Riset Rumah.com Sebut Sektor Properti Masih Bisa Bertahan
Senin, 17 Agustus 2020 - 20:37 WIB
loading...
A
A
A
Data Rumah.com Indonesia Property Market Index ini memiliki akurasi yang cukup tinggi untuk mengetahui dinamika yang terjadi di pasar properti di Indonesia. Marine beralasan, ini merupakan hasil analisis dari 400.000 listing properti dijual dan disewa dari seluruh Indonesia. Dengan lebih dari 17 juta halaman yang dikunjungi setiap bulan dan diakses oleh lebih dari 5,5 juta pencari properti setiap bulannya.
Marine menjelaskan, optimisme dari sisi penyedia suplai ini terlihat dari naiknya suplai properti secara nasional. Memasuki fase adaptasi kebiasaan baru, penyedia suplai properti melakukan koreksi harga untuk menjaga daya tarik properti di mata konsumen.
"Karena itu, kuartal kedua masih menjadi buyers market, dimana konsumen memiliki daya tawar yang lebih tinggi," ujarnya.
Kenaikan harga properti secara nasional lebih banyak dipengaruhi oleh kenaikan harga rumah tapak. Indeks harga rumah tapak tercatat 114,9 pada kuartal kedua 2020, turun 0,7% secara kuartalan. Namun secara tahunan masih menunjukkan kenaikan sebesar 3%.
Kenaikan rata-rata tahunan untuk rumah tapak sebelumnya adalah 6%. Berbeda dengan rumah tapak, indeks harga apartemen tercatat pada 116,5 atau naik tipis 0,4% (quarter-on-quarter) dan 1,5% (year-on-year). Angka kenaikan tahunan pada kuartal kedua 2020 ini masih lebih kecil dibandingkan rata-rata kenaikan apartemen secara tahunan yakni 5%.
Marine menjelaskan, optimisme dari sisi penyedia suplai ini terlihat dari naiknya suplai properti secara nasional. Memasuki fase adaptasi kebiasaan baru, penyedia suplai properti melakukan koreksi harga untuk menjaga daya tarik properti di mata konsumen.
"Karena itu, kuartal kedua masih menjadi buyers market, dimana konsumen memiliki daya tawar yang lebih tinggi," ujarnya.
Kenaikan harga properti secara nasional lebih banyak dipengaruhi oleh kenaikan harga rumah tapak. Indeks harga rumah tapak tercatat 114,9 pada kuartal kedua 2020, turun 0,7% secara kuartalan. Namun secara tahunan masih menunjukkan kenaikan sebesar 3%.
Kenaikan rata-rata tahunan untuk rumah tapak sebelumnya adalah 6%. Berbeda dengan rumah tapak, indeks harga apartemen tercatat pada 116,5 atau naik tipis 0,4% (quarter-on-quarter) dan 1,5% (year-on-year). Angka kenaikan tahunan pada kuartal kedua 2020 ini masih lebih kecil dibandingkan rata-rata kenaikan apartemen secara tahunan yakni 5%.
Lihat Juga :