ChatGPT Hadirkan Fitur Baru untuk Tunanetra, Pakai Perintah Suara

Jum'at, 08 Maret 2024 - 13:56 WIB
loading...
ChatGPT Hadirkan Fitur...
ChatGPT kini dilengkapi fitur baru untuk membantu pengguna tunanetra. (The Verge)
A A A
JAKARTA - ChatGPT kini dilengkapi fitur baru untuk membantu pengguna tunanetra. Fitur baru tersebut sudah tersedia di aplikasi ChatGPT baik versi Android maupun iOS.

Seperti dilansir dari postingan OpenAI di X pada Jumat (8/3/2024), fitur baru ini dapat dioperasikan lewat perintah suara. Nantinya pengguna tunanetra juga bisa meminta chatbot untuk membacakan hasil pencarian.

Untuk bisa menggunakan fitur baru yang dihadirkan, pengguna cukup klik opsi "Read Aload" yang tersedia. Dikatakan bahwa fitur mendukung total 37 bahasa berbeda.

Pengguna juga dapat menggunakan “Read Aload” di aplikasi Chat GPT baik sebagai pengguna gratis dengan model bahasa utama besar GPT-3.5, atau sebagai pelanggan berbayar dengan akses ke GPT-4.

Baca Juga: OpenAI: Kemajuan AI Bisa Bikin Manusia Punah

Ini adalah contoh menarik tentang apa yang dapat dilakukan OpenAI dengan kemampuan multimodal, yaitu kemampuan membaca dan merespons melalui lebih dari satu media, yang terungkap segera setelah pesaingnya, Anthropic, menambahkan fitur serupa ke model AI-nya.

ChatGPT meluncurkan fitur chat suara pada bulan September 2023 di mana pengguna dapat langsung menanyakan perintah chatbot tanpa mengetik. Namun fitur baru ini memungkinkan pengguna ChatGPT membacakan jawaban tertulis dengan lantang, dan pengguna dapat mengatur chatbot agar selalu merespons secara verbal saat merespons perintah.

Baca Juga: OpenAI Luncurkan Web Crawler GPTBot, Tingkatkan Kemampuan ChatGPT

Di aplikasi seluler, pengguna dapat mengetuk dan menahan teks untuk membuka pemutar Read Aloud, tempat mereka dapat memutar, menjeda, atau memundurkan pembacaan. Untuk versi web menunjukkan ikon speaker di bawah teks.
(msf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
OpenAI Luncurkan Fitur...
OpenAI Luncurkan Fitur Penguncian Perlindungan Data untuk ChatGPT
Bangun Kedaulatan Digital,...
Bangun Kedaulatan Digital, Telkom Pertemukan Regulator dan Pemain Industri
Luncurkan AIcosystem,...
Luncurkan AIcosystem, Telkom Siap Garap Peluang AI di Berbagai Sektor Industri
Mengapa Indonesia Mendadak...
Mengapa Indonesia Mendadak Jadi Kiblat Baru ChatGPT Images 2.0?
Gelombang Boikot ChatGPT...
Gelombang Boikot ChatGPT Mengemuka Setelah Terima Kontrak dari Departemen Perang AS
CEO OpenAI Tegaskan...
CEO OpenAI Tegaskan Pusat Data di Luar Angkasa Tidak Masuk Akal
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
Siapa Han Seong-sook?...
Siapa Han Seong-sook? PM Korea Selatan Perempuan Pimpin Transformasi AI
Apa Itu Pax Silica?...
Apa Itu Pax Silica? Aliansi UE dan AS untuk Melawan Dominasi AI China
Rekomendasi
Sambut 1 Muharram, Ulama...
Sambut 1 Muharram, Ulama Ajak Masyarakat Tolak Provokasi dan Jaga Persatuan Umat
FIFA: Gestur Kontroversial...
FIFA: Gestur Kontroversial Asisten Wasit VAR Tak Langgar Aturan
Miris, Lagu Kebangsaan...
Miris, Lagu Kebangsaan Iran Dicemooh di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Komputer Kuantum Optik...
Komputer Kuantum Optik Bakal Jadi Kebutuhan Energi AI
Meta Akui Kesalahan...
Meta Akui Kesalahan dalam Restrukturisasi AI
Mau Traveling Keluarga...
Mau Traveling Keluarga Lebih Menyenangkan? Ikuti 5 Tips ala Tika Nurjanah
Beda Jauh dengan GPS,...
Beda Jauh dengan GPS, Kenapa AirTag dan Smart Tag Sering Telat Update Lokasi?
Di Balik Pemblokiran...
Di Balik Pemblokiran AI Tercanggih Anthropic Fable 5: Berantem dengan Pemerintah AS
Ridho Sadewo Bongkar...
Ridho Sadewo Bongkar 7 Strategi Free Fire yang Bikin Peluang Booyah Lebih Besar
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved