Elon Musk Prediksi AI Akan Membuat Manusia Tak Perlu Bekerja

Senin, 25 Mei 2026 - 18:04 WIB
loading...
Elon Musk Prediksi AI...
Elon Musk. FOTO/GROK
A A A
NEW YORK - Miliarder Elon Musk memprediksi bahwa AI akan sepenuhnya mengubah pekerjaan dalam 20 tahun ke depan, tetapi orang-orang tetap harus kuliah untuk beradaptasi dengan masa depan.

Elon Musk terus menarik perhatian dengan memprediksi bahwa dalam waktu kurang dari 20 tahun, orang mungkin tidak lagi diharuskan pergi bekerja karena kecerdasan buatan dan robot akan mengambil alih sebagian besar pekerjaan saat ini, mengubah pekerjaan menjadi "pilihan" daripada kebutuhan seperti sekarang

Dalam percakapan dengan investor dan podcaster Nikhil Kamath, Elon Musk berpendapat bahwa AI berkembang begitu pesat sehingga tidak hanya akan menggantikan pekerjaan yang berulang-ulang tetapi juga berpotensi menembus banyak bidang yang sangat khusus yang sebelumnya dianggap sebagai domain "eksklusif" manusia.

Menurut Musk, laju evolusi teknologi saat ini menyebabkan banyak keterampilan profesional tradisional menjadi usang lebih cepat dari sebelumnya, dan bahkan putra-putranya menyadari bahwa apa yang mereka pelajari hari ini mungkin tidak lagi relevan dalam waktu dekat.

Meskipun telah berulang kali menyatakan skeptisisme tentang sistem pendidikan formal, miliarder di balik Tesla dan SpaceX kali ini berpendapat bahwa universitas masih memainkan peran penting, tidak hanya dalam hal pengetahuan tetapi juga dalam membantu kaum muda mengembangkan pemikiran sosial dan memperluas perspektif multidisiplin mereka.

Elon Musk menekankan bahwa lingkungan universitas memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk berinteraksi, berdebat, dan terlibat dalam berbagai bidang—elemen-elemen yang sulit digantikan sepenuhnya oleh AI, bahkan ketika teknologi menjadi semakin cerdas dan otomatis.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Untuk Pertama Kalinya...
Untuk Pertama Kalinya dalam Sejarah, Vaksin Buatan AI Diuji pada Manusia
Eropa Wajibkan Pelabelan...
Eropa Wajibkan Pelabelan Konten yang Dihasilkan AI
Resmi Melantai, IPO...
Resmi Melantai, IPO SpaceX Cetak Sejarah dan Jadikan Elon Musk Triliuner Dunia Pertama
Kecerdasan Buatan Sedang...
Kecerdasan Buatan Sedang Mengubah Lanskap Keamanan Siber
Anthropic AI Claude...
Anthropic AI Claude Hasilkan Lebih dari 80 Persen Kode Baru
Google Luncurkan Gemini...
Google Luncurkan Gemini 3.5 Live Translate, Terjemahkan Bahasa secara Real-time
Elon Musk Jadi Kuadriliuner...
Elon Musk Jadi Kuadriliuner Pertama di Dunia, Seberapa Banyak Uangnya?
Akhirnya Eropa Izinkan...
Akhirnya Eropa Izinkan Fitur FSD Tesla Digunakan
4 Fakta Tempat Tinggal...
4 Fakta Tempat Tinggal Elon Musk, Rumah Sewa dan Ukurannya Mungil
Rekomendasi
Desa Les Bali Sukses...
Desa Les Bali Sukses Padukan Wisata dan Pelestarian Alam lewat Program DSA
Kondisi Haji Bolot Mulai...
Kondisi Haji Bolot Mulai Membaik, Sudah Tak Keluhkan Sesak Napas
Presiden Jerman Steinmeier...
Presiden Jerman Steinmeier Tiba di Indonesia, Berikut Agenda Lengkapnya
Berita Terkini
Xbox Hadapi Tekanan...
Xbox Hadapi Tekanan Keuangan, CEO Mengancam Restrukturisasi
Huawei, Oppo, vivo,...
Huawei, Oppo, vivo, Xiaomi, dan Honor Dituduh Contek Teknologi iPhone
Untuk Pertama Kalinya...
Untuk Pertama Kalinya dalam Sejarah, Vaksin Buatan AI Diuji pada Manusia
Superkomputer Prediksi...
Superkomputer Prediksi 4 Pesepak Bola yang Bersinar di Piala Dunia 2026
Fenomena Titik Dingin...
Fenomena Titik Dingin Atlantik Utara Terdeteksi, Tanda-tanda Bumi Sekarat Kian Nyata
Eropa Wajibkan Pelabelan...
Eropa Wajibkan Pelabelan Konten yang Dihasilkan AI
Infografis
NASA Prediksi Jupiter...
NASA Prediksi Jupiter Tak Bisa Dihuni Manusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved