Sam Altman Tak Menampik Keberadaan Sistem AI Kiamat

Minggu, 03 Desember 2023 - 22:38 WIB
loading...
Sam Altman Tak Menampik...
Sam Altman percaya dengan teori bahwa dirinya dipecat dari OpenAI karena sistem AI baru yang sangat kuat dan rahasia yang dia bantu kembangkan. Foto/The Verge
A A A
SAN FRANSISCO - Sam Altman percaya dengan teori bahwa dirinya dipecat dari OpenAI karena sistem AI baru yang sangat kuat dan rahasia yang dia bantu kembangkan. Dia tampak mengakui keberadaan sistem AI kiamat rahasia yang bisa menjadi lompatan menuju kecerdasan umum buatan ( artificial general intelligence /AGI).

Sam Altman dalam wawancara akhir pekan ini dengan The Verge tak menampik adanya program rahasia yang menurut beberapa karyawan menjadi penyebab pemecatan dirinya. Sebaliknya, dia menyebut pengungkapan Q* (baca Q star) sebagai kebocoran yang disayangkan.

“Tidak ada komentar khusus mengenai kebocoran yang disayangkan itu. Kami memperkirakan kemajuan teknologi ini akan terus pesat dan kami terus bekerja keras mencari cara untuk menjadikannya aman dan bermanfaat,” katanya dikutip SINDOnews dari laman Daily Mail, Minggu (3/12/2023).

Baca juga; Sumber Kekayaan Sam Altman, Sosok Pendiri ChatGPT

Saat dihadapkan pada pertanyaan tentang Q* dalam wawancara dengan The Verge, dia sempat menyangkal keberadaan program tersebut. Namun, kenyataan yang terjadi sebaliknya, dia sepertinya membenarkannya

Masyarakat mengetahui keberadaan Q* dalam berita Reuters baru-baru ini, yang juga menyampaikan beberapa kekhawatiran yang disampaikan dalam surat peringatan karyawan kepada dewan. Reuters melaporkan bahwa Q* adalah bagian dari alasan Altman dipecat dari OpenAI, karena kemampuan sistem baru yang canggih.
Sam Altman Tak Menampik Keberadaan Sistem AI Kiamat


Sumber mengatakan Q* sudah unggul dalam ujian matematika, sedangkan versi terakhir ChatGPT, GPT-4, masih kesulitan dalam ujian sekolah menengah. GPT-4 diluncurkan pada bulan Maret, memberikan waktu untuk berkembang, sementara Q* belum dapat dikonfirmasi.

Sumber juga mengklaim Q* dapat menggunakan metode non-linier seperti Tree-of-Thoughts, Monte-Carlo Tree Search (MCTS), Process-Supervised Reward Models (PRMs), dan algoritma pembelajaran. Namun, staf OpenAI diyakini percaya bahwa Q* dapat menjadi terobosan yang memungkinkan pengembangan AGI.

Baca juga; Terungkap, Pemecatan Sam Altman Terkait Proyek AI yang Mengancam Umat Manusia

OpenAI mendefinisikan AGI sebagai sistem AI yang umumnya lebih pintar dari manusia. Orang-orang yang bekerja di bidang AI telah memperingatkan bahwa begitu ilmuwan komputer mencapai kecerdasan umum buatan (AGI), kecerdasan tersebut mungkin menjadi lebih kuat daripada yang dapat ditandingi manusia.

Bahkan AGI dapat memandang manusia sebagai ancaman yang harus dihilangkan, dengan menggunakan infrastruktur internet dan komputer untuk melaksanakan rencana hari kiamat. Ketakutan tersebut sejalan dengan prediksi para ahli bahwa suatu hari AI akan mencapai titik yang dikenal sebagai singularitas.

Singularitas merupakan kondisi ketika teknologi menjadi lebih kuat dan cerdas dibandingkan kemampuan manusia untuk bersaing, sehingga mengubah arah evolusi manusia. Mantan insinyur Google Ray Kurzweil pernah meramalkan bahwa singularitas akan terjadi pada tahun 2045.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
OpenAI Luncurkan Fitur...
OpenAI Luncurkan Fitur Penguncian Perlindungan Data untuk ChatGPT
Ilmuwan Pastikan AI...
Ilmuwan Pastikan AI Belum Bisa Kalahkan Teori Soal Iklim
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, AI Dilibatkan Langsung dalam Operasi Medis
Kehilangan Kendali,...
Kehilangan Kendali, Anthropic Usulkan Hentikan Sementara Pengembangan AI
Mengapa Indonesia Mendadak...
Mengapa Indonesia Mendadak Jadi Kiblat Baru ChatGPT Images 2.0?
ChatGPT Jadi Aplikasi...
ChatGPT Jadi Aplikasi Tercepat Mencapai 1 Miliar Pengguna di Seluruh Dunia
Luhut: Bansos ke Depan...
Luhut: Bansos ke Depan Tak Lagi Barang, Diberi Cash Transfer Rp5,4 Juta per Orang
Pesantren dan AI, Cucun...
Pesantren dan AI, Cucun Tekankan Pentingnya Etika serta Nilai Keagamaan dalam Teknologi
Penggunaan AI Melesat...
Penggunaan AI Melesat Sebabkan Harga Mobil Naik Signifikan
Rekomendasi
Veloz Hybrid EV Keliling...
Veloz Hybrid EV Keliling Sulawesi 40 Hari Nonstop, Untuk Apa?
Konstruksi Perkara Suap...
Konstruksi Perkara Suap Bupati Muara Enim, KPK: Ada Uang Rp500 Juta untuk Jaga Hubungan Baik
Gunung Semeru Erupsi,...
Gunung Semeru Erupsi, Tinggi Kolom Abu Capai 1.200 Meter di Atas Puncak
Berita Terkini
4 Teknologi Mutakhir...
4 Teknologi Mutakhir di Piala Dunia 2026, Pesepak Bola Akan Jadi Avatar
OpenAI Luncurkan Fitur...
OpenAI Luncurkan Fitur Penguncian Perlindungan Data untuk ChatGPT
Rayakan Hari Jadi ke-30,...
Rayakan Hari Jadi ke-30, Lexar Padukan Visi Teknologi AI dan Sinergi Global
Gerhana Matahari Total...
Gerhana Matahari Total Terlama Abad Ini Akan Segera Terjadi
Ilmuwan Pastikan AI...
Ilmuwan Pastikan AI Belum Bisa Kalahkan Teori Soal Iklim
Mantap! Telkom Bagikan...
Mantap! Telkom Bagikan Dividen Saham Rp21,9 Triliun dari Hasil Buku 2025
Infografis
10 Pesawat Tempur Paling...
10 Pesawat Tempur Paling Laku di Pasaran, Juaranya Tak Terduga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved