Inilah 10 Malware Paling Berbahaya di Indonesia Sepanjang 2023

Sabtu, 30 Desember 2023 - 07:24 WIB
loading...
A A A
Kalaupun ada yang berhasil di deteksi, ransomware ini akan segera mengubah sidik jari dirinya. Sehingga sangat sulit bagi antivirus tradisional mendeteksi dan menghentikannya.

Jadi cara terbaik menghentikan ransomware adalah memonitor jalur masuknya. Lalu, menghentikan metodenya masuk ke komputer korban seperti melalui trojan, generic malware, crack, file infector atau adware.

Top 10 kategori Malware Indonesia Q4 – 2023

1. Trojan (1.283 insiden) – 32,45 persen
2. Generic (754 insiden) – 19,07 persen
3. Adware (477 insiden) – 12,06 persen
4. Crack (382 insiden) – 9,66 persen
5. Infector (377 insiden) – 9,53 persen
6. Vintage (248 insiden) – 6,27 persen
7. Worm (225 insiden) – 5,69 persen
8. Ransomware (147 insiden) – 3,72 persen
9. Lain-lain (34 insiden) 0,86 persen
10. Miner (27 insiden) 0,68 persen

10 Malware Paling Berbahaya di 2023

Berikut penjelasan 10 malware paling berbahaya di 2023 yang wajib diwaspadai:

1. Trojan

Punya persentase infeksi 32,45 %. Trojan yang berhasil dihentikan oleh Webroot adalah Trojan.Comroki.gen, W322.Backdoor.gen, W32.Bumat.Gen, W32.Dropper.Gen, W32.Trojan.Doublepulsar, W32.Trojan.Gen, W32.Trojan.GenKD dan W32.Trojan.Tiggre.
Trojan menyamar sebagai file yang tidak berbahaya seperti rundllexe.dll dari Microsoft, program Winrar.exe atau Patch.exe. Jika tidak dihentikan, trojan akan membuka jalan bagi masuknya ransomware.

2. Generic

Generic punya persentase infeksi 19,07 % dengan anggota seperti W32.Gen.BT, W32. Malware.Gen, W32.Malware.Heur, W32.MalwareMlpe, W32.Meredrop.Gen dan W32.Rogue.Gen.

Generic adalah malware yang sebenarnya belum terdeteksi oleh definisi antivirus sehingga tidak memiliki nama, namun berhasil dihentikan oleh Webroot dengan teknologi Evasion Shield, Script Detection, Infrared dan Rootkit Shield karena aplikasi jahat ini memiliki ciri atau menjalankan rutin berbahaya.

3. Adware

Adware punya persentase infeksi 12,06 %. Sesuai namanya Advertising Software, awalnya menjadi aplikasi pengganggu yang ditujukan mendapatkan keuntungan finansial dari iklan dan menampilkan iklan yang tidak diinginkan oleh korbannya. Lalu berkembang menjadi aplikasi jahat dan terkadang digunakan oleh ransomware untuk menjalankan aksinya.

4. Crack alias software bajakan.

Crack memungkinkan penggunanya membuka proteksi atau pembatasan aplikasi asli sehingga aplikasi tersebut dapat digunakan secara penuh tanpa perlu membayar.

Tidak semua crack berisi aplikasi jahat, namun selain melanggar hukum hak cipta, ternyata penggunaan crack ini sangat rentan disusupi rutin jahat yang selain membuka pembatasan aplikasi berbayar.

5. Infector

Kategori infector ini perlu menjadi perhatian karena aksinya menginfeksi file driver, seperti file printer management library Fuji Xerox PMSSNMPUTILITY.dll dan File Printer Setup Epson Seiko Corporation dengan nama file deviceop.exe, oeminf.dll. bitdefender dengan nama bdfltlib.dll.

Diluar dari 5 kategori utama di atas yang menjadi sarana utama Ransomware dalam menjalankan aksinya, ada kategori vintage atau malware jadul di peringkat ke 6 dengan persentase infeksi sebanyak 6,27 %.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perang Siber Dimulai:...
Perang Siber Dimulai: Serangan Spyware di Indonesia Melonjak 64,2%, Negara Tetangga Ini Meledak 210%
Gawat, Google Search...
Gawat, Google Search Digunakan Hacker untuk Susupkan Malware lewat Situs Palsu
Wabah Digital di Saku:...
Wabah Digital di Saku: Serangan Malware di Ponsel Meledak, 12 Juta Pengguna Jadi Korban
Microsoft Klaim Selamatkan...
Microsoft Klaim Selamatkan 394.000 PC dari Malware Lumma Stealer, tapi Bahaya Tetap Mengintai!
HP Warning: Tes Verifikasi...
HP Warning: Tes Verifikasi CAPTCHA Palsu untuk Sebarkan Malware!
Cara Masuk dan Keluar...
Cara Masuk dan Keluar Fastboot Xiaomi Redmi Note 7
Ponsel Terlanjur Klik...
Ponsel Terlanjur Klik APK Malware, Direskrimsus Polda Jateng: Langsung Matikan Data!
China Dituding Pasang...
China Dituding Pasang Malware di Jaringan Komunikasi AS
Pangkalan Militer AS...
Pangkalan Militer AS Dilaporkan Terinfeksi Malware China
Rekomendasi
Pengusaha Minta Transisi...
Pengusaha Minta Transisi Gubernur BI Berjalan Transparan dan Kredibel
Kemenkes Gelar Investigasi...
Kemenkes Gelar Investigasi Kematian Tragis Dokter Internship di Apartemen Kalibata
Polisi Dalami Motif...
Polisi Dalami Motif Dokter Muda Loncat dari Lantai 18 Apartemen Kalibata
Berita Terkini
Waspadai Heat Stroke,...
Waspadai Heat Stroke, Jakarta Bakal Terasa Jauh Lebih Gerah hingga Akhir September 2026
Apple Siap Kenalkan...
Apple Siap Kenalkan Kacamata Pintar Terbaru di WWDC 2027
Dukung Vokasi, LG Hadirkan...
Dukung Vokasi, LG Hadirkan Kelas Multimedia Modern di SMKN 2 Tangerang Selatan
Nothing Ear (3a): Berani...
Nothing Ear (3a): Berani Beda di Pasar yang Menghukum Merek Asing
Facebook Menguji Tampilan...
Facebook Menguji Tampilan Video Layar Penuh Mirip TikTok
Korsel Terjunkan Robot...
Korsel Terjunkan Robot PiBot untuk Kemudikan Kapal Perang
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved