Terungkap, Pemecatan Sam Altman Terkait Proyek AI yang Mengancam Umat Manusia

Jum'at, 24 November 2023 - 10:54 WIB
loading...
Terungkap, Pemecatan...
Pemecatan Sam Altman sebagai CEO OpenAI yang dilakukan karena alasan dia mengembangkan artificial intelligence (AI) yang dapat mengancam umat manusia.Foto/Finshot
A A A
NEW YORK - Pemecatan Sam Altman sebagai CEO OpenAI yang dilakukan oleh dewan direksi ternyata bukan tanpa alasan. Menurut sumber rahasia, pemecatan dilakukan karena Sam Altman diduga mengembangkan artificial intelligence (AI) yang dapat mengancam umat manusia.

Beberapa staf peneliti yang kurang setuju dengan apa yang dilakukan Altman dilaporkan mengirim surat kepada dewan direksi perusahaan agar segera bertindak. Dari surat laporan tersebut, dikutip dari Reuters, Jumat (24/11/2023), berujung pada pemecatan Altman.

Dewan direksi rupanya khawatir atas kemajuan dari AI tersebut sebelum memahami konsekuensinya. Sampai saat ini sumber rahasia tidak mau menanggapi komentar meskipun telanjur membocorkan masalah itu dan openAI sendiri menolak berkomentar.

Baca juga; Pendiri ChatGPT Sam Altman Ingin Agar AI Diregulasi, Kenapa?

Namun dari laporan sebelumnya disebut bahwa proyek yang sedang digenjot Altman disebut Q* (dibaca Q-Star). Teknologi ini digadang-gadang bisa menjadi terobosan dalam pencarian startup untuk apa yang dikenal sebagai kecerdasan umum buatan (AGI).

OpenAI mendefinisikan AGI sebagai sistem otonom yang melampaui manusia dalam sebagian besar tugas yang bernilai ekonomi. Mengingat sumber daya komputasi yang besar, model baru ini mampu memecahkan masalah matematika.

Meskipun hanya mengerjakan matematika pada tingkat siswa sekolah dasar, keberhasilan dalam tes tersebut membuat para peneliti sangat optimistis tentang kesuksesan Q* di masa depan. Terlebih para peneliti menganggap matematika sebagai garda depan pengembangan AI generatif.

Saat ini, AI generatif pandai menulis dan menerjemahkan bahasa dengan memprediksi kata berikutnya secara statistik, dan jawaban atas pertanyaan yang sama bisa sangat bervariasi. Dengan menguasai matematika, AI akan memiliki penalaran yang lebih besar.

Baca juga; 5 Hari Dipecat, Sam Altman Kembali Jabat CEO OpenAI

Berbeda dengan kalkulator yang dapat menyelesaikan sejumlah operasi terbatas, AGI dapat menggeneralisasi, mempelajari, dan memahami. Saking pintarnya, para peneliti bahkan menandai kehebatan dan potensi bahaya AI.

Untuk diketahui, telah lama terjadi diskusi di kalangan ilmuwan komputer tentang bahaya yang ditimbulkan oleh mesin yang sangat cerdas. Mereka dikhawatirkan bisa membawa kehancuran umat manusia di masa depan.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Komputer Kuantum Optik...
Komputer Kuantum Optik Bakal Jadi Kebutuhan Energi AI
Untuk Pertama Kalinya...
Untuk Pertama Kalinya dalam Sejarah, Vaksin Buatan AI Diuji pada Manusia
Eropa Wajibkan Pelabelan...
Eropa Wajibkan Pelabelan Konten yang Dihasilkan AI
Kecerdasan Buatan Sedang...
Kecerdasan Buatan Sedang Mengubah Lanskap Keamanan Siber
Anthropic AI Claude...
Anthropic AI Claude Hasilkan Lebih dari 80 Persen Kode Baru
OpenAI Luncurkan Fitur...
OpenAI Luncurkan Fitur Penguncian Perlindungan Data untuk ChatGPT
UBM Luncurkan AI Tutor...
UBM Luncurkan AI Tutor Terintegrasi dengan Kurikulum OBE Pertama di Indonesia
AI Juru Selamat atau...
AI Juru Selamat atau Kepunahan Pekerja Industri Kreatif?
Luhut: Bansos ke Depan...
Luhut: Bansos ke Depan Tak Lagi Barang, Diberi Cash Transfer Rp5,4 Juta per Orang
Rekomendasi
Tahun Baru Islam 1448...
Tahun Baru Islam 1448 H Jadi Momentum Kebangkitan Umat Islam Hadapi Tantangan Global
Guntur Romli Tepis Tuduhan...
Guntur Romli Tepis Tuduhan BEM Bersatu: Kegilaan Logika Cocokologi yang Dipaksakan
Aliansi BEM Bersatu...
Aliansi BEM Bersatu Endus Dugaan Keterlibatan Politikus PDIP dalam Aksi Tolak MBG
Berita Terkini
NASA Temukan Planet...
NASA Temukan Planet Raksasa dengan Suhu seperti di Bumi dan Dipenuhi Gas Metana
Mengapa iPhone 11 Masih...
Mengapa iPhone 11 Masih Didukung iOS 27? Ini Jawabannya
Berpengalaman di Perang...
Berpengalaman di Perang Ukraina, Sky-Watch Luncurkan Drone Jarak Jauh RQ-70 Dainn
Pembaruan Windows 11...
Pembaruan Windows 11 Menyebabkan Serangkaian Bug Serius
Padukan Semangat Sepak...
Padukan Semangat Sepak Bola dan Teknologi, Lexar Rilis Seri Penyimpanan Resmi AFA Berdesain Ikonik Nomor 10
Komputer Kuantum Optik...
Komputer Kuantum Optik Bakal Jadi Kebutuhan Energi AI
Infografis
10 Kota Israel Dihuni...
10 Kota Israel Dihuni Banyak Umat Islam, Ada yang 99% Muslim
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved