Cara Kerja Sistem Radio HIMERA G1 Ukraina, Bebas Jamming Rusia

Rabu, 18 Oktober 2023 - 09:00 WIB
loading...
Cara Kerja Sistem Radio...
Sinyal radio HIMERA diklaim tidak dapat diblokir ataupun didekripsi oleh Rusia. (Foto: The Telegraph)
A A A
JAKARTA - Ukraina memiliki radio genggam yang diklaim bebas dari gangguan jamming Rusia, yaitu HIMERA G1. Hal ini memberikan keuntungan bagi pasukan Ukraina di garis depan arena pertempuran.

Dengan enkripsi Advanced Encryption Standard (AES) 256-bit yang kuat, sinyal radio HIMERA tidak dapat diblokir ataupun didekripsi oleh Rusia .

Merujuk laman Euromaidanpress, Rabu (18/10/2023), HIMERA G1 menggunakan teknologi spektrum penyebaran frekuensi atau frequency hopping spread spectrum (FHSS). Teknologi FHSS ini memungkinkan radio untuk terus-menerus berpindah frekuensi, sehingga membuat musuh kesulitan dalam menargetkannya.

Baca Juga: Ukraina Ciptakan Radio Himera, Kebal Pengacak Sinyal Rusia

Ditambah lagi, HIMERA memiliki daya radiasi yang rendah dibandingkan radio pada umumnya. Rendahnya daya radiasi HIMERA akan membuat pasukan musuh kesulitan mendeteksi sinyalnya dengan sistem pengintaian elektronik. Walaupun perangkat pihak musuh menghasilkan daya lebih dari 1 kilowatt, HIMERA tetap tidak bisa diinterferensi karena radio ini memanfaatkan rentang frekuensi yang luas. Namun, lain halnya jika musuh berada di dekatnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sukhoi Su-47 Fondasi...
Sukhoi Su-47 Fondasi Teknologi Jet Tempur Generasi Berikutnya
Torpedo Super Poseidon,...
Torpedo Super Poseidon, Senjata Pencegah Nuklir Rusia Picu Ketakutan NATO
Berteknologi Canggih,...
Berteknologi Canggih, Kuba Siap Borong Drone Buatan Rusia dan Iran
Palantir Uji Coba AI...
Palantir Uji Coba AI Tempur di Perang Ukraina, Ini Fungsinya
Bongkar Teknologi Rudal...
Bongkar Teknologi Rudal Siluman Su-57 yang Timbulkan Masalah di Ukraina
Drone Satpam Presiden...
Drone Satpam Presiden Rusia yang Bikin Israel Mikir Nggak Berani Macam-macam
Zelensky Ditekan untuk...
Zelensky Ditekan untuk Pecat Jenderal Tertinggi Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia
Langka, Kapal Perang...
Langka, Kapal Perang China Latihan Tembak di Dalam ZEE Jepang
Makin Kewalahan, Rusia...
Makin Kewalahan, Rusia Pilih Buru Operator Drone Ukraina
Rekomendasi
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
PLN EPI-eFUELS SEA Jajaki...
PLN EPI-eFUELS SEA Jajaki Pengembangan Rantai Pasok Hidrogen Hijau RI-Singapura
BGN Perkenalkan Deputi-Sestama...
BGN Perkenalkan Deputi-Sestama Baru, Ada Mantan Kapuspenkum Kejagung
Berita Terkini
Bug Windows 11 Terdeteksi...
Bug Windows 11 Terdeteksi Menguras Penyimpanan SSD Pengguna hingga 70GB
Dorong Transformasi...
Dorong Transformasi Berkelanjutan, TelkomGroup Resmi Gelar Culture Festival 2026
Perkuat Gerbang Digital...
Perkuat Gerbang Digital Indonesia, TelkomGroup, NDP, dan BW Digital Hadirkan Sistem Kabel Laut NCC
Israel Kerahkan Senjata...
Israel Kerahkan Senjata Super HYPNOSIS untuk Butakan Semua Target Terbang
Eropa Luncurkan Perisai...
Eropa Luncurkan Perisai Udara yang Bakal Jadi Lawan Tangguh Drone
Bisa 15 Kali Hybrid...
Bisa 15 Kali Hybrid Zoom, Logitech Kenalkan Rally AI Camera
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved