Mengenal Sistem Spyder Israel, Benteng Pertahanan Udara Berkemampuan Canggih

Kamis, 14 Desember 2023 - 16:07 WIB
loading...
Mengenal Sistem Spyder...
Sistem Spyder Israel mampu menghalau berbagai jenis ancaman, seperti pesawat terbang, helikopter, kendaraan udara tak berawak hingga amunisi berpemandu. Foto/Rafael
A A A
JAKARTA - Sistem Spyder Israel menjadi salah satu kekuatan pertahanan udara canggih di dunia. Senjata tersebut menjadi pendukung Iron Dome dalam misinya menjaga keamanan udara wilayah Israel.

Spyder merupakan kependekan dari Surface to air Python and Derby. Persenjataan ini merupakan sistem pertahanan rudal permukaan-ke-udara bereaksi cepat.

Sistem Spyder diklaim mampu melindungi wilayah udara yang luas dari berbagai ancaman musuh. Untuk mengenalnya lebih jauh, simak ulasannya berikut ini.

Sistem Spyder Israel


Sistem pertahanan udara Spyder dikembangkan Rafael dan Israel Aircraft Industries (IAI). Pada perancangannya, senjata ini ditujukan untuk memperkuat pertahanan udara negara.

Baca Juga Spesifikasi David’s Sling Israel, Salah Satu Sistem Pertahanan Udara untuk Cegat Rudal Balistik

Mengutip Army Technology, Spyder dioperasikan guna mengamankan area udara negara penggunanya. Senjata ini mampu menghalau berbagai jenis ancaman, seperti pesawat terbang, helikopter, kendaraan udara tak berawak hingga amunisi berpemandu.

Melihat performanya, sistem Spyder terbilang cukup menarik. Pasalnya, sistem pertahanan udara ini dapat meluncurkan dua jenis rudal berbeda dari peluncur yang sama.

Pada jenisnya, Spyder bisa beroperasi menggunakan rudal Python 5 dan Derby. Keduanya sama-sama dirancang Rafael, namun masing-masing memiliki karakteristik yang sedikit berbeda.

Rudal Python bisa menjangkau jarak hingga 15 km. Bersama fitur canggih seperti panduan inframerah, kemampuannya bisa mendeteksi berbagai ancaman di udara secara bertahap.

Sedangkan Derby merupakan jenis rudal jarak pendek hingga menengah. Rudal ini bisa menjangkau sasaran hingga jarak 50 km.

Baca Juga 3 Kelemahan Iron Dome, Sistem Pertahanan Udara Israel yang Berhasil Ditembus Roket Hamas

Pada penggunaannya, sistem Spyder terbilang cukup lincah dan mudah melakukan manuver. Salah satu alasannya karena dikerahkan melalui kendaraan dengan mobilitas tinggi.

Saat beroperasi, Spyder bisa menjadi sistem persenjataan yang mandiri. Selain itu, sistem Spyder juga dapat diintegrasikan ke formasi pertahanan sesuai instruksi.

Pada mode operasinya, ada tiga jenis yang biasa digunakan. Mode manual untuk memilih sasaran yang terdeteksi dan langsung menyerangnya, mode semi-otomatis dengan fitur identifikasi serta pelacakan target hingga mode otomatis untuk langsung meluncurkan rudal ketika mendeteksi musuh.

Satu paket lengkap sistem Spyder berisikan sejumlah komponen. Di antaranya seperti unit komando dan kendali yang dipasang di truk, unit penembakan, kendaraan lapangan hingga pemasok rudal.

Selain Israel, sistem Spyder juga sudah dibeli oleh negara-negara lain. Misalnya, seperti India, Georgia, Peru, Singapura, dan lain sebagainya.

Demikian ulasan mengenai sistem Spyder Israel yang bisa diketahui. Semoga bermanfaat.
(okt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
Alasan AS Hidupkan Kembali...
Alasan AS Hidupkan Kembali Pesawat Pembom Supersonik B-1B Lancer
Kelemahan MQ-9 Reaper...
Kelemahan MQ-9 Reaper AS oleh Sistem Pertahanan Udara Iran Dibeberkan
Intelijen AS Sebut Iran...
Intelijen AS Sebut Iran Siapkan Drone yang Lebih Canggih dari yang Ada Sekarang
Rudal Steel Dome, Perisai...
Rudal Steel Dome, Perisai Baja Berlapis yang Tak Tertembus Guncang Timur Tengah
Zionis Israel Ratapi...
Zionis Israel Ratapi Kesepakatan Damai AS-Iran: Kami Ditinggalkan Sendirian!
Presiden Mahmoud Abbas:...
Presiden Mahmoud Abbas: Pilpres Palestina Digelar Awal 2027
AS dan Iran Sepakat...
AS dan Iran Sepakat Damai, Netanyahu Jadi Sasaran Kemarahan Warga Israel
Rekomendasi
Zionis Israel Ratapi...
Zionis Israel Ratapi Kesepakatan Damai AS-Iran: Kami Ditinggalkan Sendirian!
Gempa Besar Berkekuatan...
Gempa Besar Berkekuatan M6,7 Guncang Palu Sulteng
SPMB Banten 2026 Jenjang...
SPMB Banten 2026 Jenjang SMK Dibuka Hari Ini, Berikut Cara Daftarnya
Berita Terkini
Komputer Kuantum Optik...
Komputer Kuantum Optik Bakal Jadi Kebutuhan Energi AI
Meta Akui Kesalahan...
Meta Akui Kesalahan dalam Restrukturisasi AI
Mau Traveling Keluarga...
Mau Traveling Keluarga Lebih Menyenangkan? Ikuti 5 Tips ala Tika Nurjanah
Beda Jauh dengan GPS,...
Beda Jauh dengan GPS, Kenapa AirTag dan Smart Tag Sering Telat Update Lokasi?
Di Balik Pemblokiran...
Di Balik Pemblokiran AI Tercanggih Anthropic Fable 5: Berantem dengan Pemerintah AS
Ridho Sadewo Bongkar...
Ridho Sadewo Bongkar 7 Strategi Free Fire yang Bikin Peluang Booyah Lebih Besar
Infografis
3 Taktik Cerdas Iran...
3 Taktik Cerdas Iran untuk Kalahkan AS-Israel, Salah Satunya Perang Ala Vietnam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved