6 Keunggulan Tomahawk, Rudal yang dibeli Tetangga Indonesia

Selasa, 22 Agustus 2023 - 11:20 WIB
loading...
6 Keunggulan Tomahawk,...
Rudal Tomahawk merupakan rudal yang mampu menempuh jarak sejauh 1.250 km hingga 2.500 km. Foto: ist
A A A
AUSTRALIA - Baru baru ini Australia dikabarkan akan membeli rudal Tomahawk Amerika Serikat (AS). Rudal tersebut merupakan sebuah rudal jelajah yang mampu menjangkau target jarak jauh.

Pembelian ini diharapkan akan meningkatkan kemampuan serangan jarak jauh Australia di tengah ketegangan dengan China. Canberra diketahui bakal siap menggelontorkan uang senilai USD833 juta demi meningkatkan kemampuan serangan jarak jauhnya.

Rudal Tomahawk sendiri dikenal sebagai rudal yang paling canggih dan memiliki banyak keunggulan. Negara mana saja yang menggunakan rudal ini bakal memiliki serangan jarak jauh yang tergolong mumpuni.

Berikut ini adalah beberapa keunggulan yang dimiliki rudal Tomahawk AS:

1. Memiliki Jangkauan yang Sangat Jauh
6 Keunggulan Tomahawk, Rudal yang dibeli Tetangga Indonesia

Rudal Tomahawk merupakan rudal yang mampu menempuh jarak sejauh 1.250 km hingga 2.500 km, tergantung pada varian dan konfigurasinya. Sehingga rudal ini memungkinkan untuk menyerang target yang sulit dijangkau oleh pesawat atau rudal lainnya.

Dilansir dari laman dsca, Rudal Tomahawk yang dibeli oleh Australia adalah versi Blok V, yang merupakan versi terbaru dan paling canggih dari rudal Tomahawk.

Versi ini memiliki kemampuan yang meningkat, mengintegrasikan sistem pencari baru sehingga mampu mencapai target lebih dari 1.000 mil (sekitar 1.600 km).

2. Dapat Terbang Rendah

Rudal Tomahawk didesain untuk melesat di ketinggian yang (ekstrim) rendah dengan kecepatan subsonik tinggi. Rudal ini dapat terbang sekitar 50 meter diatas permukaan laut. Hal ini membuat rudal Tomahawk sangat sulit dideteksi dan diintersep oleh radar atau sistem pertahanan udara musuh.

3. Akurasi Tinggi

Rudal Tomahawk dilengkapi sistem navigasi GPS, TERCOM (Terrain Contour Matching), dan DSMAC (Digital Scene Matching Area Correlation). Sistem-sistem ini memungkinkan rudal ini untuk mengikuti kontur medan dan mencocokkan citra satelit dengan citra yang diperoleh oleh kamera rudal. Akurasi rudal ini diperkirakan sekitar 5-10 meter.

4. Hulu Ledak Fleksibel

Rudal Tomahawk dapat membawa berbagai jenis hulu ledak, baik nuklir maupun konvensional. Hulu ledak konvensional dapat berupa bom berdaya ledak tinggi, bom penyebar sub amunisi, atau bom efek gabungan. Hulu ledak nuklir dapat memiliki daya ledak hingga 200 kiloton.

5. Platform Peluncuran Beragam

Rudal Tomahawk dapat diluncurkan dari berbagai platform, baik darat, udara, laut, maupun bawah laut. Rudal ini dapat diluncurkan dari kapal permukaan, kapal selam, kendaraan luncur darat, atau pesawat pengebom.
Dengan kemudahan tersebut tentu akan memberikan fleksibilitas dan kemampuan taktis yang tinggi bagi pengguna rudal ini.

Baca Juga: Didekati Kapal Selam AS dengan 154 Rudal Tomahawk, Korut Merasa Berhak Gunakan Bom Nuklir

6. Pembaruan Teknologi

Rudal Tomahawk terus mengalami pembaruan teknologi sejak pertama kali diproduksi pada tahun 1970-an. Varian terbaru rudal ini adalah Block V, yang memiliki kemampuan manuver lebih baik, komunikasi dua arah, dan kemampuan mengubah target selama penerbangan.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rudal Steel Dome, Perisai...
Rudal Steel Dome, Perisai Baja Berlapis yang Tak Tertembus Guncang Timur Tengah
Rudal DF-61 Buatan China...
Rudal DF-61 Buatan China Siap Merobek Langit
Bongkar Teknologi Rudal...
Bongkar Teknologi Rudal Siluman Su-57 yang Timbulkan Masalah di Ukraina
Rudal Balistik Iran...
Rudal Balistik Iran Jangkau 4.000 Km, tapi Seberapa Akurat dan Mematikan?
Pentagon Habiskan Rp32...
Pentagon Habiskan Rp32 Triliun Per Hari, Harga Satu Bom Setara Rumah Mewah
Rudal Balistik Khyber...
Rudal Balistik Khyber Iran Bombardir Israel, Ini Kecanggihannya
Trump: 49 Rudal Tomahawk...
Trump: 49 Rudal Tomahawk Gempur Iran, AS Akan Bombardir Habis-habisan
Perang Iran 2026: Ketika...
Perang Iran 2026: Ketika Diplomasi Berbicara dengan Bahasa Rudal
AS Batal Kirim Rudal...
AS Batal Kirim Rudal Tomahawk ke Jerman Diduga Khawatir dengan Pembalasan Rusia
Rekomendasi
Kejagung: Tersangka...
Kejagung: Tersangka Andri Mulyono Mark up Pengadaan Motor Listrik BGN
UBAYA Tantang SCU di...
UBAYA Tantang SCU di Final Putri, Perbanas Hadapi UKSW pada Puncak Campus League 2026
Refly Harun Pertanyakan...
Refly Harun Pertanyakan Nasib Kasus Roy Suryo Cs: Sudah 30 Kali Wajib Lapor, Kasus Belum Jelas
Berita Terkini
Anthropic AI Claude...
Anthropic AI Claude Hasilkan Lebih dari 80 Persen Kode Baru
5 Cara Memilih Tempat...
5 Cara Memilih Tempat Top Up Game yang Terpercaya, AntiScam!
Desain Elegan Minimalis...
Desain Elegan Minimalis ASUS ROG Zephyrus G16 GU606 Nyaman untuk Kerja dan Gaming
Google Luncurkan Gemini...
Google Luncurkan Gemini 3.5 Live Translate, Terjemahkan Bahasa secara Real-time
Ini Susunan Direksi...
Ini Susunan Direksi dan Komisaris Terbaru Telkomsel 2026
Kuburan Paus Terbesar...
Kuburan Paus Terbesar dalam Sejarah Ditemukan di dasar Samudra Hindia
Infografis
Virus Hanta Merebak!...
Virus Hanta Merebak! Ini 5 Gejalanya yang Perlu Diwaspadai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved