Inilah Spesifikasi Jet Tempur Boeing EA-18G Growler, Pesawat Militer Paling Berbahaya

Senin, 14 Agustus 2023 - 06:43 WIB
loading...
Inilah Spesifikasi Jet...
Spesifikasi jet tempur canggih Boeing EA-18G Growler menarik untuk dipahami. Pesawat ini digunakan militer AS dan Australia. Foto: The Drive
A A A
AMERIKA - Boeing EA-18G Growler adalah salah satu jet tempur tercanggih dan paling berbahaya di dunia. Pesawat militer itu dibekali radar serta berbagai senjata dahsyat.

Boeing EA-18G Growler merupakan pesawat tempur elektronik yang dikembangkan Boeing untuk Angkatan Laut Amerika Serikat. Menggunakan platform dari pesawat tempur tempur F/A-18F Super Hornet, EA-18G Growler dirancang khusus untuk perang elektronik.

Berikut adalah spesifikasi dan keunggulan utama dari pesawat tempur Boeing EA-18G Growler:

1. Perang Elektronik (Electronic Warfare)
Inilah Spesifikasi Jet Tempur Boeing EA-18G Growler, Pesawat Militer Paling Berbahaya

Sebagai pesawat perang elektronik utama Angkatan Laut AS, Growler dilengkapi peralatan dan sistem khusus yang memungkinkan mendeteksi, mengidentifikasi, dan mengganggu sinyal komunikasi dan radar musuh.

Kemampuan ini membuatnya sangat efektif dalam mengacaukan sistem pertahanan udara dan komunikasi lawan. Growler diklaim dapat memberikan data intelijen, pengawasan, dan pengintaian.

2. Supresi Radar dan Pertahanan Udara

EA-18G mampu meredam dan mengacaukan radar musuh, termasuk radar pertahanan udara dan sistem radar permukaan. Ini memungkinkan pesawat membantu pesawat tempur lain memasuki ruang udara yang lebih aman dengan mengurangi kemampuan musuh untuk mendeteksi mereka.

Sistem radar APG-79 Active Electronically Scaned Array (AESA) membuat Growler EA-18G memiliki kemampuan untuk menargetkan dan melacak musuh.
Pilotnya menggunakna Joint Helmet-Mounted Cueing System, diklaim mampu menargetkan musuh secara sistem dan sensor.

3. Pelindung Formasi

Growler dapat bertindak sebagai pengawal elektronik untuk formasi pesawat tempur lainnya, melindungi mereka dari ancaman radar dan elektronik lawan.

4. Fleksibilitas

Meski EA-18G adalah pesawat tempur elektronik, tapi juga dapat melakukan serangan udara dengan senjata konvensional dan presisi. Ini memberikan fleksibilitas dalam misi dan meningkatkan nilai taktis pesawat. Growler EA-18G juga dipersenjatai dengan rudal udara-ke-udara jarak menengah AIM-120 AMRAAM dan rudal antiradiasi kecepatan tinggi AGM-88 HARM.

5. Kemampuan Lepas Landas dan Mendarat di Kapal Induk
Inilah Spesifikasi Jet Tempur Boeing EA-18G Growler, Pesawat Militer Paling Berbahaya

EA-18G bisa lepas landas dan mendarat di kapal induk, yang membuatnya cocok untuk operasi di atas lautan dan mendukung kebutuhan Angkatan Laut AS di lingkungan maritim.

Growler EA-18G memiliki panjang 18,3 meter, lebar 4,9 meter, dan rentang sayap 13,7 meter. Bobot maksimal jet tempur tersebut mencapai 21,7 ton. Sumber tenaganya berasal dari dua mesin turbofan afterburning F414-GE-400 yang dipasok oleh General Electric. Jet tersebut mampu terbang di ketinggian maksimal 44 ribu kaki. Pesawat itu membutuhkan jarak sejauh 823 meter untuk lepas landas dan 640 meter untuk mendarat.

6. Kolaborasi dengan Platform Lain

Growler dapat bekerja sama dengan pesawat lain, seperti pesawat tempur lainnya atau drone, untuk memaksimalkan efektivitas dalam perang elektronik dan misi pertempuran lainnya.

Baca Juga: AS Kirim 6 Jet Tempur Serangan Elektronik untuk Hadapi Rusia, Begini Cara Kerja EA-18G Growler

7. Pengembangan Berkelanjutan
Inilah Spesifikasi Jet Tempur Boeing EA-18G Growler, Pesawat Militer Paling Berbahaya

Boeing terus melakukan pengembangan pada EA-18G, termasuk peningkatan sistem elektronik, kemampuan, dan teknologi, yang menjadikan pesawat ini relevan dalam lingkungan pertempuran yang terus berkembang.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
Kembalinya Jet Tempur...
Kembalinya Jet Tempur Dua Tempat Duduk di Era Perangan Modern
AS Berencana Pasang...
AS Berencana Pasang Senjata Nuklir untuk Pesawat Pembom B-1B Lancer
Mengapa F-15E Supercanggih...
Mengapa F-15E Supercanggih Gagal Lolos dari Radar Iran?
Satu Lagi Pesawat Tempur...
Satu Lagi Pesawat Tempur AS Ditembak Jatuh Iran, Ini Kecanggihan E-3 AWACS
Jepang Melarang Penggunaan...
Jepang Melarang Penggunaan Power Bank di Pesawat Mulai April 2026
Pesawat Pengebom Strategis...
Pesawat Pengebom Strategis Tu-22M3 Rusia Jatuh saat Latihan Penerbangan, Apakah Ada Sabotase?
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
5 Negara yang Mampu...
5 Negara yang Mampu Membuat Jet Tempur Sendiri, Ada yang Produksinya Mencapai Ratusan Unit per Tahun
Rekomendasi
Dorong Kesejahteraan...
Dorong Kesejahteraan Petani, Inovasi Fungisida Syngenta Hadir di Jember
Transformasi Pendidikan...
Transformasi Pendidikan 3T: Dari Ruang Kelas Baru hingga Pembelajaran Digital
Kritik Pemadaman Listrik,...
Kritik Pemadaman Listrik, Komisi VI DPR: Tidak Boleh Lagi Terjadi
Berita Terkini
AI Impact Challenge,...
AI Impact Challenge, Microsoft, Komdigi, dan Dicoding Tampilkan Karya AI Terbaik Lulusan METC
Kedaulatan Digital Jadi...
Kedaulatan Digital Jadi Sorotan, Solusi AI Terintegrasi Siap Percepat Transformasi Industri
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Intel dan Nvidia Memulai...
Intel dan Nvidia Memulai Pertempuran Global Baru
Game Paling Ditunggu...
Game Paling Ditunggu Sedunia GTA 6 Akhirnya bisa Dipesan, Harganya Rp1,4 Juta
Kekayaan Laut Indonesia...
Kekayaan Laut Indonesia Diminta Dikelola dengan Inovasi Sains
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved