Meluncur ke Matahari, Satelit Aditya-L1 India akan Sampai 4 Bulan Lagi

Senin, 04 September 2023 - 10:42 WIB
loading...
Meluncur ke Matahari,...
Roket PSLV XL berhasil membawa satelit Aditaya-L1 untuk pergi mendekat ke Matahari. Foto/ISRO
A A A
JAKARTA - Satelit tanpa awak milik India, Aditya-L1 sukses diluncurkan ke luar angkasa menuju Matahari pada Sabtu (2/9/2023). Diperkirakan empat bulan lagi Aditya-L1 akan sampai di lokasi, yakni Titik L1.

"Ini perjalanan yang cukup lama hingga mencapai 135 hari. Semoga keberuntungan menyertai," kata Ketua ISRO Sreedhara Panicker Somanath dikutip dari situs Jagranjosh, Senin (4/9/2023).

Titik L1 bukan tempat yang sangat dekat dengan Matahari. Titik tersebut merupakan lokasi yang sangat ideal untuk melakukan penelitian terhadap Matahari.

L1 diketahui merupakan wilayah yang sangat stabil dan tidak terpengaruh oleh kondisi luar biasa yang terjadi di Matahari.

"L1 adalah titik stabil secara gravitasi yang terletak sekitar 1,5 juta kilometer dari Bumi ke Matahari. Artinya Aditya-L1 akan selalu berada pada posisi relatif yang sama terhadap Matahari dan Bumi. Posisi itu sangat ideal untuk melakukan pengamatan Matahari secara terus menerus," tulis situs Jagranjosh.



Hal itu diyakini akan memberikan keuntungan yang lebih besar untuk mengamati aktivitas Matahari dan pengaruhnya terhadap cuaca antariksa secara real time.

Satelit Aditya-L1 India membawa tujuh perangkat untuk mengamati fotosfer, kromosfer, dan lapisan terluar matahari (korona) dengan menggunakan detektor elektromagnetik, partikel, dan medan magnet.

Nigar Shaji, Project Director ISREO mengatakan kedatangan Aditya-L1 ke Matahari justru akan memberikan banyak manfaat buat semua pihak. Tidak hanya buat India tapi negara-negara di seluruh dunia.

Penelitian itu akan membantu para ilmuwan memahami aktivitas Matahari, seperti angin Matahari dan jilatan api Matahari. Dari situ juga akan diketahui pengaruh fenomena kondisi Matahari terhadap bumi dan cuaca dekat ruang angkasa secara real time.



Mylswamy Annadurai, mantan peneliti ISRO mengatakan Matahari terus-menerus mempengaruhi cuaca bumi melalui radiasi, panas dan aliran partikel serta medan magnet. Pada saat yang sama, katanya, hal itu juga berdampak pada cuaca luar angkasa.

"Cuaca luar angkasa berperan dalam seberapa efektif fungsi satelit. Angin matahari atau badai dapat mempengaruhi perangkat elektronik di satelit, bahkan merusak jaringan listrik. Namun ada kesenjangan dalam pengetahuan kita tentang cuaca luar angkasa," kata Mylswamy Annadurai.
(msf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dituduh Hindari Pajak,...
Dituduh Hindari Pajak, India Denda Samsung
Blokir Konten yang Dicap...
Blokir Konten yang Dicap Berbahaya , X Gugat India
Diyakini Lokasi Harta...
Diyakini Lokasi Harta Karun, Ratusan Warga Berbondong-bodong Gali Tempat Ini
Meluncur Tak Terkendali,...
Meluncur Tak Terkendali, Roket SpaceX Meledak di Luar Angkasa
Roket Luar Angkasa Komersial...
Roket Luar Angkasa Komersial Batal Meluncur di Menit Terakhir
3 Ciri-ciri Matahari...
3 Ciri-ciri Matahari Akan Terbit dari Barat
India Larang Pegawai...
India Larang Pegawai Pemerintah Gunakan AI DeepSeek dan ChatGPT
Fenomena Matahari di...
Fenomena Matahari di Swedia Bisa Dilihat hampr 24 Jam
India Umumkan Siap Melawan...
India Umumkan Siap Melawan China dan AS dengan AI Harga Murah
Rekomendasi
Timnas Indonesia vs...
Timnas Indonesia vs China: SUGBK Siap Jadi Lautan Merah Putih dan Pecahkan Rekor
Korban Longsor di Jalan...
Korban Longsor di Jalan Raya Batu-Mojokerto Ditemukan Tewas
Piala Asia U-17 2025...
Piala Asia U-17 2025 Live di iNews: Thailand vs Uzbekistan dan Arab Saudi Kontra China
Berita Terkini
China Luncurkan Robot...
China Luncurkan Robot Tangan yang Punya Sensitivitas seperti Jari Manusia
32 menit yang lalu
Kota Kelahiran Cleopatra...
Kota Kelahiran Cleopatra Ditemukan setelah Ribuan Tahun Menghilang
1 jam yang lalu
Cara Mengecek Jalan...
Cara Mengecek Jalan Macet atau Tidak Melalui Google Maps, Mudah dan Praktis
2 jam yang lalu
Beragam Respons Soal...
Beragam Respons Soal Kehadiran Manus AI Baru Buatan China
6 jam yang lalu
Elon Musk Tegaskan Akan...
Elon Musk Tegaskan Akan Bertahan di Gedung Putih hingga Misi DOGE Tuntas
9 jam yang lalu
5 Website yang Bisa...
5 Website yang Bisa Menjadi Sumber Cuan
11 jam yang lalu
Infografis
SUdah 6 Bulan, 4 Astronot...
SUdah 6 Bulan, 4 Astronot NASA Dijadwalkan Kembali ke Bumi
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved