Disuarakan saat Debat Capres 2024, Ini 5 Kejahatan Siber yang Pernah Acak-acak Indonesia
Minggu, 07 Januari 2024 - 20:38 WIB
loading...
Dibahas dalam Debat Capres 2024, Ini 5 Kejahatan Siber yang penah menyerang Indonesia. FOTO/ DOK MPI
A
A
A
JAKARTA - Keamanan siber disebut-sebut oleh 3 calon Presiden dan dalam Debat Capres yang berlangsung pada Minggu (7/1/2024).
BACA JUGA - Apple Rekrut Hacker-Hacker Terbaik di Dunia, untuk Apa?
Hal itu cukup beralasan pasalnya Indonesia tercatat pernah beberapa kali dilumpuhkan oleh serangan siber.
Mulai dari perusahaan swasta hingga lembaga pemerintah tak luput menjadi korban. Kerugiannya mulai dari berubahnya tampilan website, hingga berujung kebocoran data masyarakat Indonesia.
Melihat ke belakang pada bulan Mei 2021, website Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan, yakni bpjs-kesehatan.go.id diduga telah diretas. Hal ini menyebabkan data 279 juta penduduk Indonesia bocor dan dijual di forum online Raid Forums oleh akun bernama “Kotz”.
Dataset berisi NIK, nomor ponsel, e-mail, alamat, hingga gaji tersebut dijual seharga 0,15 bitcoin, atau setara Rp84,4 juta. Sebagai antisipasi mencegah penyebaran data yang lebih luas, Kominfo kemudian mengajukan pemutusan akses terhadap tautan untuk mengunduh data pribadi tersebut dan memblokir Raid Forums.
2. Serangan deface website Sekretariat Kabinet RI
BACA JUGA - Apple Rekrut Hacker-Hacker Terbaik di Dunia, untuk Apa?
Hal itu cukup beralasan pasalnya Indonesia tercatat pernah beberapa kali dilumpuhkan oleh serangan siber.
Mulai dari perusahaan swasta hingga lembaga pemerintah tak luput menjadi korban. Kerugiannya mulai dari berubahnya tampilan website, hingga berujung kebocoran data masyarakat Indonesia.
Mari kita flashback apa saja kasus serangan hacker di Indonesia yang sempat menghebohkan.
1. Peretasan situs BPJS KesehatanMelihat ke belakang pada bulan Mei 2021, website Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan, yakni bpjs-kesehatan.go.id diduga telah diretas. Hal ini menyebabkan data 279 juta penduduk Indonesia bocor dan dijual di forum online Raid Forums oleh akun bernama “Kotz”.
Dataset berisi NIK, nomor ponsel, e-mail, alamat, hingga gaji tersebut dijual seharga 0,15 bitcoin, atau setara Rp84,4 juta. Sebagai antisipasi mencegah penyebaran data yang lebih luas, Kominfo kemudian mengajukan pemutusan akses terhadap tautan untuk mengunduh data pribadi tersebut dan memblokir Raid Forums.
2. Serangan deface website Sekretariat Kabinet RI
Lihat Juga :