Intel Ciptakan Teknologi Pendeteksi Konten Deepfake
Kamis, 24 November 2022 - 06:48 WIB
loading...
teknologi baru ini bernama FakeCatcher. Perusahaan mengklaim tingkat akurasinya mencapai 96% dan merupakan detektor deepfake real-time pertama di dunia yang memberikan hasil dalam milidetik. FOTO/ IST
A
A
A
MENLO PARK - Intel berhasil mengembangkan teknologi yang bisa mendeteksi perbedaan antara konten video asli dan deepfake. Menariknya lagi, ini bisa dilakukan secara real-time menggunakan analisis kulit.
BACA JUGA - Apple "Tendang" Intel dari Produk MacBook Terbarunya
Dihimpun dari Metro, Rabu (23/11/2022), teknologi baru ini bernama FakeCatcher. Perusahaan mengklaim tingkat akurasinya mencapai 96% dan merupakan detektor deepfake real-time pertama di dunia yang memberikan hasil dalam milidetik.
"Video deepfake ada di mana-mana sekarang. Anda mungkin pernah melihatnya, video selebritas melakukan atau mengatakan hal-hal yang sebenarnya tidak pernah mereka lakukan," kata Ilke Demir, ilmuwan peneliti staf senior di Intel Labs.
Ia pun menyebut bahwa kejahatan ini bisa ditangkal dengan FakeCatcher, di mana detektor akan bekerja dengan menganalisis aliran darah dalam piksel video untuk menentukan keaslian video hanya dalam hitungan milidetik.
BACA JUGA - Apple "Tendang" Intel dari Produk MacBook Terbarunya
Dihimpun dari Metro, Rabu (23/11/2022), teknologi baru ini bernama FakeCatcher. Perusahaan mengklaim tingkat akurasinya mencapai 96% dan merupakan detektor deepfake real-time pertama di dunia yang memberikan hasil dalam milidetik.
"Video deepfake ada di mana-mana sekarang. Anda mungkin pernah melihatnya, video selebritas melakukan atau mengatakan hal-hal yang sebenarnya tidak pernah mereka lakukan," kata Ilke Demir, ilmuwan peneliti staf senior di Intel Labs.
Ia pun menyebut bahwa kejahatan ini bisa ditangkal dengan FakeCatcher, di mana detektor akan bekerja dengan menganalisis aliran darah dalam piksel video untuk menentukan keaslian video hanya dalam hitungan milidetik.
Lihat Juga :