Kemenkes Uji Coba Internet Starlink, Begini Hasilnya
Senin, 20 Mei 2024 - 11:33 WIB
loading...
A
A
A
Dari hasil uji coba ini, Menkes Budi optimistis pelayanan kesehatan ke depannya di seluruh Puskesmas dan Pustu dapat dapat saling terhubung. Sehingga layanan yang diberikan antara Fasyankes di kota dan daerah terpencil dan terluar memiliki kualitas sama dengan daerah lain.
“Kita memang memiliki 10.000 Puskesmas yang sekarang kita digitalisasi, agar layanan-layanan yang sebelumnya tidak bisa disampaikan di Puskesmas, yang sulit diakses oleh masyarakat, dengan adanya Starlink jadi bisa diakses, sehingga layanannya tidak jauh berbeda dengan wilayah perkotaan,” kata Menkes Budi melalui keterangan resmi.
Chief of DTO Setiaji juga memiliki pandangan yang sama dengan Menkes Budi. Ia mengatakan penguatan konektivitas internet akan membuat akses layanan kesehatan menjadi lebih inklusif, sehingga dapat menjangkau seluruh wilayah di Indonesia.
“Saat ini, (layanan kesehatan) banyak dinikmati di wilayah perkotaan, isunya terkait akses internet. Sehingga nanti masyarakat, khususnya yang ada di remote area, bisa menggunakan akses internet untuk mendapatkan layanan kesehatan seperti telemedicine,” ujar Setiaji.
Baca Juga: Masuk Indonesia, Starlink Bakal Acak-acak Harga Internet?
“Kita memang memiliki 10.000 Puskesmas yang sekarang kita digitalisasi, agar layanan-layanan yang sebelumnya tidak bisa disampaikan di Puskesmas, yang sulit diakses oleh masyarakat, dengan adanya Starlink jadi bisa diakses, sehingga layanannya tidak jauh berbeda dengan wilayah perkotaan,” kata Menkes Budi melalui keterangan resmi.
Chief of DTO Setiaji juga memiliki pandangan yang sama dengan Menkes Budi. Ia mengatakan penguatan konektivitas internet akan membuat akses layanan kesehatan menjadi lebih inklusif, sehingga dapat menjangkau seluruh wilayah di Indonesia.
“Saat ini, (layanan kesehatan) banyak dinikmati di wilayah perkotaan, isunya terkait akses internet. Sehingga nanti masyarakat, khususnya yang ada di remote area, bisa menggunakan akses internet untuk mendapatkan layanan kesehatan seperti telemedicine,” ujar Setiaji.
Baca Juga: Masuk Indonesia, Starlink Bakal Acak-acak Harga Internet?
Lihat Juga :