Cegah Hoaks, TikTok Labeli Konten AI

Jum'at, 10 Mei 2024 - 18:20 WIB
loading...
Cegah Hoaks, TikTok...
TikTok mengadopsi Kredensial Konten, sebuah tanda yang menunjukkan bagaimana gambar dibuat dan diedit. (Foto: AFP)
A A A
JAKARTA - Konten foto dan video yang dihasilkan oleh kecerdasan buatan/AI (artificial intelligence) membuat TikTok segera menggunakan teknologi label pada konten yang dihasilkan oleh AI saat diunggah.

Arab News melansir, Jumat (10/5/2024) TikTok mengadopsi “Kredensial Konten,” sebuah tanda yang menunjukkan bagaimana gambar dibuat dan diedit. Teknologi Kredensial Konten dipelopori oleh Adobe tetapi terbuka untuk digunakan oleh perusahaan lain dan telah diadopsi oleh perusahaan pembuat ChatGPT, OpenAI.

Para peneliti mengkhawatirkan jika konten yang dihasilkan AI dapat digunakan sebagai hoaks dalam upaya mengganggu pemilu AS pada musim gugur ini. TikTok masuk ke dalam deretan 20 perusahaan teknologi yang sudah menandatangani perjanjian untuk melawan hal tersebut.

YouTube, yang dimiliki oleh Google Alphabet, serta Meta Platforms memiliki Instagram dan Facebook berencana menggunakan Kredensial Konten.

Baca Juga: Siap Mengubah Dunia! Microsoft dan OpenAI Luncurkan Supercomputer AI Rp1.588 Triliun!

Agar sistem dapat berfungsi, pembuat alat AI generatif yang digunakan untuk membuat konten dan platform yang digunakan untuk mendistribusikan konten harus setuju untuk menggunakan standar industri.

Jika seseorang menggunakan alat Dall-E OpenAI untuk menghasilkan gambar, misalnya, OpenAI menempelkan tanda khusus pada gambar yang dihasilkan. Jika gambar yang ditandai tersebut kemudian diunggah ke TikTok, maka secara otomatis akan diberi label sebagai buatan AI.

TikTok, yang dimiliki oleh ByteDance China memiliki 170 juta pengguna di Amerika Serikat, yang baru-baru ini mengeluarkan undang-undang yang mewajibkan divestasi TikTok atau menghadapi larangan. TikTok dan ByteDance telah menggugat untuk memblokir undang-undang tersebut, dengan alasan bahwa undang-undang tersebut melanggar Amandemen Pertama.

Baca Juga: Profil CEO TikTok Shou Zi Chew yang Larang Anaknya Bermain TikTok

TikTok sebelumnya sudah menerapkan label pada konten yang dihasilkan AI dalam aplikasi TikTok sendiri, namun kini TikTok akan menerapkan label AI pada konten yang dibuat menggunakan AI di luar aplikasi TikTok.

“Kami juga memiliki kebijakan yang melarang AI realistis yang tidak diberi label, jadi jika AI (konten yang dihasilkan) yang realistis muncul di platform, maka kami akan menghapusnya karena melanggar pedoman komunitas kami,” kata Adam Presser, kepala operasi dan keamanan di TikTok.

MG/Maulana Kusumadewa Iskandar
(msf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mau Traveling Keluarga...
Mau Traveling Keluarga Lebih Menyenangkan? Ikuti 5 Tips ala Tika Nurjanah
Bangun Kedaulatan Digital,...
Bangun Kedaulatan Digital, Telkom Pertemukan Regulator dan Pemain Industri
Luncurkan AIcosystem,...
Luncurkan AIcosystem, Telkom Siap Garap Peluang AI di Berbagai Sektor Industri
Komdigi Suruh TikTok...
Komdigi Suruh TikTok Hapus 780 Ribu Akun Anak, Platform Lain Siap-siap!
ByteDance Luncurkan...
ByteDance Luncurkan Seedance 2.0, Model AI Generatif untuk Video Realistis
TikTok Dipaksa Matikan...
TikTok Dipaksa Matikan Fitur Infinity Scroll karena Menyebabkan Kecanduan
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
Ruben Onsu Soroti Live...
Ruben Onsu Soroti Live TikTok Anak hingga Malam Hari, Hak Asuh Jadi Pertimbangan Serius
Siapa Han Seong-sook?...
Siapa Han Seong-sook? PM Korea Selatan Perempuan Pimpin Transformasi AI
Rekomendasi
Soal Insiden di UGM,...
Soal Insiden di UGM, Wamentan: Kita Demokratis, Siap Diskusi dengan Siapapun
Sambut Kabar Damai AS-Iran,...
Sambut Kabar Damai AS-Iran, Harga Bitcoin Melesat Tembus USD65.900
FIFA: Gestur Kontroversial...
FIFA: Gestur Kontroversial Asisten Wasit VAR Tak Langgar Aturan
Berita Terkini
Komputer Kuantum Optik...
Komputer Kuantum Optik Bakal Jadi Kebutuhan Energi AI
Meta Akui Kesalahan...
Meta Akui Kesalahan dalam Restrukturisasi AI
Mau Traveling Keluarga...
Mau Traveling Keluarga Lebih Menyenangkan? Ikuti 5 Tips ala Tika Nurjanah
Beda Jauh dengan GPS,...
Beda Jauh dengan GPS, Kenapa AirTag dan Smart Tag Sering Telat Update Lokasi?
Di Balik Pemblokiran...
Di Balik Pemblokiran AI Tercanggih Anthropic Fable 5: Berantem dengan Pemerintah AS
Ridho Sadewo Bongkar...
Ridho Sadewo Bongkar 7 Strategi Free Fire yang Bikin Peluang Booyah Lebih Besar
Infografis
4.000 Karyawan Bank...
4.000 Karyawan Bank Terbesar Asia Tenggara akan Digantikan AI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved