Misteri The Buzzer, Sinyal Radio Rusia yang Mengudara Selama 40 Tahun
Sabtu, 25 Mei 2024 - 06:26 WIB
loading...
A
A
A
Ketika penjelajah tak berizin mengunjungi situs Povarovo setahun kemudian, mereka menemukan pangkalan tersebut ditinggalkan, kecuali satu anjing penjaga yang dirantai. Mereka juga menemukan buku catatan yang merinci siaran sejak 2005. Penduduk setempat mengatakan militer Rusia meninggalkan situs tersebut dalam waktu kurang dari 90 menit.
Baca Juga: Suara Radio Rusia Menebar Ketakutan di Zona Perang Ukraina
David Stupples, Ph.D., ahli pengintaian berbasis ruang angkasa dan profesor teknik elektronik dan radio di City University of London, menyatakan The Buzzer adalah salah satu misteri yang belum terpecahkan. "Hampir pasti bahwa pemerintah Rusia yang menggunakannya. Jika itu pemerintah Rusia, itu bukan untuk tujuan damai," katanya.
Stupples percaya stasiun ini mungkin dijaga untuk digunakan dalam keadaan perang nuklir atau bentuk perang yang menyebabkan hilangnya komunikasi nasional. Karena sifat transmisi yang kuat, stasiun ini mungkin menawarkan saluran darurat untuk komunikasi selama masa konflik. "Mereka mungkin hanya menyimpan saluran tersebut untuk pertahanan udara atau semacam pertahanan," katanya.
Stupples juga mencatat beberapa teori lainnya. Salah satunya adalah bahwa UVB-76 adalah bagian dari sistem "Dead Hand" yang dapat memicu serangan nuklir balasan jika Rusia hancur. Teori lainnya mencakup penelitian ionosfer, komunikasi kapal selam, atau bahkan jaringan mata-mata internasional. Meskipun banyak spekulasi, hingga kini tidak ada penjelasan yang pasti mengenai UVB-76.
Baca Juga: Suara Radio Rusia Menebar Ketakutan di Zona Perang Ukraina
David Stupples, Ph.D., ahli pengintaian berbasis ruang angkasa dan profesor teknik elektronik dan radio di City University of London, menyatakan The Buzzer adalah salah satu misteri yang belum terpecahkan. "Hampir pasti bahwa pemerintah Rusia yang menggunakannya. Jika itu pemerintah Rusia, itu bukan untuk tujuan damai," katanya.
Stupples percaya stasiun ini mungkin dijaga untuk digunakan dalam keadaan perang nuklir atau bentuk perang yang menyebabkan hilangnya komunikasi nasional. Karena sifat transmisi yang kuat, stasiun ini mungkin menawarkan saluran darurat untuk komunikasi selama masa konflik. "Mereka mungkin hanya menyimpan saluran tersebut untuk pertahanan udara atau semacam pertahanan," katanya.
Stupples juga mencatat beberapa teori lainnya. Salah satunya adalah bahwa UVB-76 adalah bagian dari sistem "Dead Hand" yang dapat memicu serangan nuklir balasan jika Rusia hancur. Teori lainnya mencakup penelitian ionosfer, komunikasi kapal selam, atau bahkan jaringan mata-mata internasional. Meskipun banyak spekulasi, hingga kini tidak ada penjelasan yang pasti mengenai UVB-76.
(msf)
Lihat Juga :