Rusia Luncurkan Pendarat Bulan Luna-25, Pertama Kali dalam 47 Tahun
Sabtu, 12 Agustus 2023 - 12:30 WIB
loading...
A
A
A
"Terlepas dari semua kesulitan dan upaya untuk mengganggu dari luar, kami pasti akan menerapkan semua rencana kami dengan konsistensi dan kegigihan," kata Putin dikutip SINDOnews dari laman Space, Sabtu (12/8/2023).
Baca juga; Rusia Siapkan Misi Penjelajah Bulan, Peluncuran Robot Luna-25 Ditargetkan Agustus 2022
Wahana pendarat bulan Luna-25 dirancang, dibangun, dan diuji oleh perusahaan kedirgantaraan Rusia NPO Lavochkin. Satelit Luna-25 terdiri dari dua bagian utama, yaitu landasan pendaratan yang dilengkapi dengan sistem propulsi dan roda pendaratan, termasuk pengukur kecepatan dan jangkauan Doppler.
![Rusia Luncurkan Pendarat Bulan Luna-25, Pertama Kali dalam 47 Tahun]()
Bagian lainnya adalah wadah instrumen tanpa tekanan yang sarat dengan peralatan ilmiah, radiator, elektronik, panel surya, sumber daya dan panas radioisotop, antena, dan kamera televisi. Satelit Luna-25 seberat 1,6 ton direncanakan mendarat di zona khatulistiwa bulan di wilayah sirkumpolar bulan, di lokasi yang melibatkan medan yang rumit.
Tujuan utama Luna-25 adalah menguji teknologi untuk pendaratan lunak di bulan di masa depan, menganalisis kotoran dan bebatuan bulan, serta melakukan penelitian ilmiah lainnya. Jika pendaratannya berhasil, Luna-25 akan mempelajari lapisan atas regolith bulan, menilai atmosfer bulan yang sangat tipis, dan mencari tanda-tanda air es di wilayah kutub selatan.
Baca juga; Rusia Siapkan Misi Penjelajah Bulan, Peluncuran Robot Luna-25 Ditargetkan Agustus 2022
Wahana pendarat bulan Luna-25 dirancang, dibangun, dan diuji oleh perusahaan kedirgantaraan Rusia NPO Lavochkin. Satelit Luna-25 terdiri dari dua bagian utama, yaitu landasan pendaratan yang dilengkapi dengan sistem propulsi dan roda pendaratan, termasuk pengukur kecepatan dan jangkauan Doppler.

Bagian lainnya adalah wadah instrumen tanpa tekanan yang sarat dengan peralatan ilmiah, radiator, elektronik, panel surya, sumber daya dan panas radioisotop, antena, dan kamera televisi. Satelit Luna-25 seberat 1,6 ton direncanakan mendarat di zona khatulistiwa bulan di wilayah sirkumpolar bulan, di lokasi yang melibatkan medan yang rumit.
Tujuan utama Luna-25 adalah menguji teknologi untuk pendaratan lunak di bulan di masa depan, menganalisis kotoran dan bebatuan bulan, serta melakukan penelitian ilmiah lainnya. Jika pendaratannya berhasil, Luna-25 akan mempelajari lapisan atas regolith bulan, menilai atmosfer bulan yang sangat tipis, dan mencari tanda-tanda air es di wilayah kutub selatan.
(wib)
Lihat Juga :