5 Fakta Quasar Merah, Salah Satunya Diperkirakan Menyimpan Tiga Galaksi Baru

Senin, 02 Oktober 2023 - 14:43 WIB
loading...
5 Fakta Quasar Merah,...
Penemuan quasar merah tahun lalu menjadi fenomena alam yang mengejutkan dunia astronomi. Foto/Live Science/ESA/Hubble, N. Bartmann
A A A
JAKARTA - Penemuan quasar merah tahun lalu menjadi fenomena alam yang mengejutkan dunia astronomi . Sebab, kemunculannya akan memperluas wawasan tentang gugusan galaksi di alam semesta.

Pada dasarnya, quasar atau kuasar (quasi-stellar objects) merupakan inti galaksi aktif yang sangat kuat. Objek ini juga memancarkan energi yang besar.

Umumnya suatu quasar akan menghasilkan terang yang lebih tinggi ketimbang Bimasakti. Namun, karena jaraknya yang sangat jauh dari Bumi membuatnya hanya terlihat seperti bintang biasa.

Baca Juga Fenomena Langka, Muncul Quasar Merah yang Lebih Besar dari Matahari

Terdapat sejumlah fakta menarik terkait kemunculan quasar merah ini. Simak ulasannya berikut ini.

5 Fakta Quasar Merah


1. Terlihat Melalui Teleskop James Webb


Dilansir dari Innovation News Network, dengan menggunakan teleskop luar angkasa James Webb milik NASA, para astronom berhasil menemukan quasar merah yang di dalamnya terdapat sekelompok gas besar pada Oktober 2022 lalu.

Baca Juga Ilmuwan Pastikan Asteroid yang Jatuh di Afrika Membawa Debu Hitam Berbahaya

Gambar quasar merah yang berhasil ditangkap oleh teleskop James Webb ini diterbitkan dalam The Astrophysical Journal Letters.

2. Memiliki Jarak 13 Miliar Cahaya dari Bumi


Mengutip dari Live Science, para astronom memperkirakan bahwa jarak quasar merah berdebu itu adalah 13 miliar cahaya dari Bumi. Meskipun objek ini telah ada di semesta alam, namun belum pernah ada manusia yang berhasil mengamatinya secara langsung.

3. Telah Berusia 11,5 Miliar Tahun


Quasar yang dieksplorasi Webb diberi nama SDSS J165202.64+172852.3. Ini diperkirakan telah ada selama sekitar 11,5 miliar tahun.

Baca Juga Ini Temuan Baru NASA di Kapsul Asteroid yang Baru Diboyong ke Bumi

Penelitian sebelumnya telah menunjukkan bahwa quasar ada dalam 700 juta tahun pertama alam semesta, tulis para penulis penelitian. Namun, tidak jelas secara pasti bagaimana objek supermasif ini terbentuk begitu cepat setelah Big Bang.

4. Quasar Merah adalah Fenomena Langka


Menurut Victoria Fawcett dari Universitas Newcastle, yang merupakan penulis studi baru tentang temuan ini menjelaskan bahwa kebanyakan quasar tampak berwarna biru. Hal ini disebabkan karena emisi optik dan ultraviolet dari piringan akresi panas.

Namun, sebagian kecil malah tampak merah. Meski begitu, quasar merah dinilai memiliki pancaran lebih kuat terhadap gelombang radio dari quasar biru.

5. Penemuan Tiga Galaksi Baru


Studi sebelumnya yang dilakukan oleh Teleskop Luar Angkasa Hubble milik NASA, bersama dengan observatorium lainnya, menarik perhatian terhadap aliran kuat quasar merah. Para astronom menduga bahwa galaksi induknya mungkin akan bergabung dengan galaksi lain yang tidak terlihat.

Namun, tim menemukan bahwa data NIRSpec menunjukkan adanya tiga galaksi, bukan hanya satu. Berkat spektrumnya yang luas, pergerakan seluruh material di sekitarnya dapat dipetakan, sehingga menghasilkan kesimpulan bahwa quasar merah adalah bagian dari simpul padat pembentukan galaksi.
(okt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
NASA Temukan Sesuatu...
NASA Temukan Sesuatu yang Misterius saat Perubahan Waktu Siang ke Malam
NASA Temukan Planet...
NASA Temukan Planet Raksasa dengan Suhu seperti di Bumi dan Dipenuhi Gas Metana
SpaceX Siap Luncurkan...
SpaceX Siap Luncurkan Pusat Data AI di Orbit Paling Cepat Tahun 2027
Korea Selatan Kembangkan...
Korea Selatan Kembangkan Teknologi Mesin Metana untuk Roket Luar Angkasa
China Melakukan Penelitian...
China Melakukan Penelitian Reproduksi Manusia di Luar Angkasa
Apakah Kehidupan di...
Apakah Kehidupan di Planet Mirip Bumi K2-18b Memang Ada?
Matahari Tepat di Atas...
Matahari Tepat di Atas Ka’bah pada 27-28 Mei, Kemenag Ajak Cek Arah Kiblat
Kisah Zhafif, Siswa...
Kisah Zhafif, Siswa Kharisma Bangsa Peraih Emas OSN Astronomi dan Bercita Jadi Peneliti
Gerhana Bulan Total...
Gerhana Bulan Total Hari Ini, Catat Waktunya!
Rekomendasi
Kantongi Pendanaan USD11,3...
Kantongi Pendanaan USD11,3 Juta, FLOQ Pacu Integrasi Teknologi Blockchain
8 Bank Bangkrut Sepanjang...
8 Bank Bangkrut Sepanjang Januari-Juni 2026, Ini Daftarnya
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
Berita Terkini
Gandeng SAP, Strategi...
Gandeng SAP, Strategi Digital Geo Dipa Mengelola Potensi Panas Bumi Lebih dari 800 MW
Meta Menemukan Tambang...
Meta Menemukan Tambang Emas Baru
Google dan A24 Berkolaborasi...
Google dan A24 Berkolaborasi Kembangkan Teknologi AI di Industri Film
Tanda-tanda Ponsel Anda...
Tanda-tanda Ponsel Anda sedang Diawasi yang Perlu Diketahui
Ilmuwan Mengembangkan...
Ilmuwan Mengembangkan Jaket Penghasil Air dari Udara Sekitar
Gandeng PT Samafitro,...
Gandeng PT Samafitro, Hytera Perkuat Jaringan Komunikasi Profesional di Indonesia
Infografis
8 Helikopter Serang...
8 Helikopter Serang Tercanggih pada 2025, Salah Satunya Apache
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved