Spesifikasi British A400M Atlas, Pesawat Angkut yang Bisa Lakukan Air Refuelling
Senin, 10 Juli 2023 - 16:16 WIB
loading...
British A400M Atlas merupakan pesawat angkut canggih yang kerap digunakan untuk misi pengangkutan udara taktis strategis. Foto/wikipedia
A
A
A
LONDON - British A400M Atlas merupakan pesawat angkut canggih yang kerap digunakan untuk misi pengangkutan udara taktis, strategis, hingga pengisian bahan bakar udara ke udara (Air Refuelling). British A400M Atlas dapat mengangkut sebagian besar peralatan angkatan bersenjata penting yang tidak muat ditempatkan di pesawat angkut taktis generasi sebelumnya.
Beberapa muatan yang mampu diangkut British A400M Atlas, di antaranya helikopter, kendaraan tempur infanteri, atau ekskavator. Pesawat angkut ini juga mengalami sejumlah pembaruan dari segi kecepatan, ketinggian, dan muatan, sehingga jauh lebih baik dari versi sebelumnya.
Menurut laman Airbus, A400M Atlas mulai diluncurkan pada Mei 2003 untuk memenuhi kebutuhan pesawat angkut dari tujuh negara Eropa yakni, Belgia, Prancis, Inggris, Jerman, Luksemburg, Turki, dan Spanyol.
Baca juga; Bakal Perkuat TNI AU, Ini Perbandingan Airbus A400M dengan Hercules C-130
Burung besi ini memulai penerbangan pertamanya pada 11 Desember 2009 lalu. Pesawat produksi pertama kemudian dikirim ke Prancis pada Agustus 2013 dan mulai beroperasi setahun setelahnya.
Beberapa muatan yang mampu diangkut British A400M Atlas, di antaranya helikopter, kendaraan tempur infanteri, atau ekskavator. Pesawat angkut ini juga mengalami sejumlah pembaruan dari segi kecepatan, ketinggian, dan muatan, sehingga jauh lebih baik dari versi sebelumnya.
Menurut laman Airbus, A400M Atlas mulai diluncurkan pada Mei 2003 untuk memenuhi kebutuhan pesawat angkut dari tujuh negara Eropa yakni, Belgia, Prancis, Inggris, Jerman, Luksemburg, Turki, dan Spanyol.
Baca juga; Bakal Perkuat TNI AU, Ini Perbandingan Airbus A400M dengan Hercules C-130
Burung besi ini memulai penerbangan pertamanya pada 11 Desember 2009 lalu. Pesawat produksi pertama kemudian dikirim ke Prancis pada Agustus 2013 dan mulai beroperasi setahun setelahnya.
Lihat Juga :