Ilmuwan Ungkap Kecanggihan Nan Madol, Kota Hantu di Tengah Samudra Pasifik
Jum'at, 20 September 2024 - 08:00 WIB
loading...
Kota Nan Madol dikenal sebagai Venesia Pasifik dan sering dibandingkan dengan kota Atlantis. Foto/Wionews
A
A
A
JAKARTA - Misteri kota kuno Nan Madol di wilayah terpencil Samudra Pasifik perlahan mulai terpecahkan. Terletak di sebelah timur pulau Mikronesia Pohnpei, kota prasejarah ini terdiri dari hampir 100 pulau batu buatan manusia yang berbentuk geometris.
Survei udara menggunakan laser presisi Light Detection and Ranging (LiDAR) yang baru-baru ini dilakukan telah mengungkap betapa canggihnya kota hantu Nan Madol ketika masih ada dan bagaimana kini tersembunyi di tengah Samudra Pasifik, di pulau Temwen.
Wionews melansir, Jumat (20/9/2024) kota batu megalitik ini selama ini dikenal sebagai Venesia Pasifik dan sering dibandingkan dengan kota Atlantis . Lantaran keunikannya, Nan Madol kini masuk sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO.
Para ilmuwan, dipimpin oleh Yayasan Penelitian dan Manajemen Situs Budaya Baltimore (CSRM), yang menggunakan LiDAR berhasil memetakan jaringan teras irigasi yang pernah memasok air tawar ke seluruh kota Nan Madol dan di dalam dedaunan tropisnya yang lebat di mana lebih banyak reruntuhan tersembunyi.
Baca Juga: Kota Atlantis China Ditemukan Utuh di Dasar Danau
Para arkeolog meyakini Nan Madol adalah kota terkemuka dari tahun 1100 hingga 1628 Masehi dan kemundurannya dimulai dengan jatuhnya raja-raja Saudeleur setempat pada abad ke-17.
Kepala proyek Dr. Douglas Comer mengatakan, konsensus di antara para arkeolog adalah bahwa tidak ada intensifikasi pertanian di Mikronesia melalui sistem lapangan formal.
Survei udara menggunakan laser presisi Light Detection and Ranging (LiDAR) yang baru-baru ini dilakukan telah mengungkap betapa canggihnya kota hantu Nan Madol ketika masih ada dan bagaimana kini tersembunyi di tengah Samudra Pasifik, di pulau Temwen.
Wionews melansir, Jumat (20/9/2024) kota batu megalitik ini selama ini dikenal sebagai Venesia Pasifik dan sering dibandingkan dengan kota Atlantis . Lantaran keunikannya, Nan Madol kini masuk sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO.
Para ilmuwan, dipimpin oleh Yayasan Penelitian dan Manajemen Situs Budaya Baltimore (CSRM), yang menggunakan LiDAR berhasil memetakan jaringan teras irigasi yang pernah memasok air tawar ke seluruh kota Nan Madol dan di dalam dedaunan tropisnya yang lebat di mana lebih banyak reruntuhan tersembunyi.
Baca Juga: Kota Atlantis China Ditemukan Utuh di Dasar Danau
Para arkeolog meyakini Nan Madol adalah kota terkemuka dari tahun 1100 hingga 1628 Masehi dan kemundurannya dimulai dengan jatuhnya raja-raja Saudeleur setempat pada abad ke-17.
Kepala proyek Dr. Douglas Comer mengatakan, konsensus di antara para arkeolog adalah bahwa tidak ada intensifikasi pertanian di Mikronesia melalui sistem lapangan formal.
Lihat Juga :