Alasan Militer di Seluruh Dunia Masih Menggunakan Pesawat Bermesin Jet

Minggu, 24 Maret 2024 - 17:49 WIB
loading...
Alasan Militer di Seluruh...
F86 Sabre pesawat bermesin Jet. FOTO/ DAILY
A A A
NEW YORK - Pesawat militer bertenaga jet sebenarnya pertama kali digunakan oleh tentara Jerman pada akhir perang dunia kedua.

BACA JUGA - 3 Pesawat Tempur Argentina dengan Kemampuan Mengerikan

Namun dengan jumlah yang sedikit dan teknologi mesin jet pada saat itu belum sepenuhnya matang, teknologi jet ini gagal mengubah kekalahan tentara Jerman dalam perang tersebut.

Jet tempur mulai banyak digunakan pada masa perang saudara Korea yang terjadi antara tahun 1950 hingga 1953, terlihat pihak komunis melalui Rusia dan China menggunakan MiG 15 melawan pasukan PBB yang juga menggunakan jet tempur F80C dan F86 Sabre saat ini. .

Mesin jet dalam sejarah penerbangan merupakan batu loncatan yang penting, dengan peningkatan tenaga mesin maka pesawat dapat membawa lebih banyak muatan, bom, terbang lebih cepat, lebih tinggi, dan memiliki tingkat pendakian yang lebih cepat.

Bahkan mesin jet juga banyak digunakan untuk pesawat terbang normal awal.

Namun jika diperhatikan masih terdapat pesawat militer yang menggunakan kipas atau baling-baling untuk keperluan pertahanan padahal pesawat bermesin jet sudah semakin canggih.

Misalnya, RMAF mengoperasikan Airbus A400M Atlas, C130 Hercules, Beechcraft Super King Air, dan akan menerima 2 unit pesawat patroli maritim ATR72 bertenaga baling-baling.

Meski di atas kertas pesawat bermesin jet lebih baik, namun pesawat berbaling-baling tetap mempunyai keunggulan tersendiri yang tidak dimiliki pesawat bermesin jet.

Yang pertama adalah pesawat proller menggunakan bahan bakar yang lebih irit sehingga memungkinkannya terbang lebih jauh

Sebagian besar pesawat militer yang menggunakan baling-baling adalah pesawat angkut atau ISR (pengumpulan data, pengawasan, dan intelijen) yang terbang lebih rendah dan lebih lambat sehingga memungkinkan mereka memantau musuh lebih lama di ketinggian rendah.

Bahkan pesawat berpenggerak baling-baling hanya memerlukan landasan pacu yang pendek, menawarkan daya dorong yang lebih baik dan mampu membawa beban tinggi saat lepas landas (tenaga mesin tinggi pada kecepatan rendah).

Mesin yang digunakan dengan sistem baling-baling juga lebih tahan lama dan tidak rumit dibandingkan mesin jet, sehingga memudahkan para insinyur untuk memperbaiki kerusakan di medan perang.

Kondisi ini juga membuat mesin baling-baling lebih awet dan memiliki kemampuan manuver lebih baik dibandingkan mesin jet. Namun yang lebih penting adalah harga pesawat bermesin baling-baling jauh lebih murah dibandingkan pesawat bermesin jet
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
Kembalinya Jet Tempur...
Kembalinya Jet Tempur Dua Tempat Duduk di Era Perangan Modern
AS Berencana Pasang...
AS Berencana Pasang Senjata Nuklir untuk Pesawat Pembom B-1B Lancer
Rudal DF-61 Buatan China...
Rudal DF-61 Buatan China Siap Merobek Langit
Pesawat Siluman J-35...
Pesawat Siluman J-35 buatan China dapat Ubah Teknologi Militer Dunia
Israel Gunakan Senjata...
Israel Gunakan Senjata Laser saat Membunuh Prajurit TNI di Lebanon
Perkuat Nasionalisme,...
Perkuat Nasionalisme, TNI Gelar Nobar Kebangsaan Piala Dunia 2026 di 1.500 Lokasi
PPM sebagai Solusi Ketahanan...
PPM sebagai Solusi Ketahanan Nasional di Bawah Naungan Bacadnas
Mengapa Proyek Tank...
Mengapa Proyek Tank MGCS Eropa Berisiko Gagal?
Rekomendasi
Kasus DBD Anak Meningkat...
Kasus DBD Anak Meningkat saat El Nino, Ini Gejala yang Wajib Diwaspadai
Tips MotionTrade: Modus...
Tips MotionTrade: Modus Penipuan Berkedok Customer Service, Investor Wajib Waspada!
IHSG Hari Ini Berakhir...
IHSG Hari Ini Berakhir Ambles ke 6.116, Transaksi Cetak Rp13,4 Triliun
Berita Terkini
Review ASUS ExpertBook...
Review ASUS ExpertBook P3 P3405 dari Sisi Performa dan Desain
Apple Setuju Berkolaborasi...
Apple Setuju Berkolaborasi dengan Intel untuk Merancang dan Memproduksi Chip
Ilmuwan Temukan Pemangsa...
Ilmuwan Temukan Pemangsa Jamur Zombie Cordyceps The Last of Us di Hutan Kalimantan
China Kenalkan Senjata...
China Kenalkan Senjata Laser Genggam Lijian untuk Jatuhkan Drone
AI Impact Challenge,...
AI Impact Challenge, Microsoft, Komdigi, dan Dicoding Tampilkan Karya AI Terbaik Lulusan METC
Kedaulatan Digital Jadi...
Kedaulatan Digital Jadi Sorotan, Solusi AI Terintegrasi Siap Percepat Transformasi Industri
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved