3 Tanda Kiamat yang Muncul di China Semua Datang dari Langit
Minggu, 04 Mei 2025 - 14:48 WIB
loading...
3 Tanda Kiamat yang Muncul di China. FOTO/ IFL SCIENCE
A
A
A
LONDON - Tanda Kiamat yang muncul di China menarik perhatian banyak pihak, seperti diberitakan beberapa tanda kiamat sudah banyak muncul di berbagai belahan dunia.
BACA JUGA - Begini Gambaran Dekatnya Hari Kiamat
Dari beberapa benua dan negara yang disebut menunjukkan tanda-tanda hari kiamat, kali ini berada di Negeri Tirai Bambu China.
1. Pada 2022, langit China tepatnya di Zhousan digemparkan oleh langit yang berwarna merah seperti darah.
Masyarakat menduga ini adalah fenomena akhir zaman. Namun menurut pemerintah setempat, fenomena tersebut merupakan akibat dari pembiasan cahaya.
Belum lama ini kembali terjadi fenomena aneh di China yang juga dianggap sebagai tanda kiamat. Melalui video yang diberi judul "Tanda Akhir Zaman!! Warga Menangis Melihat Hujan Cacing BerL3nd1r dari Langit Penuhi Daratan!!" memperlihatkan banyaknya cacing yang memenuhi jalanan serta menutupi mobil yang sedang terparkir.
Video viral yang dibagikan pada 25 Maret lalu ini berlokasi di Provinsi Liaoning, Cina. Meski sempat menghebohkan warganet, ternyata setelah dicek kebenarannya, informasi tersebut merupakan hoaks.
BACA JUGA - Begini Gambaran Dekatnya Hari Kiamat
Dari beberapa benua dan negara yang disebut menunjukkan tanda-tanda hari kiamat, kali ini berada di Negeri Tirai Bambu China.
1. Pada 2022, langit China tepatnya di Zhousan digemparkan oleh langit yang berwarna merah seperti darah.
Masyarakat menduga ini adalah fenomena akhir zaman. Namun menurut pemerintah setempat, fenomena tersebut merupakan akibat dari pembiasan cahaya.
Belum lama ini kembali terjadi fenomena aneh di China yang juga dianggap sebagai tanda kiamat. Melalui video yang diberi judul "Tanda Akhir Zaman!! Warga Menangis Melihat Hujan Cacing BerL3nd1r dari Langit Penuhi Daratan!!" memperlihatkan banyaknya cacing yang memenuhi jalanan serta menutupi mobil yang sedang terparkir.
Video viral yang dibagikan pada 25 Maret lalu ini berlokasi di Provinsi Liaoning, Cina. Meski sempat menghebohkan warganet, ternyata setelah dicek kebenarannya, informasi tersebut merupakan hoaks.
Lihat Juga :