Transfer Teknologi dari Israel, Pesawat Tempur China J-10 Jadi Setangguh F-16
Selasa, 12 September 2023 - 22:45 WIB
loading...
A
A
A
Hal ini akibat ketidakmampuan untuk memproduksi komponen komposit ringan dalam skala besar. Akibatnya, desain pesawat tempur J-10 diubah dan diperluas untuk mengakomodasi mesin turbofan AL-31F buatan Uni Soviet, sehingga menghasilkan jet berbobot 11,75 ton.
Kemudian pesawat tempur J-10A dan J-10AH diperluas dengan J-10AS atau J-10ASH dengan dua tempat duduk. Dengan konfigurasi dua kursi, pesawat tempur J-10 mencapai kemajuan penting dalam penerbangan dan mampu menampung lebih banyak perangkat elektronik penting lain.
Baca juga; Tiru Pesawat F-16 AS, Jet Tempur J-10 China Pakai Konfigurasi Tulang Belakang Besar
Pada bulan Maret 2009, terungkap rincian pesawat tempur J-10B, versi berikutnya dari J-10. Fitur utamanya adalah mesin Saturn-Lyuika AL-3FN Seri 3 yang menghasilkan daya dorong lebih besar dibandingkan mesin sebelumnya.
Pesawat tempur J-10B dilengkapi teknologi militer canggih termasuk pencarian dan lacak inframerah (IRST), bola pengintai laser, dan kokpit kaca digital dengan tiga layar warna definisi tinggi. Pesawat tempur ini juga memiliki layar yang dipasang di helm dan tampilan head-up holografik di kokpit.
![Transfer Teknologi dari Israel, Pesawat Tempur China J-10 Jadi Setangguh F-16]()
Pesawat ini menggunakan radar X-band Passive Electronically Scaned Array (PESA) canggih dan diganti dengan radar Active Electronically Scaned Array (AESA). Model J-10B memulai produksi serial dan segera setelah itu, varian J-10C terbaru terlihat pada akhir Desember 2013.
Kemudian pesawat tempur J-10A dan J-10AH diperluas dengan J-10AS atau J-10ASH dengan dua tempat duduk. Dengan konfigurasi dua kursi, pesawat tempur J-10 mencapai kemajuan penting dalam penerbangan dan mampu menampung lebih banyak perangkat elektronik penting lain.
Baca juga; Tiru Pesawat F-16 AS, Jet Tempur J-10 China Pakai Konfigurasi Tulang Belakang Besar
Pada bulan Maret 2009, terungkap rincian pesawat tempur J-10B, versi berikutnya dari J-10. Fitur utamanya adalah mesin Saturn-Lyuika AL-3FN Seri 3 yang menghasilkan daya dorong lebih besar dibandingkan mesin sebelumnya.
Pesawat tempur J-10B dilengkapi teknologi militer canggih termasuk pencarian dan lacak inframerah (IRST), bola pengintai laser, dan kokpit kaca digital dengan tiga layar warna definisi tinggi. Pesawat tempur ini juga memiliki layar yang dipasang di helm dan tampilan head-up holografik di kokpit.

Pesawat ini menggunakan radar X-band Passive Electronically Scaned Array (PESA) canggih dan diganti dengan radar Active Electronically Scaned Array (AESA). Model J-10B memulai produksi serial dan segera setelah itu, varian J-10C terbaru terlihat pada akhir Desember 2013.
Lihat Juga :