Populasi Menyusut 15 Juta Jiwa, Bertahan Hidupnya Industri Jepang Kini Bergantung Pada Robot

Senin, 06 April 2026 - 13:54 WIB
loading...
Populasi Menyusut 15...
Bukan dijajah mesin, Jepang sengaja ciptakan robot AI buat kerjaan yang dihindari manusia. Foto: Reuters
A A A
JEPANG - Di Jepang, kehadiran robot berbekal Kecerdasan Buatan (AI) bukan lagi sebuah entitas fiksi ilmiah yang mengancam akan merebut lahan pekerjaan. Sebaliknya, mesin-mesin pintar ini adalah "pahlawan tanpa tanda jasa" yang menduduki pos-pos pekerjaan yang sudah tak lagi dilirik oleh manusia.

Angin segar inovasi Physical AI (AI Fisik) kini bertiup kencang di Negeri Sakura. Dorongan ini lahir murni dari keputusasaan demografis.

Bayangkan, populasi Jepang telah menyusut selama 14 tahun berturut-turut hingga data terakhir di tahun 2024.

Saat ini, kelompok usia produktif hanya tersisa 59,6 persen dari total penduduk, sebuah rasio kritis yang diproyeksikan akan terus menyusut hingga membuang hampir 15 juta jiwa dari angkatan kerja dalam 20 tahun ke depan.

Menjawab kiamat tenaga kerja ini, Kementerian Ekonomi, Perdagangan, dan Industri Jepang pada Maret 2026 mematok target super ambisius: membangun sektor AI fisik domestik dan menguasai 30 persen pangsa pasar global pada tahun 2040.

Jepang tentu tidak memulai dari nol; para manufaktur mereka telah menguasai sekitar 70 persen pasar robotika industri global pada tahun 2022.

Komitmen negara ini dikunci rapat oleh Perdana Menteri Sanae Takaichi yang menggelontorkan dana raksasa sebesar USD 6,3 miliar—atau setara dengan Rp107,1 triliun—untuk memperkuat kapabilitas AI inti dan mempercepat integrasi robotika di dunia industri.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Nvidia Siap Gandeng...
Nvidia Siap Gandeng Perusahaan China demi Kembangkan Robot Super Humanoid
China Kenalkan Sistem...
China Kenalkan Sistem Identitas Digital untuk Robot Humanoid
Jepang Siap Bangun Kapal...
Jepang Siap Bangun Kapal Perang Super Terbesar dalam Sejarah
Jepang Menggunakan Monster...
Jepang Menggunakan Monster Serigala untuk Menghalau Beruang
Hyundai Motor Siap Menjual...
Hyundai Motor Siap Menjual Bebas Robot Humanoid
Mengapa Robot Bisa Bikin...
Mengapa Robot Bisa Bikin Perang Semakin Menjadi Lebih Dahsyat?
Pendaftaran Program...
Pendaftaran Program Magang ke Jepang Dibuka Kemnaker, Begini Caranya
Suvenir Kapal Perang...
Suvenir Kapal Perang Mikasa dari Menhan Jepang untuk Presiden Prabowo
Menhan Jepang Temui...
Menhan Jepang Temui Presiden Prabowo di Kertanegara, Penguatan Kerja Sama Pertahanan Dibahas
Rekomendasi
Terluka saat Hadang...
Terluka saat Hadang Eksekusi Hotel Sultan, Kivlan Zen: Darah Saya untuk Perjuangan
Bukan Sekadar Healing,...
Bukan Sekadar Healing, Ini Tren Wisata Psikologis yang Sedang Berkembang di Indonesia
Korban Tewas Gempa Magnitudo...
Korban Tewas Gempa Magnitudo 6,7 di Sulteng Bertambah Jadi 3 Orang
Berita Terkini
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Samsung Berencana Bangun...
Samsung Berencana Bangun Pusat Data Terapung di Laut
Trump T1 Phone Ternyata...
Trump T1 Phone Ternyata HTC U24 Pro Buatan China: Ini Bukti Teardown-nya
Kantongi Laba Rp33,72...
Kantongi Laba Rp33,72 Miliar, Elitery (ELIT) Fokus Kembangkan AI dan Cybersecurity
Perkuat Transformasi...
Perkuat Transformasi dan ESG, TelkomGroup Rilis Laporan Keberlanjutan 2025 untuk Masa Depan Digital
Fasilitasi Pasar Sekunder...
Fasilitasi Pasar Sekunder Esports, HIDDEN SUPPLY Kelola Transaksi Aset Tak Berwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved