Kabar Gembira, Ilmuwan Temukan Cara Memperpanjang Umur Baterai Ponsel

Kamis, 18 April 2024 - 13:00 WIB
loading...
Kabar Gembira, Ilmuwan...
Para ilmuwan telah menemukan cara memperpanjang umur baterai pada smartphone dan laptop. (Foto: Azom)
A A A
JAKARTA - Keterbatasan usia pemakaian menjadi kendala utama berbagai perangkat elektronik berbasis bateria seperti smartphone dan laptop. Seiring berjalannya waktu dan banyaknya pemakaian, daya tampung baterai pun melemah hingga akhirnya soak.

Ke depan masalah semacam ini akan dapat diatasi berkat penemuan baru para ilmuwan. Mereka telah menciptakan protokol pengisian daya baru untuk baterai lithium-ion yang dapat memperpanjang umur baterai pada smartphone dan laptop hingga dua kali lipat.

Metode pengisian daya ini menggunakan arus pulsa alih-alih arus konstan untuk memberi daya pada perangkat. Dilansir dari Live Science, Kamis (18/4/2024), menurut penelitian yang dipublikasikan pada 14 Maret di jurnal Advanced Material Sciences, metode ini dapat memperpanjang usia pakai baterai selama bertahun-tahun.

Baterai lithium-ion digunakan dalam berbagai perangkat, mulai dari kendaraan listrik hingga elektronik portabel. Namun, kapasitas maksimum baterai ini akan menurun seiring waktu. Semakin lama digunakan dan semakin banyak siklus pengisian yang dijalani, semakin sedikit daya yang dapat ditampung.

Baca Juga: Baterai Ponsel Sekarat dalam Kondisi Darurat? Begini Cara Dapatkan Daya Baterai Ekstra

Menurut produsen laptop Lenovo, baterai pada banyak laptop bisa bertahan hingga lima tahun sebelum melemah - atau melalui 300 hingga 500 siklus pengisian daya. Sementara itu, baterai terbaik, yang biasanya menggunakan elektroda terbuat dari senyawa yang disebut NMC532 (terdiri dari nikel, mangan, dan kobalt) serta grafit, dapat memiliki masa pakai hingga delapan tahun.

Umumnya, pengisian daya pada baterai ini menggunakan arus konstan, sedangkan pengisian pulsa biasanya digunakan pada produk pengisian cepat. Dalam penelitian ini, para ilmuwan mengisi daya baterai yang berbeda dengan arus konstan dan arus pulsa, kemudian mengukur kapasitas pengisian daya baterai tersebut.

Baca Juga: Begini Cara Menghemat Baterai iPhone

Pada baterai arus konstan, antarmuka elektrolit di anoda - tempat terjadinya pertukaran elektron antara bahan elektrolit dan elektroda bermuatan positif - secara signifikan lebih tebal. Hal ini membatasi jumlah daya yang dapat ditampung. Selain itu, terdapat lebih banyak retakan pada elektroda NMC532 dan grafit, yang mengurangi kapasitas pengisian daya baterai.

Di sisi lain, arus pulsa dapat meningkatkan jumlah siklus pengisian daya yang dapat dijalani baterai dari sekitar 500 siklus untuk arus konstan menjadi lebih dari 1.000 siklus. Pengisian arus pulsa bekerja lebih baik karena periode istirahat di antara pengaliran arus memungkinkan material untuk beristirahat.

Baca Juga: 6 Tips Memperpanjang Umur Baterai Smartphone

"Temuan ini menawarkan wawasan untuk mengoptimalkan protokol pengisian daya baterai lithium-ion modern dan selanjutnya selama masa pakai dan lebih luas untuk kemajuan teknologi baterai masa depan," tulis para peneliti dalam makalah tersebut.

Temuan ini sejalan dengan penelitian sebelumnya. Pada tahun 2023, Josefin Strandberg, profesor fisika partikel di KTH Royal Institute of Technology di Swedia, menerbitkan makalah yang menemukan bahwa daya tahan baterai lithium-ion meningkat ketika menggunakan protokol pengisian daya berbasis arus pulsa.
(msf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Diduga Pemicu Kebakaran...
Diduga Pemicu Kebakaran di Kemayoran, Inilah Jenis-jenis Baterai Drone
iPhone Air 2 Diprediksi...
iPhone Air 2 Diprediksi Dibekali Kamera Ganda dan Baterai Lebih Baik
Revolusi Baterai dari...
Revolusi Baterai dari China: Isi Daya 6 Menit untuk 1.000 Km, Cawan Suci EV atau Sekadar Janji Manis?
Riset: Mode Gelap pada...
Riset: Mode Gelap pada Smartphone hanya Bikin Baterai Tambah Boros
10 Cara Mengunci Folder...
10 Cara Mengunci Folder di Komputer dan Laptop
Membiarkan Laptop Mengisi...
Membiarkan Laptop Mengisi Daya Baterai dalam Waktu Lama, Amankah?
Ford Fiesta Akan Kembali...
Ford Fiesta Akan Kembali di Tahun 2028 dengan Platform Renault 5 EV
Spesifikasi VW ID. Polo...
Spesifikasi VW ID. Polo GTI: Harga Rp750 Juta, Jarak 417 KM, bisa Kejar ID. Buzz?
Siapa Mobil Listrik...
Siapa Mobil Listrik Terlaris di Indonesia April 2026?
Rekomendasi
Diduga Terlibat dalam...
Diduga Terlibat dalam Skandal Seks, Bill Gates Hadapi Sidang di DPR AS
Indeks Keyakinan Konsumen...
Indeks Keyakinan Konsumen Mei 2026 Menurun, Ini Penjelasan BI
Maritza Consulting Bidik...
Maritza Consulting Bidik Pertumbuhan Penjualan Properti Lewat Strategi Berbasis Data
Berita Terkini
Amankan Piala Dunia...
Amankan Piala Dunia 2026, AS Kerahkan Sistem Pertahanan Anti-drone
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
4 Teknologi Mutakhir...
4 Teknologi Mutakhir di Piala Dunia 2026, Pesepak Bola Akan Jadi Avatar
OpenAI Luncurkan Fitur...
OpenAI Luncurkan Fitur Penguncian Perlindungan Data untuk ChatGPT
Rayakan Hari Jadi ke-30,...
Rayakan Hari Jadi ke-30, Lexar Padukan Visi Teknologi AI dan Sinergi Global
Gerhana Matahari Total...
Gerhana Matahari Total Terlama Abad Ini Akan Segera Terjadi
Infografis
Ilmuwan Temukan Zat...
Ilmuwan Temukan Zat Penyebab Anggur Merah Bikin Sakit Kepala
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved