Game Kartu Digital Paling Digemari
Bakal Hit, Headset Gaming...
Bakal Hit, Headset Gaming Pikachu yang Lembut dan Imut
Nintendo dan The Pokemon...
Nintendo dan The Pokemon Company Gugat Palword, Soal Apa?
Profil Yakuza Maneges,...
Profil Yakuza Maneges, Organisasi Dakwah Bentukan Para Gus Pembela Kaum Marjinal
Markas Kebakaran dan...
Markas Kebakaran dan Bos Diduga Tewas, Yakuza Jepang Rapat Darurat
Bukan Fantasi: Honda...
Bukan Fantasi: Honda Wujudkan Mimpi, Ciptakan Pokémon yang Bisa Ditunggangi dan Berjalan
Rekomendasi
Menangkap Pangsa Terbesar...
Menangkap Pangsa Terbesar Wisata Medis, Malaysia Fair 2026 Hadir di Jakarta
Usai Silmy Karim Ditahan...
Usai Silmy Karim Ditahan KPK, Kursi Wamen Imipas Dibiarkan Kosong
Melirik Ambisi China...
Melirik Ambisi China di Sumatera: BYD Gelar Pesta Teknologi Tanpa Asap Knalpot
Berita Terkini
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
Bangun Kedaulatan Digital,...
Bangun Kedaulatan Digital, Telkom Pertemukan Regulator dan Pemain Industri
Kehilangan Kendali,...
Kehilangan Kendali, Anthropic Usulkan Hentikan Sementara Pengembangan AI
Respons Permintaan Tinggi,...
Respons Permintaan Tinggi, Telkom Akselerasi Ekspansi Kapasitas NeutraDC Batam
Luncurkan AIcosystem,...
Luncurkan AIcosystem, Telkom Siap Garap Peluang AI di Berbagai Sektor Industri
Jalan Pintas Nostalgia:...
Jalan Pintas Nostalgia: Ragnarok Buka Server EDDGA, Naik Level Kini Sekejap Mata
Infografis
Kartu Jakarta Mahasiswa...
Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul Tak Terdampak Efisiensi Anggaran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved