Tanah Kelahirannya Banjir Darah, Israel dan Palestina Debat Soal Sejarah Yesus

Minggu, 10 Maret 2024 - 17:01 WIB
loading...
Tanah Kelahirannya Banjir...
Israel dan Palestina Debat Soal Sejarah Yesus. FOTO/ DAILY
A A A
JERUSALEM - Israel maupun Palestina berdebat dan mereka memohon bantuan Yesus Kristus untuk mendukung perjuangan mereka ketika konflik brutal di Gaza sudah memasuki batas waktu lima bulan.

BACA JUGA - Dituding Anti-Yahudi, Elon Musk Temui Presiden Israel

Seperti dilansir dari RT, Minggu (10/3/2024), ketika Perang Gaza memasuki usia lima bulan, kedua belah pihak melancarkan perselisihan Kristen

Diplomat Palestina Riham Barghouti pertama kali pada saat pidato mengenang Yesus dari Nazareth pada sesi Dewan Hak Asasi Manusia PBB awal pekan ini, ketika mengutuk tindakan militer Zionis Israel di Gaza yang telah menewaskan lebih dari 30.000 orang dan melukai 70.000 lainnya sejauh ini.

“Yesus lahir di Palestina. Dan jika Yesus masih hidup, dia akan menangis tersedu-sedu karena pembunuhan anak-anak di tanah tempat dia dilahirkan,” kata Barghouti.

Video berdurasi 14 detik dari pernyataan itu dibagikan Kementerian Luar Negeri Zionis Israel di saluran Telegram berbahasa Rusia mereka, disertai kecaman pedas.

'' Perwakilan Palestina di PBB kembali berbohong. Yesus adalah seorang Yahudi, lahir di Yudea, dan akan dibunuh secara brutal oleh Hamas atau disandera pada tanggal 7 Oktober. Delegasi Palestina di PBB akan memuji kejahatan ini, seperti yang terjadi sekarang,” kata kementerian Israel.

Postingan mereka dibuat pada hari Kamis (7/3), lima bulan setelah kelompok militan Palestina menyerbu pos-pos dan pemukiman Israel di dekat Gaza, menewaskan sekitar 1.200 orang dan menyandera lebih dari 200 orang.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
Alasan AS Hidupkan Kembali...
Alasan AS Hidupkan Kembali Pesawat Pembom Supersonik B-1B Lancer
Kelemahan MQ-9 Reaper...
Kelemahan MQ-9 Reaper AS oleh Sistem Pertahanan Udara Iran Dibeberkan
Intelijen AS Sebut Iran...
Intelijen AS Sebut Iran Siapkan Drone yang Lebih Canggih dari yang Ada Sekarang
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
Prabowo Tegaskan Dukungan...
Prabowo Tegaskan Dukungan untuk Palestina Tak Bisa Ditawar!
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Rekomendasi
Gejolak PPP Banten,...
Gejolak PPP Banten, dari Gugatan ke Pengadilan hingga Saling Somasi
Ini Sosok Pangeran Arab...
Ini Sosok Pangeran Arab Saudi yang Tewas di Hotel Mewah usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
Doa-doa Bakda Ashar...
Doa-doa Bakda Ashar di Hari Jumat, Jangan Lupa Amalkan!
Berita Terkini
Biznet Gio dan IMV Hadirkan...
Biznet Gio dan IMV Hadirkan Solusi Hybrid Cloud, Dukung Transformasi Smart Manufacturing
Rumor Nintendo Switch...
Rumor Nintendo Switch 2: Remake Ocarina of Time dengan Kontroler Zelda Pro
AI Buatan China Meraih...
AI Buatan China Meraih Skor Sempurna di Olimpiade Matematika Dunia
Akankah iPhone 20 Pro...
Akankah iPhone 20 Pro Max Memiliki Layar Terbesar dalam Sejarah?
Meta Kembangkan Aplikasi...
Meta Kembangkan Aplikasi Prediksi Pasar Mirip Polymarket
Samsung Bentuk Divisi...
Samsung Bentuk Divisi Robotika Khusus Mempercepat Strategi AI
Infografis
6 Strategi Iran Memperpanjang...
6 Strategi Iran Memperpanjang Durasi Perang dengan AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved