3 Alasan Mengapa Kereta Api Tidak Bisa Berhenti Mendadak Menurut KAI

Jum'at, 21 Juli 2023 - 10:09 WIB
loading...
3 Alasan Mengapa Kereta...
Ternyata ada alasan ilmiah mengapa kereta api tidak bisa berhenti mendadak. Foto: Antara
A A A
JAKARTA - Kecelakaan mengerikan antara KA 112 Brantas dengan truk trailer yang diduga mogok di tengah perlintasan menjadi viral. Tumbukan dahsyat itu mengakibatkan ledakan besar. Untungnya, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.

Banyak warganet pun berdebat, mengapa kereta api tidak bisa mengerem dengan cepat, sehingga bisa menghindari tabrakan? PT KAI menanggapi hal tersebut melalui salah satu cuitannya di akun resmi Twitter miliknya, @KAI121.

“Masyarakat umum banyak yang belum mengetahui jika kereta api tidak bisa berhenti atau mengerem mendadak. Terbukti dari beberapa komentar netizen, yang menanyakan mengapa masinis tidak melakukan pengereman, saat mengetahui ada truk yang tersangkut di perlintasan sebidang,” tulis PT KAI di Twitter.

Nah, alasan dan penjelasannya mengapa kereta api tidak bisa melakukan pengereman mendadak:

1. Rangkaian yang Panjang dan Bobot Besar

Menurut cuitan PT KAI di Twitter, kereta api tidak bisa melakukan pengereman mendadak karena panjang rangkaian dan bobotnya yang besar. Semakin panjang dan berat rangkaian KA, maka jarak yang dibutuhkan untuk benar-benar berhenti akan semakin panjang.

Di Indonesia, rata-rata kereta penumpang terdiri dari 8-12 gerbong dengan bobot mencapai 600 ton. Bobot tersebut belum termasuk berat penumpang dan barang bawaannya. Dengan kondisi tersebut, kereta membutuhkan banyak energi untuk membuat rangkaian terhenti.

2. Sistem Pengereman Kereta Api Rumit

Sistem pengereman kereta api ternyata cukup rumit. Untuk jenis yang dipakai saat ini adalah rem udara. Adapun cara kerjanya dengan mengompresi udara dan disimpan hingga proses pengereman terjadi. Ketika masinis mengaktifkan sistem pengereman, udara akan didistribusikan melalui pipa kecil di sepanjang roda dan membuat friksi pada roda. Friksi tersebutlah yang akan membuat kereta berhenti.

3. Rem Darurat Tidak Bisa Bikin Kereta Langsung Stop

Kendati kereta api saat ini dilengkapi rem darurat, namun tersebut tidak dapat secara langsung membuat rangkaian berhenti. Melainkan membuat tekanan udara dan energi lebih besar sehingga kereta dapat lebih cepat berhenti.

“Jadi, meski masinis melihat ada yang menerobos palang kereta, biasanya akan tetap terlambat melakukan pengereman,” tulis KAI dalam unggahannya di Twitter.

Baca Juga: Ini Penjelasan Ilmiah Mengapa Mobil Tiba-tiba Mogok saat Melintasi Rel Kereta

Selain itu, ada juga beberapa faktor yang memengaruhi jarak pengereman seperti kecepatan, kemiringan, persentase gaya pengereman, jenis kereta api, jenis rem, dan kondisi cuaca.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kereta Bawah Tanah Israel...
Kereta Bawah Tanah Israel Jadi Sasaran Empuk Serangan Siber Iran
Rusia Diam-diam Bangun...
Rusia Diam-diam Bangun Jalur Kereta Menuju China dan Iran
Jepang Kembangkan Kereta...
Jepang Kembangkan Kereta Super Cepat Tanpa Masinis
AS Siap Bikin Jalur...
AS Siap Bikin Jalur Kereta di Bulan, Ini Rincian Pembangunannya
Ini yang Bikin Kereta...
Ini yang Bikin Kereta Jepang Lebih Kencang dari Buatan Eropa dan China
Gabungkan Teknologi...
Gabungkan Teknologi Pesawat, China Berhasil Uji Coba Kereta Berkecepatan Tinggi
KAI Jadi Benchmark Layanan...
KAI Jadi Benchmark Layanan Publik Indonesia, Dinilai Mampu Bersaing secara Global
Inul Daratista Geram...
Inul Daratista Geram Dituding Gila Hormat, Ungkap Alasan Petugas KAI Melayani Sambil Jongkok
Aksi Pelemparan ke KRL...
Aksi Pelemparan ke KRL Masih Terjadi, KAI Commuter Ingatkan Pelaku Bisa Dipenjara 15 Tahun
Rekomendasi
Bareskrim Limpahkan...
Bareskrim Limpahkan Laporan Terhadap Grace Natalie, Ade Armando dan Abu Janda ke Polda Metro Jaya
Dokter Tifa Mulai Disidang...
Dokter Tifa Mulai Disidang 2 Juli: Insya Allah Kami Siap
Lolos ke Jakarta, Peserta...
Lolos ke Jakarta, Peserta Liga Bintang Juara GTV Ungkap Pengalaman Seru dan Menegangkan
Berita Terkini
Google dan A24 Berkolaborasi...
Google dan A24 Berkolaborasi Kembangkan Teknologi AI di Industri Film
Tanda-tanda Ponsel Anda...
Tanda-tanda Ponsel Anda sedang Diawasi yang Perlu Diketahui
Ilmuwan Mengembangkan...
Ilmuwan Mengembangkan Jaket Penghasil Air dari Udara Sekitar
Gandeng PT Samafitro,...
Gandeng PT Samafitro, Hytera Perkuat Jaringan Komunikasi Profesional di Indonesia
Pergeseran domino dari...
Pergeseran domino dari Game HP Jadi Turnamen Pro Berhadiah Ratusan Juta
Aliansi Intelijen Keluarkan...
Aliansi Intelijen Keluarkan Peringatan Mendesak tentang Risiko yang Ditimbulkan AI
Infografis
3 Alasan Cristiano Ronaldo...
3 Alasan Cristiano Ronaldo Tidak Masuk Nominasi Ballon d'Or 2023
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved