Artifak di Ukraina Mengubah Sejarah Bahasa Dunia

Sabtu, 30 September 2023 - 16:00 WIB
loading...
Artifak di Ukraina Mengubah...
Tablet bertuliskan Bahasa Het, salah satu bahasa rumpun Indo Eropa. (Foto: Popular Mechanism)
A A A
JAKARTA - Temuan artifak situs arkeologi Bogazkoy Hattusha di Ukraina bakal mengubah sejarah bahasa dunia. Disinyalir ada bahasa baru yang dipakai oleh bangsa Eropa.

Penggalian yang telah dilakukan selama seabad terakhir menuai hasil. Sekira 30.000 tablet ditemukan. Di dalamnya merinci sejarah, tradisi, dan masyarakat Anatolia zaman perunggu.

Situs ini sangat kaya akan sejarah zaman perunggu sehingga menjadi situs warisan dunia UNESCO pada tahun 1986.

Tablet tersebut ditulis dalam bahasa Het, salah satu bahasa rumpun Indo Eropa. Tulisan yang ditemukan di antara karus berbentuk paku ini pun sementara dikelompokkan sepadan bersama bahasa sejenis Luwian, Palaic, dan Hattic.

Baca Juga: Bahasa Kiprok Berasal dari Bahasa Belanda

Menurut para arkeolog dilansir dari beberapa sumber, teks Het ini mengacu kepada idiom dari bahasa Kalasma, yang merupakan sebuah wilayah yang terletak sepanjang tepi barat laut perbatasan Kerajaan Het.

Meskipun para ahli tidak tahu apa yang dituliskan dalam aksara paku ini, mereka dapat memastikan bahwa bahasa tersebut merupakan anggota rumpun bahasa Anatolia Indo Eropa, yang juga mencakup bahasa Luwian, Palaic, dan Het.

Baca Juga: Terdengar Mirip, Inilah Perbedaan Bahasa Ukraina dan Bahasa Rusia

Seperti namanya, yaitu bahasa- bahasa Indo Eropa mencakup banyak negara modern di Eropa dan benua India. Sebagian besar bahasa wilayah ini dapat ditelusuri akarnya kembali ke bahasa aslinya. Para ahli percaya bahwa bahasa Proto Indo Eropa kemungkinan besar berasal dari sekitar laut hitam, di wilayah selatan Ukraina sekarang.

MG/Athaya Ramadhan
(msf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sukhoi Su-47 Fondasi...
Sukhoi Su-47 Fondasi Teknologi Jet Tempur Generasi Berikutnya
Palantir Uji Coba AI...
Palantir Uji Coba AI Tempur di Perang Ukraina, Ini Fungsinya
Era ISS Berakhir, China...
Era ISS Berakhir, China Siap Kuasai Langit dengan Perluas Tiangong
Bongkar Teknologi Rudal...
Bongkar Teknologi Rudal Siluman Su-57 yang Timbulkan Masalah di Ukraina
Dianggap Berbahaya,...
Dianggap Berbahaya, Huawei Dilarang Digunakan di Eropa
ESA Menyelidiki Bola...
ESA Menyelidiki Bola Api Misterius yang Menerangi Langit Eropa
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Meningkat, Perang Hadir di Depan Rumah Warga Rusia
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
Putin: Serangan Rudal...
Putin: Serangan Rudal Hipersonik Oreshnik Rusia terhadap Ukraina Hanya Tes, Belum Skala Penuh
Rekomendasi
Buku Laku Spiritual...
Buku Laku Spiritual Pak Harto, Indonesia, dan Kejawen Diluncurkan, Kupas Cara Soeharto Tunjuk Pembantunya
Hacker Pro-Palestina...
Hacker Pro-Palestina Janji Lancarkan Serangan Siber Paling Dahsyat ke Israel
Silmy Karim Dicopot...
Silmy Karim Dicopot dari Komisaris Telkom usai Tersangka KPK
Berita Terkini
Meta Akui Chatbot AI...
Meta Akui Chatbot AI Menyebabkan Ribuan Akun Instagram Diretas
Hadirkan Panggung Hiburan...
Hadirkan Panggung Hiburan dan Aksi Sosial, Truk SnackVideo 2026 Keliling Berbagai Daerah
BRIN Teliti Rafflesia...
BRIN Teliti Rafflesia Anambas yang Viral, Bunga Langka Jenis Baru?
RTX 5070Ti, OLED, dan...
RTX 5070Ti, OLED, dan Bola Sepak: Laptop Piala Dunia Buatan Lenovo Ini Harganya Rp62 Juta
Helikopter S-300 Tak...
Helikopter S-300 Tak Berawak Jadi Senjata Anti-kapal Selam
X Luncurkan Fitur Reaksi...
X Luncurkan Fitur Reaksi Video untuk Pengguna iOS
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved