Perbandingan Pertahanan Udara Iran dan Israel, Siapa Lebih Unggul?

Senin, 22 April 2024 - 20:05 WIB
loading...
A A A
Pengembangan David's Sling dimulai pada awal tahun 2000-an sebagai respons terhadap ancaman rudal regional yang semakin meningkat yang dihadapi oleh Israel. Fokus utamanya adalah menciptakan sistem pertahanan rudal yang dapat mengisi kesenjangan antara sistem Iron Dome jarak pendek dan sistem pertahanan rudal Arrow jarak jauh, menyediakan perisai pertahanan bertingkat komprehensif.

Pada 10 Mei 2023, Kementerian Pertahanan Israel mengumumkan bahwa Angkatan Pertahanan Israel (IDF) melaksanakan intersepsi operasional pertama Sistem Rudal Pertahanan Udara David's Sling.

Baca Juga: Pertama Kali, Israel Gunakan Pencegat David's Sling Halau Roket Gaza

3. Patriot


Patriot adalah anggota tertua dari sistem pertahanan rudal Israel. Senjata buatan Amerika ini sudah digunakan pada Perang Teluk Pertama pada tahun 1991 untuk mencegat rudal Scud Irak.

Patriot awalnya dirancang sebagai sistem anti-pesawat, namun versi terbaru dari Patriot dapat mendeteksi, mengincar, dan melacak rudal balistik dan jelajah, amunisi, drone serta pesawat terbang. Sistem ini pertama kali dikembangkan pada awal tahun 1960-an. Pada tahun 1970-an, Departemen Pertahanan mengubah SAM-D untuk mencakup sistem panduan Track-Via-Missile (TVM). SAM-D yang diperbarui diubah namanya menjadi Patriot dan mulai diproduksi penuh pada tahun 1980. Angkatan Darat mengaktifkan batalyon rudal Patriot pertamanya pada Mei 1982.

Menurut Raytheon Missiles and Defense, yang merancang dan membuat Patriot, sistem rudal ini telah digunakan oleh lima negara dalam lebih dari 250 pertempuran sejak pertama kali diaktifkan di lapangan pada tahun 1982

4. Iron Dome


Sistem pertahanan udara Iron Dome dikembangkan oleh Israel dengan dukungan AS, berspesialisasi dalam menembak jatuh roket jarak pendek dengan jangkauan hingga 70 km. Iron Dome telah mencegat ribuan roket sejak digunakan awal dekade lalu, termasuk ribuan intersepsi selama perang melawan Hamas dan Hizbullah.

Dikutip dari Armyrecognition, Iron Dome dikembangkan oleh Rafael pada Januari 2008 dan selesai hanya dalam waktu dua setengah tahun. Sistem ini menggunakan pencegat unik dengan hulu ledak khusus yang meledakkan target apa pun di udara dalam hitungan detik. Iron Dome dipakai karena hemat biaya dan mampu menangani berbagai ancaman secara bersamaan dan efisien. Iron Dome mulai beroperasi pada awal 2011.

Iron Dome terdiri dari tiga elemen dasar, yaitu deteksi dan pelacakan radar, manajemen pertempuran, dan sistem kontrol senjata. Sebuah unit penembakan rudal dengan 20 amunisi siap menembak dari peluncur kontainer (tiga peluncur untuk satu baterai).

Rudal yang diluncurkan oleh unit penembakan Iron Dome termasuk rudal pencegat Tamir. Ini memiliki beberapa sirip kemudi untuk kemampuan manuver yang tinggi dan dilengkapi dengan sensor elektro-optik. Pencegat Tamir dirancang untuk efisiensi tinggi dan biaya rendah. Rudal Tamir, memiliki panjang 3 m, berat 90 kg, dan diameter 160 mm.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
Sukhoi Su-47 Fondasi...
Sukhoi Su-47 Fondasi Teknologi Jet Tempur Generasi Berikutnya
AS Berencana Pasang...
AS Berencana Pasang Senjata Nuklir untuk Pesawat Pembom B-1B Lancer
Alasan AS Hidupkan Kembali...
Alasan AS Hidupkan Kembali Pesawat Pembom Supersonik B-1B Lancer
Belajar dari Iran, Hizbullah...
Belajar dari Iran, Hizbullah Ciptakan Drone Murah untuk Serang Israel
Gunakan Satelit, IAEA...
Gunakan Satelit, IAEA Identifikasi Lokasi Iran Menyimpan Uranium
Ledakan Dahsyat Guncang...
Ledakan Dahsyat Guncang Situs LNG Qatar, 54 Orang Terluka, 18 Hilang
Mengejutkan, 92% Warga...
Mengejutkan, 92% Warga Israel Yakin Iran Telah Menang Perang
Perundingan Iran-AS...
Perundingan Iran-AS Hasilkan 4 Kesepakatan Utama, Negosiator Teheran Sempat Walkout
Rekomendasi
Meriahkan HUT ke-499...
Meriahkan HUT ke-499 Jakarta, 2.000 Anak Ikuti Khitanan Massal Gratis
Sepekan Digelar, Jakarta...
Sepekan Digelar, Jakarta Fair 2026 Raih 1,5 Juta Pengunjung
Gunakan Mode Autopilot,...
Gunakan Mode Autopilot, Mobil Tesla Ini Malah Tabrak Rumah dan Tewaskan Penghuninya
Berita Terkini
Apple Setuju Berkolaborasi...
Apple Setuju Berkolaborasi dengan Intel untuk Merancang dan Memproduksi Chip
Ilmuwan Temukan Pemangsa...
Ilmuwan Temukan Pemangsa Jamur Zombie Cordyceps The Last of Us di Hutan Kalimantan
China Kenalkan Senjata...
China Kenalkan Senjata Laser Genggam Lijian untuk Jatuhkan Drone
AI Impact Challenge,...
AI Impact Challenge, Microsoft, Komdigi, dan Dicoding Tampilkan Karya AI Terbaik Lulusan METC
Kedaulatan Digital Jadi...
Kedaulatan Digital Jadi Sorotan, Solusi AI Terintegrasi Siap Percepat Transformasi Industri
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved