Spesifikasi Buk-M3: Sistem Hanud Rusia yang Ditakuti Ukraina

Sabtu, 11 Mei 2024 - 14:00 WIB
loading...
Spesifikasi Buk-M3:...
Sistem Hanud Buk-M3 merupakan pembunuh rudal milik Rusia yang bisa lacak 36 target sekaligus. Foto: ist
A A A
JAKARTA - Spesifikasi sistem hanud Buk-M3 menarik diulas. Peralatan tersebut merupakan sistem pertahanan udara yang dimiliki Rusia.

Baru-baru ini, Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan intersepsi signifikan terhadap rudal Army Tactical Missile System (ATACMS) buatan Amerika Serikat. Menurut pengumuman, unit pertahanan Rusia sudah menghancurkan 15 rudal ATACMS dengan 4 di antaranya dicegat di Semenanjung Krimea pada 4 Mei 2024.

Mengutip Army Recognition, keberhasilan unit pertahanan udara Rusia mencegat rudal ATACMS tak bisa dilepaskan dari versi terbaru sistem pertahanan udara (hanud) Buk-M3.

Sebagaimana diketahui, Buk-M3 telah dikenal karena kemampuannya untuk menyerang sasaran udara. Keberadaannya diklaim sudah terbukti efektif melawan ATACMS, sistem rudal jarak jauh yang dipasok oleh Amerika Serikat ke Ukraina.

Lebih jauh, seperti apa sebenarnya spesifikasi dari sistem pertahanan udara (hanud) Buk M-3 Rusia ini? Simak ulasannya berikut.

Spesifikasi Sistem Hanud Buk-M3 Rusia
Spesifikasi Buk-M3: Sistem Hanud Rusia yang Ditakuti Ukraina

Buk-M3 menjadi generasi terbaru dari sistem pertahanan udara canggih yang dimiliki Rusia. Keberadaannya dirancang guna mengatasi spektrum ancaman udara yang luas dengan peningkatan efisiensi dan presisi serangannya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sukhoi Su-47 Fondasi...
Sukhoi Su-47 Fondasi Teknologi Jet Tempur Generasi Berikutnya
Torpedo Super Poseidon,...
Torpedo Super Poseidon, Senjata Pencegah Nuklir Rusia Picu Ketakutan NATO
Rudal Steel Dome, Perisai...
Rudal Steel Dome, Perisai Baja Berlapis yang Tak Tertembus Guncang Timur Tengah
Berteknologi Canggih,...
Berteknologi Canggih, Kuba Siap Borong Drone Buatan Rusia dan Iran
Palantir Uji Coba AI...
Palantir Uji Coba AI Tempur di Perang Ukraina, Ini Fungsinya
Rudal DF-61 Buatan China...
Rudal DF-61 Buatan China Siap Merobek Langit
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Putin Terus Tebar Ancaman,...
Putin Terus Tebar Ancaman, 4 Negara ini Memiliki Bunker Nuklir Teraman di Eropa
Rekomendasi
Mahasiswa Tetap Turun...
Mahasiswa Tetap Turun ke Jalan meski Banyak Aktivis Masuk Pemerintahan, Ini Analisis Ubedilah Badrun
Ultah ke-34, Ayu Ting...
Ultah ke-34, Ayu Ting Ting Pamer Momen Romantis Bareng Kevin Gusnadi
Potensi Gula Non-Tebu...
Potensi Gula Non-Tebu yang Dianaktirikan
Berita Terkini
China Kenalkan Senjata...
China Kenalkan Senjata Laser Genggam Lijian untuk Jatuhkan Drone
AI Impact Challenge,...
AI Impact Challenge, Microsoft, Komdigi, dan Dicoding Tampilkan Karya AI Terbaik Lulusan METC
Kedaulatan Digital Jadi...
Kedaulatan Digital Jadi Sorotan, Solusi AI Terintegrasi Siap Percepat Transformasi Industri
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Intel dan Nvidia Memulai...
Intel dan Nvidia Memulai Pertempuran Global Baru
Game Paling Ditunggu...
Game Paling Ditunggu Sedunia GTA 6 Akhirnya bisa Dipesan, Harganya Rp1,4 Juta
Infografis
Sejarah Panjang Persia...
Sejarah Panjang Persia Menjadi Iran yang Mengubah Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved