Keras, Aksi Boikot TikTok di Arab Saudi 

Selasa, 05 Desember 2023 - 20:00 WIB
loading...
Keras, Aksi Boikot TikTok...
Banyak pengguna beralih ke platform media sosial alternatif untuk menentang pembatasan konten pro-Saudi yang diduga dilakukan oleh TikTok. (Foto: AP)
A A A
JAKARTA - Aksi boikot TikTok di Arab Saudi mencuat sejak penyebaran kampanye bahwa aplikasi asal China tersebut secara tidak adil menyensor dan melarang akun yang menyatakan pandangan positif tentang Kerajaan.

Momentum di balik boikot ini terus tumbuh seiring kekhawatiran terhadap dugaan manipulasi algoritma dan perlakuan yang bias oleh TikTok yang terus memicu kemarahan di antara pengguna di kawasan Arab Saudi.

Banyak pengguna beralih ke platform media sosial alternatif untuk menentang pembatasan konten pro-Saudi yang diduga dilakukan oleh TikTok, dengan tagar populer #BoycottTikTok disertai dengan posting yang mendesak warga Saudi untuk menghapus aplikasi tersebut.

Salah satu pengguna, @ayedarini, mendesak orang lain untuk memboikot aplikasi ini, mengklaim bahwa platform tersebut terlibat dalam perang melawan orang Arab Saudi. "Jelas platform ini menargetkan akun-akun Saudi dan mempromosikan segala hal yang bertentangan dengan mereka dan negara mereka. Memboikotnya telah menjadi kewajiban bagi setiap warga Saudi," kata @ayedarini dikutip dari Arabnews, Selasa (5/12/2023).

Baca Juga: TikTok Tembus 2 Miliar Unduhan

Posting terbaru oleh @X_Tiktok_, profil khusus yang mendukung larangan platform tersebut, menyatakan ketidaksetujuan yang kuat terhadap perilaku "tidak dapat diterima" dan "abusif" TikTok. "TikTok masih terus menunjukkan biasnya dengan kebijakan yang melanggar terhadap posting pengguna Saudi, terutama tentang video nasional," kata @X_Tiktok_.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mengancam Bumi, China...
Mengancam Bumi, China Siap Pindahkan Asteroid 2015 XF261
OnePlus Tersingkir dari...
OnePlus Tersingkir dari AS, Apple dan Samsung Untung Besar
Eropa Siap Masuk Arena...
Eropa Siap Masuk Arena Pertempuran Robot AI China dan AS
TikTok Bukan Lagi Aplikasi...
TikTok Bukan Lagi Aplikasi Video: Evolusi Menjadi Super App yang Mengancam Google, Amazon, hingga Bank
China Kenalkan Senjata...
China Kenalkan Senjata Laser Genggam Lijian untuk Jatuhkan Drone
Mau Traveling Keluarga...
Mau Traveling Keluarga Lebih Menyenangkan? Ikuti 5 Tips ala Tika Nurjanah
Ancaman Blokade Laut...
Ancaman Blokade Laut Merah, Asia Nego Arab Saudi Alihkan Rute Tanker Minyak ke Afrika
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
Laut Merah Memanas,...
Laut Merah Memanas, Houthi Yaman Serang 2 Kapal Tanker Minyak Arab Saudi
Rekomendasi
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Rudy Poa Kembali Kibarkan...
Rudy Poa Kembali Kibarkan Merah Putih di Asia Cross Country Rally 2026, Delapan Kali Tampil Membela Indonesia
Kemitraan untuk Meningkatkan...
Kemitraan untuk Meningkatkan Kualitas Layanan buat Nasabah
Berita Terkini
Akankah iPhone 20 Pro...
Akankah iPhone 20 Pro Max Memiliki Layar Terbesar dalam Sejarah?
Meta Kembangkan Aplikasi...
Meta Kembangkan Aplikasi Prediksi Pasar Mirip Polymarket
Samsung Bentuk Divisi...
Samsung Bentuk Divisi Robotika Khusus Mempercepat Strategi AI
Mengancam Bumi, China...
Mengancam Bumi, China Siap Pindahkan Asteroid 2015 XF261
Cara Hapus Objek Mengganggu...
Cara Hapus Objek Mengganggu di Foto dengan Galaxy S26 Series
Teknologi Deteksi Deepfake...
Teknologi Deteksi Deepfake Nvidia Mencapai Akurasi 94%
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved