Di Bawah Kendali Israel, Elon Musk Operasikan Satelit SpaceX Starlink di Gaza
Kamis, 30 November 2023 - 21:14 WIB
loading...
CEO SpaceX Elon Musk dan Israel kesepakatan menggunakan layanan internet satelit Starlink di Gaza. Foto/isp
A
A
A
YERUSALEM - CEO SpaceX Elon Musk dan Israel kesepakatan menggunakan layanan internet satelit Starlink di Gaza. Konstelasi satelit komunikasi Starlink dapat digunakan di Gaza di bawah kendali pemerintah zionis Israel.
Kesepakatan ini dicapai Elon Musk saat bertemu dengan Presiden Israel Isaac Herzog dan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu pada Senin 27 November 2023 saat kunjungan ke kibbutz Kfar Azza. Belum ditentukan apakah hal ini berlaku berdasarkan kasus per kasus atau menyeluruh diberikan dalam keadaan tertentu.
“Unit satelit Starlink hanya dapat dioperasikan di Israel dengan persetujuan Kementerian Komunikasi Israel, termasuk Jalur Gaza,” kata Menteri Komunikasi Israel Shlomo Karhi dikutip SINDOnews dari laman Space, Kamis (30/11/2023).
Baca juga; Iran Blokir Internet, Elon Musk Siap Kirim Starlink
Layanan internet satelit Starlink telah digunakan untuk membantu upaya kemanusiaan di Ukraina setelah terlibat konflik dengan Rusia. Kemudian dioperasikan di Tonga setelah letusan gunung berapi yang mengganggu layanan komunikasi pada 20 Desember 2021.
Kesepakatan ini dicapai Elon Musk saat bertemu dengan Presiden Israel Isaac Herzog dan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu pada Senin 27 November 2023 saat kunjungan ke kibbutz Kfar Azza. Belum ditentukan apakah hal ini berlaku berdasarkan kasus per kasus atau menyeluruh diberikan dalam keadaan tertentu.
“Unit satelit Starlink hanya dapat dioperasikan di Israel dengan persetujuan Kementerian Komunikasi Israel, termasuk Jalur Gaza,” kata Menteri Komunikasi Israel Shlomo Karhi dikutip SINDOnews dari laman Space, Kamis (30/11/2023).
Baca juga; Iran Blokir Internet, Elon Musk Siap Kirim Starlink
Layanan internet satelit Starlink telah digunakan untuk membantu upaya kemanusiaan di Ukraina setelah terlibat konflik dengan Rusia. Kemudian dioperasikan di Tonga setelah letusan gunung berapi yang mengganggu layanan komunikasi pada 20 Desember 2021.
Lihat Juga :