Inovasi Teknologi di Bidang Pangan Jadi Fokus Ganjar-Mahfud, Apa Rinciannya?

Sabtu, 25 November 2023 - 10:45 WIB
loading...
Inovasi Teknologi di...
Executive Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo bersama Calon Presiden Ganjar Pranowo meghadiri Malam Puncak HUT MNC Group ke-34. Foto: Sindonews/Aziz Indra
A A A
JAKARTA - Pasangan Capres-Cawapres Nomor Urut 3, Ganjar-Mahfud mengutamakan inovasi teknologi di bidang pangan sebagai bagian dari visi-misinya dalam jangka 5 tahun ke depan apabila terpilih di Pilpres 2024.

Dalam visi Menuju Indonesia Unggul, Gerak Cepat Gerak Cepat Mewujudkan Negara Maritim yang Adil dan Lestari , pasangan tersebut memiliki beberapa misi untuk mewujudkan kedaulatan pangan.

Kedaulatan pangan telah menjadi fokus utama bagi pasangan Ganjar Pranowo dan Mahfud MD, yang merupakan indikasi dari kebijakan yang mereka prioritaskan dalam rangka menghadapi tantangan dan memajukan sektor pertanian di Indonesia. Ganjar Pranowo, dengan pengalaman kepemimpinannya di Jawa Tengah, telah menunjukkan komitmen dalam meningkatkan kesejahteraan petani dan menjadikan pertanian sebagai salah satu pilar ekonomi yang kuat.

Namun di samping itu semua, inovasi teknologi pertanian maupun pangan tersebut harus dikembangkan. Ganjar pun beberapa kesempatan yang lalu pernah menekankan perlu adanya perjodohan dan kecermatan antara teknologi ini dengan kebutuhan Indonesia untuk memenuhi pangannya.

"Oh ini banyak inovasinya, masing-masing daerah menampilkan, yang modern tadi ada yang buat drone. Mulai banyak, tinggal dia harus bertemu dengan industri agar modernisasi dan mekanismenya berjalan, wajib itu," ungkap Ganjar Pranowo dikutip dari salah satu media nasional pada Jumat, (24/11/2023).

Hal ini juga didukung oleh Juru Bicara TPN Ganjar-Mahfud, Cak Nanto yang menyebutkan bahwa inovasi teknologi atau riset harus disesuaikan dengan kebutuhan lokal, yang salah satunya adalah kedaulatan pangan.

"Perlu ada penguatan agar setiap program pemerintah sesuai keahlian masyarakatnya. Kami merasa ini penting untuk keberlangsungan program, bukan hanya serapan (anggaran)," ujar Cak Nanto.

Kembali lagi dengan Inovasi Teknologi di Bidang Pangan, kira-kira apa saja fokusnya? Berikut ini kami rincikan isi rencana Ganjar-Mahfud di bidang inovasi teknologi pangan bagi para pembaca yang disadur dari Buku Penjelasan Visi-Misi Ganjar-Mahfud.

Misi Ganjar-Mahfud dalam Memajukan Inovasi Teknologi di Bidang Pangan

1. R&I mendukung peningkatan produksi dan produktivitas pangan pokok (staple food) dalam negeri, dengan dukungan ketersediaan air yang memadai, sehingga berlimpah dan tidak bersandar pada impor, yang terdiversifikasi produksinya (tidak hanya padi, tapi jagung, sagu, ubi, dan lain-lain) dan terdiversifikasi pula konsumsinya, termasuk inovasi kuliner.

2. R&I berdikari terkait pangan pokok diperluas ke kategori 12 bahan pokok dan strategis: (1) beras, (2) jagung, (3) bawang merah, (4) bawang putih, (5) cabe, keriting (6) cabe rawit, (7) gula pasir (8), minyak goreng (9), kedelai, serta pangan hewani, yaitu (10) telur ayam, (11) daging ayam, dan (12) daging sapi.

Baca Juga: Abdul Khalik: Kader Perindo Bandung Rapatkan Barisan Menangkan Ganjar-Mahfud

3. Peningkatan produksi dan produktivitas pangan bukan pokok dan strategis melalui R&I berdikari, seperti: Jenis buah-buahan dan sayur-mayur di subsektor hortikultura; (2) Jenis produk hewani seperti telur, daging, susu, dan madu di subsector peternakan; (iii) Pangan hasil perkebunan seperti kelapa sawit, kelapa, dan coklat di sektor perkebunan; (iv) Pangan dari hutan seperti madu hutan di subsektor kehutanan; (v) Jenis makanan dari subsektor perikanan (darat dan laut; tangkap dan budidaya) seperti ikan, udang, kepiting, rajungan, dan lainnya.

Demikian beberapa misi Ganjar-Mahfud dalam memajukan inovasi teknologi di bidang pangan. Semoga bisa bermanfaat bagiparapembaca.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Cyberity Temukan Server...
Cyberity Temukan Server Cloud yang Dipakai Sirekap Berada di China dan Singapura
Aplikasi Sirekap Sangat...
Aplikasi Sirekap Sangat Buruk, Ini Analisa Pakar IT
Awasi Suara Pemilu 2024...
Awasi Suara Pemilu 2024 Mulai dari TPS hingga KPU Pakai 2 Website Ini
Cara Melapor Kecurangan...
Cara Melapor Kecurangan Pemilu 2024 Lewat HP, Begini Tahapannya
Tampilkan Hasil Pemilu...
Tampilkan Hasil Pemilu 2024, KPU Andalkan Aplikasi Sirekap
Tampilkan Kotak Suara,...
Tampilkan Kotak Suara, Google Doodle Ikut Ramaikan Pemilu 2024
KPU Tepis Tudingan Roy...
KPU Tepis Tudingan Roy Suryo Selundupkan Aturan Soal Ijazah untuk Loloskan Gibran
Minta Relawan Tak Terpancing...
Minta Relawan Tak Terpancing Isu Negatif, Gibran: Saya Sendiri Saja Tidak Pernah Menanggapi
Jelang Setahun Pemerintahan...
Jelang Setahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Wapres Temui Relawan Pendukung
Rekomendasi
Selat Hormuz Sempat...
Selat Hormuz Sempat Lumpuh, Raja-raja Minyak Arab Garap Proyek Pipa Raksasa
Di Rakernas APEKSI,...
Di Rakernas APEKSI, Menko AHY: Wali Kota Adalah Duta Terbaik untuk Tarik Investasi dan Layani Rakyat Perkotaan
KPK Tahan Tersangka...
KPK Tahan Tersangka Kasus Suap Audit BPK di Muara Enim
Berita Terkini
Meta Bantah Tuduhan...
Meta Bantah Tuduhan Medsosnya Menyebabkan Anak-anak Kecanduan
AS Menguji Pertempuran...
AS Menguji Pertempuran Udara Jarak Jauh dengan Dukungan AI F-16
AI for Life: Ketika...
AI for Life: Ketika Kampus Mulai Bicara Etika, Bukan Sekadar Teknologi
Bot Judi Online Kini...
Bot Judi Online Kini Lebih Canggih: Deteksi Konten Viral, Langsung Banjiri Ribuan Komentar
Top Up Game di VCGamers...
Top Up Game di VCGamers Dijamin Murah, Aman dan Cepat
Ilmuwan Temukan Antivirus...
Ilmuwan Temukan Antivirus untuk Manusia di Dasar Laut
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved