Rahasia Ilahi, Misteri di Balik Rasa Asin Belum Terpecahkan

Senin, 18 September 2023 - 09:59 WIB
loading...
Rahasia Ilahi, Misteri...
Lidah manusia mempu mendeteksi lima rasa, yaitu manis, asam, pahit, gurih-umami, dan asin. (Foto: iStock)
A A A
JAKARTA - Lidah manusia mempu mendeteksi lima rasa, yaitu manis, asam, pahit, gurih-umami, dan asin. Namun angka sebenarnya adalah enam, karena manusia mempunyai dua sistem rasa garam berbeda.

Salah satunya mendeteksi kandungan garam rendah sehingga membuat keripik kentang terasa nikmat. Yang lainnya mampu mendeteksi kandungan kadar garam tinggi, membuat makanan yang terlalu asin menjadi tidak enak.

Bagaimana tepatnya indera perasa manusia merasakan kedua jenis rasa asin tersebut adalah misteri. “Masih banyak kesenjangan dalam pengetahuan kita, terutama rasa asin. Selalu ada bagian yang hilang dalam teka-teki,” kata Maik Behrens, peneliti rasa di Institut Leibniz untuk Biologi Sistem Pangan di Freising, Jerman.

Keseimbangan

Persepsi ganda lidah manusia tentang rasa asin membantu menangani dua sisi natrium. Yaitu, elemen yang penting untuk fungsi otot dan saraf tetapi berbahaya jika jumlahnya banyak. Untuk mengontrol kadar garam secara ketat, tubuh mengatur jumlah natrium yang dikeluarkan melalui urine dan mengontrol berapa banyak natrium yang masuk melalui mulut.

“Ini adalah prinsip Goldilocks. Tidak ingin terlalu banyak, tidak ingin terlalu sedikit, kita menginginkan jumlah yang tepat,” kata Stephen Roper, ahli saraf di Fakultas Kedokteran Universitas Miami Miller di Florida.

Baca Juga: Awas! Ikan Asin Bisa Menyebabkan Kanker, Ini Penjelasannya

Jika seekor hewan mengonsumsi terlalu banyak garam, tubuhnya akan mencoba mengimbangi dengan menahan air agar darahnya tidak terlalu asin. Pada banyak orang, volume cairan ekstra tersebut meningkatkan tekanan darah. Kelebihan cairan memberi tekanan pada arteri. Lama kelamaan, hal ini dapat menimbulkan penyakit jantung atau stroke.

Namun sebagian garam diperlukan untuk sistem tubuh, misalnya untuk mengirimkan sinyal listrik yang mendasari pikiran dan sensasi. Konsekuensi dari terlalu sedikit garam termasuk kram otot dan mual. Itulah sebabnya para atlet menenggak Gatorade untuk menggantikan garam yang hilang melalui keringat.

Para ilmuwan yang mencari reseptor rasa garam telah mengetahui tubuh manusia memiliki protein khusus yang bertindak sebagai saluran yang memungkinkan natrium melintasi membran saraf untuk tujuan mengirimkan impuls saraf. Tapi sel-sel di mulut manusia memiliki cara khusus untuk merespons natrium dalam makanan.

Petunjuk penting mengenai mekanisme ini muncul pada tahun 1980an, ketika para ilmuwan bereksperimen dengan obat yang mencegah natrium memasuki sel ginjal.

Obat ini, jika dioleskan pada lidah tikus, akan menghambat kemampuannya mendeteksi rangsangan asin. Sel-sel ginjal ternyata menggunakan molekul yang disebut ENaC untuk menyedot natrium ekstra dari darah dan membantu menjaga kadar garam darah yang tepat. Temuan ini menunjukkan sel pengecap penginderaan garam juga menggunakan ENaC.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bekas Kutukan Berusia...
Bekas Kutukan Berusia 200 Juta Tahun Terlihat di Gurun Amerika
Misteri Cahaya Merah...
Misteri Cahaya Merah di Mata Gunung Kepala Naga Gurun Sinai
Ilmuwan Ungkap Kecanggihan...
Ilmuwan Ungkap Kecanggihan Nan Madol, Kota Hantu di Tengah Samudra Pasifik
Manusia Garam Bukti...
Manusia Garam Bukti Mumi Iran Terjaga Keawetannya secara Alamiah
Misteri Batu Singapura...
Misteri Batu Singapura Berusia 2 Abad, Diduga Bertuliskan Aksara Jawa Kuno
Misterius, Tiap Tahun...
Misterius, Tiap Tahun Kawanan Rusa Berkumpul di Museum Nasional Nara
Siomay hingga Bakso...
Siomay hingga Bakso Ternyata Tinggi Garam, Menkes Ingatkan Risiko Hipertensi
Kurangi Ketergantungan...
Kurangi Ketergantungan Impor, Nindya Karya Bangun Tambak Garam di Rote Ndao
5 Makanan Ini Rawan...
5 Makanan Ini Rawan Terpapar Mikroplastik, Sering Dikonsumsi Sehari-hari
Rekomendasi
Perempuan Indonesia...
Perempuan Indonesia 27 Tahun Jadi Sopir Bus di Jepang: Bagaimana Ia Lolos Seleksi Ketat Tokyu Bus?
Sinopsis, Pemain, dan...
Sinopsis, Pemain, dan Link Nonton Wedding Agreement di VISION+
Sambangi RS IHC Perkebunan...
Sambangi RS IHC Perkebunan Jember Klinik, Komut Pertamina Tekankan Inovasi dan Empati
Berita Terkini
Modernisasi Infrastruktur...
Modernisasi Infrastruktur TI Kunci Efisiensi dan Ketahanan Bisnis di Era Digital
iPhone 18 Pro Max Kapasitas...
iPhone 18 Pro Max Kapasitas Baterai Diklaim Jauh Melampaui Samsung S26 Ultra
Setelah GTA 6 Dijual...
Setelah GTA 6 Dijual Rp1,4 Juta, Game Lain Ikut-Ikutan Naik!
Eropa Kepanasan tapi...
Eropa Kepanasan tapi Tak Mau Pasang AC: Dilema Iklim yang Bunuh 250 Orang dalam Seminggu
Lewat Rural Youth AI...
Lewat Rural Youth AI Facilitator, Telkom Akselerasi Transformasi Digital UMKM di Wilayah 3T
Siapa Verena Siow, Sosok...
Siapa Verena Siow, Sosok Baru di Balik Strategi SAP untuk Asia Pasifik?
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved