Gerhana Matahari Total, Sinyal Jutaan Ponsel Terancam Terganggu

Kamis, 21 Maret 2024 - 14:00 WIB
loading...
A A A
Sementara juru bicara T-Mobile Ulf Ewaldsson menyatakan siap menjaga kualitas jaringannya selama peristiwa gerhana. "Tim darurat kami bekerja sama dengan pejabat negara bagian dan lokal di seluruh negeri untuk memberikan dukungan tambahan jika diperlukan untuk pertemuan besar," katanya.

Gerhana matahari total terjadi ketika bulan sepenuhnya menutupi permukaan matahari, membuat suasana di luar ruangan menjadi gelap sejenak di siang hari. Pemandangan spektakuler ini akan terlihat oleh sekitar 32 juta orang di sepanjang jalur sempit melalui Amerika Utara dan Tengah.

Peristiwa ini akan menjadi gerhana matahari total pertama yang terlihat di mana saja di dunia sejak Desember 2021, dan yang pertama terlihat dari AS sejak Agustus 2017. Durasi gerhana total diperkirakan akan terlihat selama sekitar empat menit.

Namun, gerhana matahari itu sendiri tidak akan mengganggu layanan seluler - lonjakan pengunjung di area tersebut yang menjadi kekhawatiran para pejabat negara bagian. AT&T menganalisis lalu lintas jaringan selama gerhana 2017 di AS, dan menemukan lonjakan aktivitas SMS lebih dari dua kali lipat selama 24 jam jalur totalitas gerhana dibandingkan hari Senin sebelumnya. Data menunjukkan peningkatan 40 persen dalam pesan teks dan peningkatan 15 persen dalam panggilan suara dalam 24 jam tersebut.

Baca Juga: Gerhana Matahari Total 2024 Akan Jadi yang Terbaik Abad Ini

Arkansas berada di sepanjang jalur gerhana total sedang bersiap untuk ledakan turis yang dapat membuat populasi yang saat ini berjumlah tiga juta jiwa menjadi dua kali lipat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
AS Berencana Pasang...
AS Berencana Pasang Senjata Nuklir untuk Pesawat Pembom B-1B Lancer
Donald Trump Minta Pentagon...
Donald Trump Minta Pentagon Buka Semua Data Soal UFO dan Alien
Alasan AS Hidupkan Kembali...
Alasan AS Hidupkan Kembali Pesawat Pembom Supersonik B-1B Lancer
Kelemahan MQ-9 Reaper...
Kelemahan MQ-9 Reaper AS oleh Sistem Pertahanan Udara Iran Dibeberkan
Iran Siapkan Kapal Selam...
Iran Siapkan Kapal Selam Mini Ghadir Penghancur Kapal Induk AS
Perlombaan Senjata Nuklir...
Perlombaan Senjata Nuklir Baru Telah Tiba, AS dan China Paling Ugal-ugalan
24 Negara Pembeli Minyak...
24 Negara Pembeli Minyak Terbesar AS, Cek Posisi Indonesia
5 Negara yang Mampu...
5 Negara yang Mampu Membuat Jet Tempur Sendiri, Ada yang Produksinya Mencapai Ratusan Unit per Tahun
Rekomendasi
Iran Hentikan Serangan...
Iran Hentikan Serangan Balasan yang Menyakitkan ke Israel
Hery Susanto Diberhentikan...
Hery Susanto Diberhentikan Tidak Hormat dari Ketua Ombudsman, Mensesneg: Nanti Kita Tindak Lanjuti
BKI dan ASDP Perkuat...
BKI dan ASDP Perkuat Sinergi Keselamatan Kerja Melalui Audit SMK3
Berita Terkini
Mantap! Telkom Bagikan...
Mantap! Telkom Bagikan Dividen Saham Rp21,9 Triliun dari Hasil Buku 2025
Meta Akui Chatbot AI...
Meta Akui Chatbot AI Menyebabkan Ribuan Akun Instagram Diretas
Hadirkan Panggung Hiburan...
Hadirkan Panggung Hiburan dan Aksi Sosial, Truk SnackVideo 2026 Keliling Berbagai Daerah
BRIN Teliti Rafflesia...
BRIN Teliti Rafflesia Anambas yang Viral, Bunga Langka Jenis Baru?
RTX 5070Ti, OLED, dan...
RTX 5070Ti, OLED, dan Bola Sepak: Laptop Piala Dunia Buatan Lenovo Ini Harganya Rp62 Juta
Helikopter S-300 Tak...
Helikopter S-300 Tak Berawak Jadi Senjata Anti-kapal Selam
Infografis
Politikus Muslim Mulai...
Politikus Muslim Mulai Kuasai Politik AS, Sinyal Kebangkitan Islam di Paman Sam?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved