Sesat, YouTube Musnahkan 2.500 Saluran Berbahasa China

Jum'at, 07 Agustus 2020 - 12:32 WIB
loading...
A A A
Meskipun ini adalah langkah yang tidak terduga, dapat dimengerti mengingat ketegangan antara Beijing dan Washington meningkat setiap hari. Bahkan Presiden Donald Trump mengancam akan memblokir TikTok di AS jika tidak mematuhi persyaratan pemerintah.

Pascavirus Corona, Cina telah menghadapi banyak tuduhan tentang menjadi negara yang tidak layak dipercaya karena menyembunyikan banyak informasi mengenai pandemik. Selain itu, ketegangan baru-baru ini antara India dan China di perbatasan menyebabkan larangan TikTok dan 59 aplikasi lainnya pada bulan Juni diikuti oleh 47 aplikasi dengan asumsi pencurian data dan alasan keamanan.

Beijing, di sisi lain, terus-menerus membela diri dengan mengatakan tidak menyebarkan disinformasi apa pun. Berita palsu telah menjadi perhatian besar bahkan untuk negara-negara maju seperti AS. Sejak 2016, pemangku kepentingan dan perusahaan telah berusaha semaksimal mungkin untuk menghindari situasi serupa sejak saat itu.

Konon, Google dan Facebook dilaporkan telah mengeluarkan banyak pembaruan untuk memerangi propaganda politik online. Mereka juga bekerja dalam hubungan dengan negara-negara seperti Iran dan Rusia dan mencoba untuk tidak membuka pintu yang salah lagi.
(iqb)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dari Bangkrut Saat Krisis...
Dari Bangkrut Saat Krisis 2008, MrBeast Kini Pimpin 1.000 Karyawan dan 500 Juta Pengikut
Fitur Pengatur Waktu...
Fitur Pengatur Waktu Baru YouTube Bantu Mengurangi Kecanduan Shorts
Peringatan Keras Komdigi:...
Peringatan Keras Komdigi: Meta Menyerah pada PP TUNAS, Komdigi Siapkan Algojo untuk Google
Piala Dunia 2026 Akan...
Piala Dunia 2026 Akan Disiarkan secara Gratis di YouTube
Iran Siap Serang Google,...
Iran Siap Serang Google, YouTube, dan Microsoft
YouTube Kehilangan Sumber...
YouTube Kehilangan Sumber Penghidupannya karena Iklan 5 Detik
Denny Sumargo Klarifikasi...
Denny Sumargo Klarifikasi Rumor Selingkuh, Tegaskan Momen di CCTV Hanya Syuting
Menkomdigi Meutya Hafid:...
Menkomdigi Meutya Hafid: 4,7 Juta Akun Anak di TikTok dan YouTube Dinonaktifkan
Diam-diam Jadi Pengusaha,...
Diam-diam Jadi Pengusaha, Anneth Delliecia Ternyata Punya Brand Kuku Sendiri?
Rekomendasi
Kritik Zlatan Ibrahimovic:...
Kritik Zlatan Ibrahimovic: Ego Tinggi Ronaldo Sulitkan Portugal di Piala Dunia 2026
Profil Irjen Pol Ruddi...
Profil Irjen Pol Ruddi Setiawan, Lulusan Akpol 1996 yang Kini Menjadi Kapolda Aceh
Kementan Dukung Pengembangan...
Kementan Dukung Pengembangan 5.000 Indukan Ayam ALOPE UNHAS-1
Berita Terkini
Zuckerberg Mau Saingi...
Zuckerberg Mau Saingi Polymarket: Meta Siapkan Aplikasi Prediksi untuk 100 Juta Pengguna
TikTok Bukan Lagi Aplikasi...
TikTok Bukan Lagi Aplikasi Video: Evolusi Menjadi Super App yang Mengancam Google, Amazon, hingga Bank
Geger Robot Humanoid...
Geger Robot Humanoid Siap Gantikan Buruh Pabrik, Biaya Kerjanya Cuma Rp35 Ribu per Jam!
Modernisasi Infrastruktur...
Modernisasi Infrastruktur TI Kunci Efisiensi dan Ketahanan Bisnis di Era Digital
iPhone 18 Pro Max Kapasitas...
iPhone 18 Pro Max Kapasitas Baterai Diklaim Jauh Melampaui Samsung S26 Ultra
Setelah GTA 6 Dijual...
Setelah GTA 6 Dijual Rp1,4 Juta, Game Lain Ikut-Ikutan Naik!
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved