Ilmuwan Klaim Temukan Bukti Keberadaan Alien
Jum'at, 18 April 2025 - 23:25 WIB
loading...
Bukti Keberadaan Alien. FOTO/ DAILY
A
A
A
LONDON - Sekelompok ilmuwan mengklaim telah menemukan bukti terkuat tentang keberadaan kehidupan ekstraterestial, berdasarkan analisis gas yang hanya dapat diproduksi melalui proses biologis.
Penemuan ini diperoleh dari pengamatan planet K2-18 b yang terletak sekitar 124 tahun cahaya dari Bumi.
BACA JUGA - Bukti Kuat NASA Sembunyikan Keberadaan Alien
Planet ini memiliki massa 8,6 kali lebih besar dari Bumi dan 2,6 kali lebih besar, dan berada dalam zona layak huni, wilayah yang memungkinkan keberadaan air dalam bentuk cair.
Sebelumnya, Teleskop Luar Angkasa James Webb (JWST) telah mendeteksi metana dan karbon dioksida di atmosfer planet itu, penemuan pertama molekul berbasis karbon di zona layak huni.
Kini, para ilmuwan melaporkan penemuan dua gas lagi, dimetil sulfida (DMS) dan dimetil disulfida (DMDS), yang hanya diketahui diproduksi oleh organisme hidup, khususnya alga.
"Satu-satunya penjelasan yang sesuai dengan semua data JWST sejauh ini adalah skenario di mana K2-18 b merupakan 'dunia hycean' yang penuh dengan kehidupan," kata astrofisikawan Universitas Cambridge, Profesor Nikku Madhusudhan, penulis utama studi yang diterbitkan dalam Astrophysical Journal Letters.
Penemuan ini diperoleh dari pengamatan planet K2-18 b yang terletak sekitar 124 tahun cahaya dari Bumi.
BACA JUGA - Bukti Kuat NASA Sembunyikan Keberadaan Alien
Planet ini memiliki massa 8,6 kali lebih besar dari Bumi dan 2,6 kali lebih besar, dan berada dalam zona layak huni, wilayah yang memungkinkan keberadaan air dalam bentuk cair.
Sebelumnya, Teleskop Luar Angkasa James Webb (JWST) telah mendeteksi metana dan karbon dioksida di atmosfer planet itu, penemuan pertama molekul berbasis karbon di zona layak huni.
Kini, para ilmuwan melaporkan penemuan dua gas lagi, dimetil sulfida (DMS) dan dimetil disulfida (DMDS), yang hanya diketahui diproduksi oleh organisme hidup, khususnya alga.
"Satu-satunya penjelasan yang sesuai dengan semua data JWST sejauh ini adalah skenario di mana K2-18 b merupakan 'dunia hycean' yang penuh dengan kehidupan," kata astrofisikawan Universitas Cambridge, Profesor Nikku Madhusudhan, penulis utama studi yang diterbitkan dalam Astrophysical Journal Letters.
Lihat Juga :