Ilmuwan China Tawarkan Metode Kaca Pendingin untuk Melawan Perubahan Iklim

Kamis, 04 Januari 2024 - 11:11 WIB
loading...
Ilmuwan China Tawarkan...
Ilmuwan China menawarkan metode kaca pendingin untuk melawan perubahan iklim yang semakin memburuk setiap tahun. Foto/NASA/Space
A A A
WASHINGTON - Ilmuwan China menawarkan metode kaca pendingin untuk melawan perubahan iklim yang semakin memburuk setiap tahun. Para ilmuwan telah mengembangkan lapisan kaca baru yang sangat reflektif sehingga dapat membantu mendinginkan bumi yang memanas dengan cepat.

Secara teori, lapisan tersebut merupakan campuran partikel kaca dan aluminium oksida yang tidak mahal. Lapisan itu dapat memantulkan sinar matahari dalam jumlah besar dari permukaan yang dicat, seperti atap bangunan dan jalan.

“Kaca pendingin dapat melawan perubahan iklim dengan memantulkan kembali radiasi matahari ke luar angkasa. Cat baru ini secara efektif menggunakan ruang sebagai penyerap panas,” tulis laman Space dikutip SINDOnews, Kamis (4/1/2024).

Baca juga; Perubahan Iklim Ganggu Sistem Pernapasan Laut

Uji laboratorium menunjukkan bahwa radiasi tersebut memantulkan hingga 99% radiasi matahari kembali ke luar angkasa. Jika hal ini berhasil, “kaca pendingin” bisa menjadi cara yang menjanjikan untuk menurunkan suhu di seluruh bumi.

“Kaca pendingin ini lebih dari sekadar material baru. Ini adalah bagian penting dari solusi perubahan iklim. Hal ini dapat mengubah cara kita hidup dan membantu kita menjaga rumah dan planet kita dengan lebih baik," kata Xinpeng Zhao, peneliti di Universitas Maryland yang memimpin studi baru tersebut.

Meskipun sebagian besar permukaan melepaskan panas secara alami, lapisan kaca pendingin yang baru dikembangkan ini mempercepat proses tersebut dengan memantulkan sinar matahari melalui jendela transparansi atmosfer.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Kenalkan Senjata...
China Kenalkan Senjata Laser Genggam Lijian untuk Jatuhkan Drone
China Diam-diam Simpan...
China Diam-diam Simpan Ribuan Server di Dasar Laut, Apa Tujuannya?
Nvidia Siap Gandeng...
Nvidia Siap Gandeng Perusahaan China demi Kembangkan Robot Super Humanoid
China Kenalkan Sistem...
China Kenalkan Sistem Identitas Digital untuk Robot Humanoid
China Siapkan Kerangka...
China Siapkan Kerangka Hukum untuk Mengatur Kecerdasan Buatan
AS dan China Berlomba...
AS dan China Berlomba Bangun Pusat Data AI di Luar Angkasa
Forum GPI4 di Peru,...
Forum GPI4 di Peru, Indonesia Tegaskan Komitmen Lindungi Gambut Dunia
China akan Bawa AI ke...
China akan Bawa AI ke Setiap Ruang Kelas, dari SD hingga Universitas
Emisi Global Meningkat,...
Emisi Global Meningkat, Pembiayaan Iklim Justru Seret
Rekomendasi
1 Polisi Gugur dan 2...
1 Polisi Gugur dan 2 Hilang saat Gerebek Residivis Narkoba, Bareskrim Buru Bandar
Jelang Pernikahan Taylor...
Jelang Pernikahan Taylor Swift, Sejumlah Selebriti Mulai Berdatangan ke New York
Polda Metro Jaya Optimistis...
Polda Metro Jaya Optimistis Praperadilan Roy Suryo Ditolak Hakim
Berita Terkini
Sekolah untuk Robot...
Sekolah untuk Robot Humanoid Resmi Dibuka, Ini Pelajarannya
Bulan Juni 2026, Ilmuwan...
Bulan Juni 2026, Ilmuwan Sebut Air Laut Mulai Mendidih
Meta Bantah Tuduhan...
Meta Bantah Tuduhan Medsosnya Menyebabkan Anak-anak Kecanduan
AS Menguji Pertempuran...
AS Menguji Pertempuran Udara Jarak Jauh dengan Dukungan AI F-16
AI for Life: Ketika...
AI for Life: Ketika Kampus Mulai Bicara Etika, Bukan Sekadar Teknologi
Bot Judi Online Kini...
Bot Judi Online Kini Lebih Canggih: Deteksi Konten Viral, Langsung Banjiri Ribuan Komentar
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved