Ketar-ketir Lawan Hamas, Israel Lindungi Tank dengan Iron Dome Mini

Jum'at, 27 Oktober 2023 - 11:28 WIB
loading...
Ketar-ketir Lawan Hamas,...
Trophy APS mengintersep misil anti-tank dan roket sebelum mencapai tank Israel. (Foto: We Are The Mighty)
A A A
JAKARTA - Pengembangan teknologi militer selalu mendorong para perancang senjata untuk membuat lapisan pelindung tank lebih tebal serta membuat amunisi yang lebih mematikan.

Namun pada abad ke-21, dengan hadirnya amunisi sabot dan anti-tank tinggi ledakan, kendaraan lapis baja lebih mengandalkan pelindung reaktif daripada lapisan tebal untuk bertahan di medan pertempuran. Dalam hal ini, Israel memperkenalkan Trophy APS (Sistem Proteksi Aktif), untuk melindungi tank-tanknya lantaran khawatir jadi sasaran empuk Hamas .

Bagaimana Trophy APS Bekerja?


Trophy dikembangkan pada awal tahun 2000-an oleh Rafael Advanced Defense Systems Ltd., salah satu perusahaan yang mengembangkan sistem pertahanan udara Iron Dome terkenal Israel.

Sama seperti Iron Dome mengintersep misil, roket, peluru artileri, dan mortir yang akan menyerang kota-kota Israel sebelum mereka mencapai sasaran, Trophy mengintersep misil anti-tank dan roket sebelum mereka mencapai kendaraan tempurnya.

Baca Juga: Spesifikasi Drone Zouari Hamas, Sukses Porak-porandakan Israel

Sistem ini melacak proyektil yang datang dengan radar dan meluncurkan proyektil yang meledak untuk mengintersep dan menghancurkan proyektil yang datang.

Pada 2007, kontrak produksi pertama untuk Trophy ditandatangani. Tiga tahun kemudian, sertifikasi keamanan sistem ini diberikan dan pengiriman ke Pasukan Pertahanan Israel dimulai. Lebih dari 1.000 sistem Trophy saat ini diterapkan pada semua platform tempur darat IDF termasuk tank pertempuran utama Merkava dan pembawa personel lapis baja Namer.

Hingga tahun 2017, Rafael melaporkan bahwa Trophy telah mengakumulasi lebih dari 50.000 jam penggunaan operasional dengan tingkat keberhasilan 100 persen dalam semua kejadian pertempuran intensitas rendah dan tinggi, termasuk wilayah perkotaan, terbuka, dan berhutan.

Performa Trophy dengan IDF memicu minat dari negara-negara sekutu, termasuk Amerika Serikat. Pada 2017, Redstone Arsenal Angkatan Darat menguji Trophy pada M1 Abrams melawan serangkaian amunisi.

Baca Juga: Kebobolan Roket Hamas, Ini Kelemahan Sistem Rudal Iron Dome Israel

"Saya mencoba membunuh tank Abrams dengan ATGM sebanyak 48 kali dan gagal," kata manajer proyek Kol. Glenn Dean kepada Military.com, "meskipun beberapa di antaranya berkecepatan suara." Pada tahun 2021, 400 sistem dikirim ke Angkatan Darat AS untuk melengkapi tank Abrams.

Pada 2021, militer Jerman menguji dan membeli Trophy untuk tank tempur utama Leopard 2-nya. Menurut Kementerian Pertahanan Israel, lebih dari 90 persen serangan selama uji coba berhasil diintersep. Pada tahun yang sama, Kementerian Pertahanan Inggris mulai menguji Trophy untuk integrasi pada tank tempur utama Challenger 3.
(msf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
Alasan AS Hidupkan Kembali...
Alasan AS Hidupkan Kembali Pesawat Pembom Supersonik B-1B Lancer
Kelemahan MQ-9 Reaper...
Kelemahan MQ-9 Reaper AS oleh Sistem Pertahanan Udara Iran Dibeberkan
Intelijen AS Sebut Iran...
Intelijen AS Sebut Iran Siapkan Drone yang Lebih Canggih dari yang Ada Sekarang
Israel Bangun Pusat...
Israel Bangun Pusat Teknologi Antariksa di Gurun Negev
Apa Itu Front Kedelapan...
Apa Itu Front Kedelapan Israel? Propaganda Digital terhadap Politikus Pro-Palestina
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Pemimpin Oposisi Zionis:...
Pemimpin Oposisi Zionis: Kesepakatan Damai AS-Iran Berarti Tak Satu Pun Tujuan Perang Israel Tercapai
Rekomendasi
Militerisasi Jepang...
Militerisasi Jepang dan Bahaya Radiasi Radio Aktif
IHSG Besok Berpeluang...
IHSG Besok Berpeluang Lanjut Reli ke Level 6.100, Intip Faktor Pendongkraknya
Jadwal Piala Dunia 2026:...
Jadwal Piala Dunia 2026: Jerman vs Curacao, Belanda Ditantang Jepang
Berita Terkini
Huawei, Oppo, vivo,...
Huawei, Oppo, vivo, Xiaomi, dan Honor Dituduh Contek Teknologi iPhone
Untuk Pertama Kalinya...
Untuk Pertama Kalinya dalam Sejarah, Vaksin Buatan AI Diuji pada Manusia
Superkomputer Prediksi...
Superkomputer Prediksi 4 Pesepak Bola yang Bersinar di Piala Dunia 2026
Fenomena Titik Dingin...
Fenomena Titik Dingin Atlantik Utara Terdeteksi, Tanda-tanda Bumi Sekarat Kian Nyata
Eropa Wajibkan Pelabelan...
Eropa Wajibkan Pelabelan Konten yang Dihasilkan AI
Adu Otak Bukan Otot:...
Adu Otak Bukan Otot: Lus Figo dan Ambisi Baru Game Mobile di Indonesia
Infografis
Hamas Rekrut 15.000...
Hamas Rekrut 15.000 Pejuang sejak Dimulainya Perang dengan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved