Pro Kontra Negara-Negara Pemilik IQ Tertinggi
Rabu, 17 Januari 2024 - 18:00 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Anak 8 Tahun Punya IQ Melebihi Kecerdasan Albert Einstein
Para peneliti telah lama membahas apa yang sebenarnya diukur oleh tes IQ, dan apakah perbedaan rata-rata dalam skor IQ , seperti antara kelompok etnis yang berbeda, mencerminkan perbedaan dalam kecerdasan, faktor sosial dan ekonomi, atau keduanya.
Debat ini bergerak dengan berat ke ranah publik dengan publikasi tahun 1994 berjudul "The Bell Curve" oleh Richard Herrnstein dan Charles Murray, yang menyiratkan bahwa skor IQ rata-rata lebih rendah dari beberapa kelompok etnis, seperti Afro-Amerika dan Hispanik, sebagian besar disebabkan oleh perbedaan genetik antara mereka dan kelompok Kaukasia.
Pandangan ini telah ditantang oleh banyak ilmuwan. Sebagai contoh, dalam Intelligence and How to Get It, yang ditulis oleh Richard Nisbett, seorang psikolog di University of Michigan pada 2009 ada argumen bahwa perbedaan dalam skor IQ sebagian besar menghilang ketika peneliti mengontrol faktor sosial dan ekonomi.
Para peneliti telah lama membahas apa yang sebenarnya diukur oleh tes IQ, dan apakah perbedaan rata-rata dalam skor IQ , seperti antara kelompok etnis yang berbeda, mencerminkan perbedaan dalam kecerdasan, faktor sosial dan ekonomi, atau keduanya.
Debat ini bergerak dengan berat ke ranah publik dengan publikasi tahun 1994 berjudul "The Bell Curve" oleh Richard Herrnstein dan Charles Murray, yang menyiratkan bahwa skor IQ rata-rata lebih rendah dari beberapa kelompok etnis, seperti Afro-Amerika dan Hispanik, sebagian besar disebabkan oleh perbedaan genetik antara mereka dan kelompok Kaukasia.
Pandangan ini telah ditantang oleh banyak ilmuwan. Sebagai contoh, dalam Intelligence and How to Get It, yang ditulis oleh Richard Nisbett, seorang psikolog di University of Michigan pada 2009 ada argumen bahwa perbedaan dalam skor IQ sebagian besar menghilang ketika peneliti mengontrol faktor sosial dan ekonomi.
(msf)
Lihat Juga :