Keunggulan Senapan M110 SASS, Andalan Sniper dalam Perang Ukraina Vs Rusia

Sabtu, 02 Desember 2023 - 17:47 WIB
loading...
A A A
Kacamata penglihatan malam GPNVG juga dilengkapi penguat cahaya fosfor putih, yang tidak menghasilkan cahaya hijau. Dengan berat 27 ons, kacamata ini ditenagai empat baterai CR123A, cukup untuk sekitar 30 jam operasi. Kacamata ini dibanderol USD40,000.

Baca Juga: 4 Senjata Ukraina Paling Canggih untuk Melawan Rusia

Senapan M110 SASS


Para sniper Ukraina sangat mengandalkan senapan M110 SASS yang disuplai oleh Amerika Serikat. Diperkenalkan pada 2008, desain senapan ini terinspirasi oleh SR-25. Senapan Runduk Semi Otomatis M110 (SASS) dirancang oleh Knights Armament Company (KAC). Lantaran lebih canggih dan andal di medan tempur senapan ini mulai menggantikan versi modifikasi senapan M14 dan M24.

M110 SASS didasarkan pada keluarga senjata AR-10, berkaliber 7.62x51 mm NATO (.308 Winchester), terkenal karena akurasi sekitar 1 MOA. MOA digunakan untuk menilai akurasi senapan dengan mengukur jarak maksimum antara dampak peluru. Sebagai contoh, pada jarak 328 yard, M110 SASS dapat mengenai target berdiameter 3,5 inci secara berulang.

Semua fitur ini dikemas dalam desain yang beratnya kurang dari 15 pound, termasuk bidikan optik dan panjang laras 20 inci. Namun, seiring berjalannya waktu, dimensi senapan ini, sedikit lebih dari satu yard tanpa pelindung suara, mendapat kritik. Ini menyebabkan pengumuman program Compact Semi-Automatic Sniper System (CSASS) pada tahun 2012, untuk menemukan solusi yang lebih baik.

Pada akhirnya, senapan HK G28, yang disebut M110A1, menggantikan beberapa model M110 SASS yang lebih lama pada tahun 2016. Kemungkinan besar unit-unit yang digantikan ini dikirim ke Ukraina. M110 SASS menawarkan kemampuan superior dibandingkan dengan senapan M14, FN FAL, SWD, atau senapan HK G3 yang dimodifikasi. Varian sipil dari senapan M110 SASS ini dibanderol USD30.000.
(msf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sukhoi Su-47 Fondasi...
Sukhoi Su-47 Fondasi Teknologi Jet Tempur Generasi Berikutnya
Torpedo Super Poseidon,...
Torpedo Super Poseidon, Senjata Pencegah Nuklir Rusia Picu Ketakutan NATO
Berteknologi Canggih,...
Berteknologi Canggih, Kuba Siap Borong Drone Buatan Rusia dan Iran
Palantir Uji Coba AI...
Palantir Uji Coba AI Tempur di Perang Ukraina, Ini Fungsinya
Bongkar Teknologi Rudal...
Bongkar Teknologi Rudal Siluman Su-57 yang Timbulkan Masalah di Ukraina
Drone Satpam Presiden...
Drone Satpam Presiden Rusia yang Bikin Israel Mikir Nggak Berani Macam-macam
Ciptakan Krisis Energi...
Ciptakan Krisis Energi di Rusia, Drone Ukraina Serang Krimea dan Kilang Minyak Utama
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia, China dan Rusia Bersaing Ketat
Rekomendasi
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
Timnas Indonesia Gagal...
Timnas Indonesia Gagal ke Final Piala AFF U-19 Usai Dikalahkan Australia
AS Rayakan 250 Tahun...
AS Rayakan 250 Tahun Kemerdekaan, Soroti Masa Depan Kemitraan Strategis dengan Indonesia
Berita Terkini
Ini Susunan Direksi...
Ini Susunan Direksi dan Komisaris Terbaru Telkomsel 2026
Kuburan Paus Terbesar...
Kuburan Paus Terbesar dalam Sejarah Ditemukan di dasar Samudra Hindia
SpaceX Siap Luncurkan...
SpaceX Siap Luncurkan Pusat Data AI di Orbit Paling Cepat Tahun 2027
Mengenal Siri AI di...
Mengenal Siri AI di WWDC 2026 dan Apa Saja Fitur Barunya?
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Apa Itu Siri AI Apple...
Apa Itu Siri AI Apple dan Mengapa 1,3 Miliar iPhone Tak Bisa Menjalankannya?
Infografis
Perang Pecah, Ini Perbandingan...
Perang Pecah, Ini Perbandingan Kekuatan Militer Thailand vs Kamboja
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved