Akui Teknologi AI Bisa Musnahkan Manusia, Star-Up Anthropic Diguyur Rp31,8 Triliun oleh Google
Minggu, 29 Oktober 2023 - 07:48 WIB
loading...
A
A
A
CEO dan salah satu pendiri Anthropic, Dario Amodei awal pekan ini mengatakan bahwa AI memiliki peluang 10 hingga 25% untuk menghancurkan umat manusia. Amodei sebelumnya adalah wakil presiden penelitian OpenAI sebelum terjun untuk membangun AI-nya sendiri untuk menghadapi ChatGPT.
![Akui Teknologi AI Bisa Musnahkan Manusia, Star-Up Anthropic Diguyur Rp31,8 Triliun oleh Google]()
“Ada sesuatu yang salah dalam skala peradaban manusia mungkin berkisar antara 10 dan 25%. Itu berarti ada kemungkinan 75 persen hingga 90 persen bahwa teknologi ini dikembangkan dan semuanya berjalan baik-baik saja,” kata Amodei saat podcast teknologi Logan Bartlett Show, dikutip SINDOnews dari laman Daily Mail, Minggu (29/10/2023).
Namun ada juga fakta bahwa Anthropic sempat digugat oleh Universal Music Group dan label rekaman besar lainnya pada 18 Oktober 2023. Gugatan tersebut mengklaim bahwa Anthropic menggunakan alat AI-nya untuk mendistribusikan lirik berhak cipta tanpa kesepakatan lisensi.
Baca juga; Ahli Sebut Robot AI Berpotensi Musnahkan Umat Manusia
“Penyalinan ke penyimpanan untuk digunakan dalam pelatihan AI kemungkinan merupakan kasus pelanggaran yang jelas. Pengadilan akan menjatuhkan hukuman pada perusahaan tersebut untuk menghentikannya,” ujar Jason Peterson, CEO GoDigital Media Group, sebuah perusahaan media dan teknologi yang berfokus pada manajemen hak kekayaan intelektual, mengatakan kepada Axios.

“Ada sesuatu yang salah dalam skala peradaban manusia mungkin berkisar antara 10 dan 25%. Itu berarti ada kemungkinan 75 persen hingga 90 persen bahwa teknologi ini dikembangkan dan semuanya berjalan baik-baik saja,” kata Amodei saat podcast teknologi Logan Bartlett Show, dikutip SINDOnews dari laman Daily Mail, Minggu (29/10/2023).
Namun ada juga fakta bahwa Anthropic sempat digugat oleh Universal Music Group dan label rekaman besar lainnya pada 18 Oktober 2023. Gugatan tersebut mengklaim bahwa Anthropic menggunakan alat AI-nya untuk mendistribusikan lirik berhak cipta tanpa kesepakatan lisensi.
Baca juga; Ahli Sebut Robot AI Berpotensi Musnahkan Umat Manusia
“Penyalinan ke penyimpanan untuk digunakan dalam pelatihan AI kemungkinan merupakan kasus pelanggaran yang jelas. Pengadilan akan menjatuhkan hukuman pada perusahaan tersebut untuk menghentikannya,” ujar Jason Peterson, CEO GoDigital Media Group, sebuah perusahaan media dan teknologi yang berfokus pada manajemen hak kekayaan intelektual, mengatakan kepada Axios.
(wib)
Lihat Juga :