Begini Cara Sutradara Yandy Laurens Bikin Film Pendek dengan Galaxy Note 20
Selasa, 18 Agustus 2020 - 17:52 WIB
loading...
Yandy Laurens mengoptimalkan semua fitur yang dimiliki Galaxy Note 20 untuk membuat film pendek.
A
A
A
JAKARTA - Gambar membawa imajinasi, sementara suara memberikan realita. Hal itu disampaikan sutradara Yandy Laurens. Ia mengaku terkesan saat membuat film pendek menggunakan smartphone Galaxy Note 20. BACA JUGA: 20 Fitur Baru Galaxy S20 Ultra yang Perlu Diketahui.
Yandy Laurens, 31, bisa disebut sebagai pencerita ulung. Karya-karyanya dikenal menyentuh. Juga dekat dengan kehidupan. Ia begitu piawai merajut cerita yang terinspirasi kehidupan nyata, yang kemudian dikemas dalam perspektif/sudut pandangnya sendiri.
Karena kemampuan berceritanya sangat baik, sutradara kelahiran Makassar, 9 April 1989 itu bisa dibilang mampu membuat karya tanpa dibatasi perangkat. Termasuk lewat smartphone.
Di tangan pria yang mengarahkan Sepuluh Meter (2020), Keluarga Cemara (2018), Sore: Istri dari Masa Depan (2017), dan Wan an (2012) itu, smartphone bisa menjadi perangkat yang “powerful” untuk memproduksi film.
BACA JUGA: Hands On dan Panduan Membeli Galaxy Note 20
Meski demikian, memang ada sejumlah fitur yang menurutnya sangat membantunya untuk membuat karya sinematik sangat baik. Fitur-fitur itu ada di dalam Galaxy Note 20 terbaru. Yandy sekaligus memberikan tips apa saja yang ia gunakan dan diperhatikan saat kreator serius untuk membuat film pendek memakai ponsel.
Teknologi Rekam Suara Baru
![Begini Cara Sutradara Yandy Laurens Bikin Film Pendek dengan Galaxy Note 20]()
Fitur menarik Galaxy Note 20menurut Yandy adalah kemampuannya untuk bisa merekam suara sesuai yang sangat berbeda dibandin ponsel flagship lainnya. Sebab, Note 20 mampu merekam suara dari depan,belakang, Omni (keseluruhan), bahkan menggunakan Galaxy Buds Live sebagai microphone untuk merekam suara menggunakan Bluetooth. Fitur tersebut ia gunakan saat membuat film pendek bersama Dian Sastrowardoyo.
Pro Video
![Begini Cara Sutradara Yandy Laurens Bikin Film Pendek dengan Galaxy Note 20]()
Penyetelan Pro adalah fitur wajib bagi seorang sutradara saat mensyut film. Sebab, ia harus bisa dan harus leluasa mengatur gambar yang benar-benar sesuai dengan keinginannya. Termasuk soal fokus, white balance, aperture, dan lainnya. Dan di Galaxy Note 20 ia mendapat keleluasaan itu.
Mengatur Manual White Balance
Fitur Favorit Yandy Laurens saat menggunakan Galaxy Note 20 untuk membuat film pendek adalah penyetelan white balance yang bisa diatur secara manual, template dari profile yang sudah ada.
White balace adalah kalibrasi warna putih yang bertujuan menghilangkan warna yang tidak nyata. Sehingga obyek berwarna putih akan tetap terlihat putih.
Dengan penyetelan white balance manual ini, Yandy bisa menghindari tampilan video yang kekuningan, kebiruan, atau keunguan karena sumber cahaya. Namun benar-benar bisa menyesuaikan keinginannya.
Resolusi 8K
![Begini Cara Sutradara Yandy Laurens Bikin Film Pendek dengan Galaxy Note 20]()
Untuk mendapat kualitas yang optimal, Yandy mengaku memilih resolusi 8K. Alasannya sederhana, semakin besar resolusinya, semakin banyak informasi yang bisa di rekam. ”Dynamic range (parameter intensitas cahaya tergelap hingga paling cerah) bisa sangat luas. Sehingga saat editing, saya lebih mudah untuk melakukan color grading,” ujarnya. Hanya memang perlu diingat file 8K sangat boros, karena setiap 10 detik mengonsumsi 100 MB.
Fitur Zooming
Yandy termasuk sutradara yang menyukai pengambilan gambar dengan zooming yang smooth. Ternyata, menurutnya hal tersebut bisa dilakukan di Galaxy Note 20. ”Karena ternyata bar untuk zoom-nya bisa menyesuaikan dengan keinginan jempol saya. Sehingga responsnya jadi sangat smooth,” ujarnya.
BACA JUGA:Galaxy Note 20 Ultra vs Note 20 vs Note 10 Plus vs Note 10, Apa Bedanya?
Pengisian Daya Cepat
Baterai 4.500 mAh dengan fast charging 25 watt ternyata sangat penting bagi Yandy saat membuat film pendek. Sebab, dalam sekali syuting waktu yang dibutuhkan bisa lebih dari 4 jam. ”Kondisinya smartphone merekam terus menerus, sehingga sangat tinggi konsumsi dayanya,” ungkap Yandy. Karena itu, pengisian daya cepat Galaxy Note 20 yang 30 menit mencapai 50 persen, sangat membantu saat proses syuting.
Eksperimen dengan 120 FPS
Selain menggunakan resolusi 8K, Yandy juga mendorong para kreator atau sineas pemula untuk banyak bereksperimen. Salah satunya dengan memanfaatkan resolusi Full HD dengan 120 FPS di Galaxy Note 20. ”Hasilnya adalah gambar yang tetap detail dan smooth dalam Gerakan lambat,” ungkapnya.
Yandy Laurens, 31, bisa disebut sebagai pencerita ulung. Karya-karyanya dikenal menyentuh. Juga dekat dengan kehidupan. Ia begitu piawai merajut cerita yang terinspirasi kehidupan nyata, yang kemudian dikemas dalam perspektif/sudut pandangnya sendiri.
Karena kemampuan berceritanya sangat baik, sutradara kelahiran Makassar, 9 April 1989 itu bisa dibilang mampu membuat karya tanpa dibatasi perangkat. Termasuk lewat smartphone.
Di tangan pria yang mengarahkan Sepuluh Meter (2020), Keluarga Cemara (2018), Sore: Istri dari Masa Depan (2017), dan Wan an (2012) itu, smartphone bisa menjadi perangkat yang “powerful” untuk memproduksi film.
BACA JUGA: Hands On dan Panduan Membeli Galaxy Note 20
Meski demikian, memang ada sejumlah fitur yang menurutnya sangat membantunya untuk membuat karya sinematik sangat baik. Fitur-fitur itu ada di dalam Galaxy Note 20 terbaru. Yandy sekaligus memberikan tips apa saja yang ia gunakan dan diperhatikan saat kreator serius untuk membuat film pendek memakai ponsel.
Teknologi Rekam Suara Baru

Fitur menarik Galaxy Note 20menurut Yandy adalah kemampuannya untuk bisa merekam suara sesuai yang sangat berbeda dibandin ponsel flagship lainnya. Sebab, Note 20 mampu merekam suara dari depan,belakang, Omni (keseluruhan), bahkan menggunakan Galaxy Buds Live sebagai microphone untuk merekam suara menggunakan Bluetooth. Fitur tersebut ia gunakan saat membuat film pendek bersama Dian Sastrowardoyo.
Pro Video

Penyetelan Pro adalah fitur wajib bagi seorang sutradara saat mensyut film. Sebab, ia harus bisa dan harus leluasa mengatur gambar yang benar-benar sesuai dengan keinginannya. Termasuk soal fokus, white balance, aperture, dan lainnya. Dan di Galaxy Note 20 ia mendapat keleluasaan itu.
Mengatur Manual White Balance
Fitur Favorit Yandy Laurens saat menggunakan Galaxy Note 20 untuk membuat film pendek adalah penyetelan white balance yang bisa diatur secara manual, template dari profile yang sudah ada.
White balace adalah kalibrasi warna putih yang bertujuan menghilangkan warna yang tidak nyata. Sehingga obyek berwarna putih akan tetap terlihat putih.
Dengan penyetelan white balance manual ini, Yandy bisa menghindari tampilan video yang kekuningan, kebiruan, atau keunguan karena sumber cahaya. Namun benar-benar bisa menyesuaikan keinginannya.
Resolusi 8K

Untuk mendapat kualitas yang optimal, Yandy mengaku memilih resolusi 8K. Alasannya sederhana, semakin besar resolusinya, semakin banyak informasi yang bisa di rekam. ”Dynamic range (parameter intensitas cahaya tergelap hingga paling cerah) bisa sangat luas. Sehingga saat editing, saya lebih mudah untuk melakukan color grading,” ujarnya. Hanya memang perlu diingat file 8K sangat boros, karena setiap 10 detik mengonsumsi 100 MB.
Fitur Zooming
Yandy termasuk sutradara yang menyukai pengambilan gambar dengan zooming yang smooth. Ternyata, menurutnya hal tersebut bisa dilakukan di Galaxy Note 20. ”Karena ternyata bar untuk zoom-nya bisa menyesuaikan dengan keinginan jempol saya. Sehingga responsnya jadi sangat smooth,” ujarnya.
BACA JUGA:Galaxy Note 20 Ultra vs Note 20 vs Note 10 Plus vs Note 10, Apa Bedanya?
Pengisian Daya Cepat
Baterai 4.500 mAh dengan fast charging 25 watt ternyata sangat penting bagi Yandy saat membuat film pendek. Sebab, dalam sekali syuting waktu yang dibutuhkan bisa lebih dari 4 jam. ”Kondisinya smartphone merekam terus menerus, sehingga sangat tinggi konsumsi dayanya,” ungkap Yandy. Karena itu, pengisian daya cepat Galaxy Note 20 yang 30 menit mencapai 50 persen, sangat membantu saat proses syuting.
Eksperimen dengan 120 FPS
Selain menggunakan resolusi 8K, Yandy juga mendorong para kreator atau sineas pemula untuk banyak bereksperimen. Salah satunya dengan memanfaatkan resolusi Full HD dengan 120 FPS di Galaxy Note 20. ”Hasilnya adalah gambar yang tetap detail dan smooth dalam Gerakan lambat,” ungkapnya.
(dan)
Lihat Juga :