Setelah Google, Giliran YouTube PHK Ratusan Karyawan

Kamis, 18 Januari 2024 - 20:22 WIB
loading...
Setelah Google, Giliran...
YouTube melakukan pemutusan hubungan kerja massal. (Foto: The Hill)
A A A
JAKARTA - Setelah Google, kini giliran YouTube melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) massal. YouTube memangkas setidaknya 100 karyawan di tingkat manajemen dan operasional.

Mengutip email yang dikirimkan kepada para karyawan, The New York Times melaporkan PHK terutama dilakukan kepada para pembuat konten YouTube.

“Kami telah mengambil keputusan untuk menghilangkan beberapa peran dan mengucapkan selamat tinggal kepada beberapa rekan tim kami,” kata Chief Business Officer YouTube Mary Ellen Coe dalam email tersebut.

“Siapa pun di Amerika dan kawasan Asia-Pasifik yang terkena dampak atau mungkin terkena dampaknya akan diberi tahu pada akhir hari ini,” katanya.

Baca Juga: YouTube Bersiap Pangkas Konten YouTube Originals

Gelombang PHK di YouTube menyusul tindakan serupa dari Google. Pekan lalu, Google memecat ratusan karyawan yang bekerja di Asisten Google serta tim produk pengetahuan dan informasi.

Ratusan karyawan lainnya dari layanan digital dan area produk Google juga tak luput dari PHK. Sejumlah posisi di tim teknik pusat juga akan dihilangkan sebagai langkah untuk menjalani restrukturisasi organisasi.

Baca Juga: Badai PHK Terjang Perusahaan Startup, Ketahui Pengertian PHK dan Faktor Penyebabnya

Chief Business Officer Google Philipp Schindler juga sudah mengonfirmasi ratusan pekerjaan di seluruh dunia di departemen penjualan periklanan akan dihilangkan sebagai akibat dari peralihan operasi tim penjualan Google ke AI.
(msf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dari Bangkrut Saat Krisis...
Dari Bangkrut Saat Krisis 2008, MrBeast Kini Pimpin 1.000 Karyawan dan 500 Juta Pengikut
Google Luncurkan Gemini...
Google Luncurkan Gemini 3.5 Live Translate, Terjemahkan Bahasa secara Real-time
OpenAI dan NVIDIA Mengadopsi...
OpenAI dan NVIDIA Mengadopsi Teknologi Watermark AI Google
Google Merombak Bilah...
Google Merombak Bilah Pencariannya setelah 25 Tahun Diperkenalkan
Gara-gara AI Semakin...
Gara-gara AI Semakin Pintar, Matt Lowrie Tinggalkan Google
Google Luncurkan Fitbit...
Google Luncurkan Fitbit Air, Gelang Pintar Rp1,7 Juta yang Tidak Memiliki Layar
Bukan Skill Game-nya,...
Bukan Skill Game-nya, Ini yang Membuat Konten Refa Ardhi Disukai Banyak Orang
Kesuksesan Refa Ardhi...
Kesuksesan Refa Ardhi di Dunia Digital Ternyata Dibangun dari Hal Sederhana Ini
Bukan Modal Besar, Refa...
Bukan Modal Besar, Refa Ardhi Sebut Hal Ini yang Membantunya Raih 1 Juta Subscribers
Rekomendasi
Rusia Perluas Kuota...
Rusia Perluas Kuota Kuliah Gratis, Cetak Ahli Minyak hingga IT dari Indonesia
Kasus Sertifikasi K3,...
Kasus Sertifikasi K3, KPK Telusuri Aliran Uang ke Pihak Kemnaker
Lansia 70 Tahun di PIK...
Lansia 70 Tahun di PIK Nyaris Diculik, Pelaku Kini Diburu Polisi
Berita Terkini
Adu Otak Bukan Otot:...
Adu Otak Bukan Otot: Lus Figo dan Ambisi Baru Game Mobile di Indonesia
Revolusi AI di Layar...
Revolusi AI di Layar Kaca: TV Premium LG 2026 Mengerti Logat Indonesia
Dari Bangkrut Saat Krisis...
Dari Bangkrut Saat Krisis 2008, MrBeast Kini Pimpin 1.000 Karyawan dan 500 Juta Pengikut
Saham SpaceX Ludes,...
Saham SpaceX Ludes, Rebutan Harta Karun Luar Angkasa Dimulai
Resmi Melantai, IPO...
Resmi Melantai, IPO SpaceX Cetak Sejarah dan Jadikan Elon Musk Triliuner Dunia Pertama
Kecerdasan Buatan Sedang...
Kecerdasan Buatan Sedang Mengubah Lanskap Keamanan Siber
Infografis
Iran Paksa AS Terima...
Iran Paksa AS Terima Kekalahan setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved