China dan Korsel Beberkan Dampak Limbah Nuklir Jepang Dibuang ke Laut
Jum'at, 30 Juni 2023 - 17:39 WIB
loading...
A
A
A
Namun, setelah Tokyo melakukan due diligence untuk membenarkan tindakannya seperti mendapatkan persetujuan dari regulator nuklir domestik untuk memastikan bahwa air limbah memenuhi standar keamanan internasional, tindakan tersebut masih menimbulkan kontroversi.
Pernyataan Greenpeace menyatakan keprihatinan bahwa pembuangan air limbah dikhawatirkan mengubah DNA manusia sementara negara-negara Kepulauan Pasifik menegaskan bahwa langkah tersebut dapat berkontribusi terhadap polusi nuklir di Pasifik Biru.
Isu tersebut juga memicu perdebatan di Korea Selatan yang berujung pada boikot kosmetik buatan Jepang di China.
Di Hong Kong, Sekretaris Lingkungan dan Ekologi Tse Chin-wan mengatakan bahwa jika pembuangan air limbah berjalan sesuai rencana, kota tersebut akan segera melarang impor produk akuatik dari wilayah pesisir dekat Fukushima dan memberlakukan kontrol impor yang ketat terhadap barang lain di Jepang.
Saat ini, komunitas nelayan lokal di Fukushima masih terpengaruh oleh larangan penjualan hasil tangkapan mereka dan banyak dari mereka yang menentang rencana tersebut yang telah menyebabkan rusaknya reputasi yang menyebabkan kerugian finansial bagi bisnis mereka.
Namun pemerintah Jepang berkali-kali menegaskan bahwa air limbah yang diolah aman dan mereka berharap mendapat lampu hijau dari Badan Energi Atom Internasional (IAEA) yang akan segera mengeluarkan laporan akhir tentang keamanan rencana Fukushima.
Pernyataan Greenpeace menyatakan keprihatinan bahwa pembuangan air limbah dikhawatirkan mengubah DNA manusia sementara negara-negara Kepulauan Pasifik menegaskan bahwa langkah tersebut dapat berkontribusi terhadap polusi nuklir di Pasifik Biru.
Isu tersebut juga memicu perdebatan di Korea Selatan yang berujung pada boikot kosmetik buatan Jepang di China.
Di Hong Kong, Sekretaris Lingkungan dan Ekologi Tse Chin-wan mengatakan bahwa jika pembuangan air limbah berjalan sesuai rencana, kota tersebut akan segera melarang impor produk akuatik dari wilayah pesisir dekat Fukushima dan memberlakukan kontrol impor yang ketat terhadap barang lain di Jepang.
Saat ini, komunitas nelayan lokal di Fukushima masih terpengaruh oleh larangan penjualan hasil tangkapan mereka dan banyak dari mereka yang menentang rencana tersebut yang telah menyebabkan rusaknya reputasi yang menyebabkan kerugian finansial bagi bisnis mereka.
Namun pemerintah Jepang berkali-kali menegaskan bahwa air limbah yang diolah aman dan mereka berharap mendapat lampu hijau dari Badan Energi Atom Internasional (IAEA) yang akan segera mengeluarkan laporan akhir tentang keamanan rencana Fukushima.
Lihat Juga :