Mengenal Bomber Tu-22M3, Pesawat Andalan Rusia yang Ditembak Jatuh Ukraina
Sabtu, 20 April 2024 - 23:00 WIB
loading...
A
A
A
Dengan jangkauan maksimum hampir 7.000 kilometer tanpa pengisian bahan bakar, Tu-22M3 dapat membawa hingga 24.000 kilogram amunisi, termasuk rudal jelajah Kh-22 atau bom konvensional, sehingga cocok untuk misi penetrasi jauh atau serangan maritim. Kemampuan ini memposisikannya sebagai alat utama dalam proyeksi kekuatan Rusia dan strategi pencegahan nuklir.
Ancaman yang ditimbulkan oleh Tu-22M3 berasal dari sektor persenjataannya, termasuk rudal jelajah supersonik Kh-22, yang awalnya dirancang untuk menargetkan kelompok kapal induk dengan hulu ledak konvensional atau nuklir. Mampu mencapai kecepatan Mach 4.6, rudal ini menjadi ancaman serius bagi sasaran karena kemampuannya menyebabkan kehancuran besar-besaran dan korban sipil, seperti yang terlihat dalam serangan di kota-kota Ukraina.
Ketidaberdayaan militer Ukraina sebelumnya untuk melawan rudal ini menyebabkan misi komando yang berisiko pada Agustus 2023, di mana unit intelijen Ukraina berjalan lebih dari 600 kilometer melintasi wilayah Rusia untuk menetralisir ancaman yang ditimbulkan oleh pembom Tu-22M3 yang ditempatkan di lapangan udara Soltsy di wilayah Novgorod.
Baca Juga: Jet Tempur Rusia Tembak Jatuh 2 Pesawat MiG-29 Ukraina
Kru Tu-22M3 yang terdiri dari empat orang memiliki sistem kursi lontar yang menjamin keselamatan mereka jika diperlukan. Tampaknya tiga pilot berhasil keluar dan selamat dalam insiden ini, mereka dirawat di rumah sakit.
Ancaman yang ditimbulkan oleh Tu-22M3 berasal dari sektor persenjataannya, termasuk rudal jelajah supersonik Kh-22, yang awalnya dirancang untuk menargetkan kelompok kapal induk dengan hulu ledak konvensional atau nuklir. Mampu mencapai kecepatan Mach 4.6, rudal ini menjadi ancaman serius bagi sasaran karena kemampuannya menyebabkan kehancuran besar-besaran dan korban sipil, seperti yang terlihat dalam serangan di kota-kota Ukraina.
Ketidaberdayaan militer Ukraina sebelumnya untuk melawan rudal ini menyebabkan misi komando yang berisiko pada Agustus 2023, di mana unit intelijen Ukraina berjalan lebih dari 600 kilometer melintasi wilayah Rusia untuk menetralisir ancaman yang ditimbulkan oleh pembom Tu-22M3 yang ditempatkan di lapangan udara Soltsy di wilayah Novgorod.
Baca Juga: Jet Tempur Rusia Tembak Jatuh 2 Pesawat MiG-29 Ukraina
Kru Tu-22M3 yang terdiri dari empat orang memiliki sistem kursi lontar yang menjamin keselamatan mereka jika diperlukan. Tampaknya tiga pilot berhasil keluar dan selamat dalam insiden ini, mereka dirawat di rumah sakit.
Lihat Juga :