Spesifikasi Beriev A-50, Pesawat Rusia Senilai Rp4,7 T yang Ditembak Jatuh Ukraina

Rabu, 17 Januari 2024 - 11:41 WIB
loading...
Spesifikasi Beriev A-50,...
Beriev A-50 bukanlah pesawat sembarangan. Alutsista ini senilai USD300 juta atau sekitar Rp4,7 triliun. (Foto: AFP)
A A A
JAKARTA - Militer Ukraina mengklaim telah menembak dua pesawat Rusia di atas Laut Azov. Yaitu pesawat komando udara Il-22M dan pesawat pengintai Beriev A-50. Pesawat pertama berhasil selamat meski mengalami kerusakan parah, sementara pesawat kedua jatuh ke laut.

Kepala Direktorat Utama Intelijen Kementerian Pertahanan Ukraina Kyrylo Budanov mengatakan pasukan Ukraina telah menghancurkan Beriev A-50 dan merusak pesawat komando udara Il-22M pada hari Minggu, waktu setempat. Dia tidak merinci kronologi serangan yang dimaksud. Namun, jika klaim ini benar, tentu menjadi pukulan telak bagi Rusia, terutama terkait kemampuan rekognisi udaranya.

Spesifikasi Beriev A-50


Beriev A-50 bukanlah pesawat sembarangan. Dilansir dari Newsweek, Rabu (17/1/2024), alutsista ini senilai USD300 juta atau sekitar Rp4,7 triliun. Pesawat yang diberi nama Bumblebee itu berfungsi sebagai sistem peringatan dan kontrol udara alias Airborne Early Warning and Control (AEW&C)/AWACS. Diproduksi oleh Beriev, pesawat ini mulai beroperasi pada medio 1980an. Markas besar dan fasilitas produksi Beriev terletak di dekat kota Taganrog, di tepi utara Laut Azov.

Baca Juga: Kolaborasi Pesawat Beriev A-50 dan Rudal Anti-Pesawat S-400, Bikin 24 Jet Tempur Ukraina Rontok

Versi terbaru dari A-50, yaitu A-50U mulai beroperasi sejak tahun 2011. Versi yang dimodernisasi dari pesawat ini dapat memonitor target udara hingga jarak sekitar 400 mil dan target darat hingga sekitar 180 mil. Peralatannya dapat melacak sekitar 300 target darat atau 40 target udara secara bersamaan, sesuai laporan The National Interest.

Pesawat AWACS ini juga dapat mengkoordinasikan hingga 10 pesawat tempur dalam misi intersepsi udara atau serangan darat. Dengan kemampuan pengisian bahan bakar di udara, A-50 dapat tetap berada di udara dalam waktu yang lama. A-50 biasanya dioperasikan oleh 15 kru.

Beriev A-50 menggunakan platform pesawat angkut berat Ilyushin Il-76. Dengan empat mesin jet, Beriev A-50 dapat terbang sejauh 7.500 meter dengan kecepatan maksimum 900 km per jam.

Baca Juga: Beriev A-100 Sukses Uji Terbang dengan Radar Aktif, Pesawat AWACS Rusia Ini Bisa Deteksi Jet Siluman

Angkatan Udara Rusia disinyalir memiliki 15 pesawat A-50 sebelum invasi penuh ke Ukraina, menurut data World Directory of Modern Military Aircraft. Salah satunya dilaporkan rusak parah oleh serangan drone pada Februari 2023.

Kehilangan Il-22M dan Beriev A-50 tentu dapat menjadi masalah serius bagi operasi medan perang Rusia. "Ini adalah kerugian besar bagi Rusia," kata Ivan Stupak, penasehat komite keamanan nasional, pertahanan, dan intelijen parlemen Ukraina.

Pavel Luzin, seorang analis politik Rusia mengatakan bahwa kehilangan ini patut dicatat mengingat sumber daya Moskow yang semakin tipis. "Rusia memiliki beberapa pesawat jenis ini, tetapi jumlahnya terbatas," tuturnya.

Otoritas Rusia biasanya tidak mengakui kehilangan alutsista di medan perang. Kendati demikian, beberapa blogger militer pro-perang, memberi bocoran tentang dugaan penembakan A-50. "Il-22 yang rusak berhasil mencapai landasan udara dan mendarat, seperti yang ditunjukkan oleh percakapan yang terintersep di frekuensi terbuka, tetapi dengan A-50, tampaknya semuanya jauh lebih menyedihkan," tulis saluran Telegram Colonelcassad.

Channel Rybar mengunggah pembaruan tentang insiden tersebut, mencatat kegembiraan di kalangan Ukraina dan sebaliknya. "Jika informasi tersebut dikonfirmasi, ini akan menjadi hari kelam lainnya bagi Angkatan Udara Rusia dan Pertahanan Udara," kata Rybar. "Tidak banyak A-50. Dan para spesialis di atasnya pada umumnya unik. Jika pesawat jenis ini terkena, kru tidak akan bisa melarikan diri."

Juga menjadi keprihatinan, tulis Rybar, adalah bahwa pesawat canggih ini tampaknya tidak mampu mengidentifikasi ancaman terhadapnya. "Pilihan 'tembakan dari teman' dari pertahanan udara Rusia sama sekali tidak mungkin secara teoritis," tulis Rybar, mengacu pada klaim di antara milblogger lain bahwa penembakan tidak sengaja bertanggung jawab atas kehancuran pesawat ini.
(msf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Berpengalaman di Perang...
Berpengalaman di Perang Ukraina, Sky-Watch Luncurkan Drone Jarak Jauh RQ-70 Dainn
Sukhoi Su-47 Fondasi...
Sukhoi Su-47 Fondasi Teknologi Jet Tempur Generasi Berikutnya
Torpedo Super Poseidon,...
Torpedo Super Poseidon, Senjata Pencegah Nuklir Rusia Picu Ketakutan NATO
Berteknologi Canggih,...
Berteknologi Canggih, Kuba Siap Borong Drone Buatan Rusia dan Iran
Palantir Uji Coba AI...
Palantir Uji Coba AI Tempur di Perang Ukraina, Ini Fungsinya
Bongkar Teknologi Rudal...
Bongkar Teknologi Rudal Siluman Su-57 yang Timbulkan Masalah di Ukraina
Pasokan Minyak Global...
Pasokan Minyak Global Semakin Ketat, India dan China Berebut Diskon dari Rusia
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Jet Tempur Siluman Su-57...
Jet Tempur Siluman Su-57 Rusia Seharga Rp2 Triliun Jatuh, Bukan akibat Ditembak Ukraina
Rekomendasi
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Pimpin Pengembangan Ekosistem SAF di ASEAN
Pasukan Koalisi Pimpinan...
Pasukan Koalisi Pimpinan Arab Saudi Serang Wilayah Houthi Yaman
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Berita Terkini
Elon Musk Minta Tak...
Elon Musk Minta Tak Perlu Takut dengan AI, Nikmati Saja
Biznet Gio dan IMV Hadirkan...
Biznet Gio dan IMV Hadirkan Solusi Hybrid Cloud, Dukung Transformasi Smart Manufacturing
Rumor Nintendo Switch...
Rumor Nintendo Switch 2: Remake Ocarina of Time dengan Kontroler Zelda Pro
AI Buatan China Meraih...
AI Buatan China Meraih Skor Sempurna di Olimpiade Matematika Dunia
Akankah iPhone 20 Pro...
Akankah iPhone 20 Pro Max Memiliki Layar Terbesar dalam Sejarah?
Meta Kembangkan Aplikasi...
Meta Kembangkan Aplikasi Prediksi Pasar Mirip Polymarket
Infografis
3 Senjata Rusia yang...
3 Senjata Rusia yang Paling Ditakuti oleh Militer Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved