TikTok dan Connective Action: Bima Effect di Viral Jalan Rusak Lampung

Minggu, 11 Juni 2023 - 15:45 WIB
loading...
A A A
Aktivisme sosial online telah menjadi bagian integral dari aktivisme. Ketika para aktivis mulai beralih ke media sosial untuk berkomunikasi dengan publik, beberapa platform media sosial seperti Facebook, YouTube, Twitter, dan Flickr mendapat perhatian yang lebih besar dari pemerintah daripada media tradisional.

Baca juga: TikTok TV Resmi Hadir di Indonesia, Nonton TikTok Kini Bisa di TV Layar Lebar

Salah satu media sosial yang saat ini populer di Indonesia adalah aplikasi TikTok. Berdasarkan data We Are Social, Indonesia menempati urutan kedua di dunia sebagai negara dengan pengguna TikTok terbesar setelah Amerika Serikat pada Januari 2023.

Tercatat sebanyak 109,90 juta pengguna TikTok yang rata-rata menghabiskan waktu sebanyak 23,1 jam per bulan.

Rumusan permasalahan pada tulisan ini adalah apakah aksi protes Bima efektif dalam menyampaikan permasalahan dan bisa dilakukan setiap orang atau justru bersifat eksklusif? Selanjutnya tulisan ini juga membahas tentang connective action pada aksi Bima.

Apakah aksi Bima bisa diidentifikasikan sebagai connective action atau hanya sebatas memanfaatkan momentum?

Dalam bukunya yang berjudul “The Logic of Connective Action: Digital Media and the Personalization of Contentious Politics”, Bennett & Segerberg (2013) melihat konsep connective action sebagai model baru dalam menjelaskan bagaimana media digital mempengaruhi gerakan sosial seperti mengubah cara orang terhubung, berkomunikasi dan berpartisipasi dalam gerakan sosial.

Menurut konsep connective action atau tindakan penghubung, media sosial dapat menggantikan organisasi tradisional, dan gerakan sosial dapat mengandalkan tindakan individu daripada tindakan kolektif.

Berlawanan dengan tindakan kolektif yang bergantung pada struktur organisasi dan mengasumsikan pengembangan identitas kolektif, connective action bersifat cair karena gerakan sosial tidak memiliki pemimpin yang jelas dan struktur organisasi yang jelas, dan anggota dapat dengan mudah bergabung atau meninggalkan setiap Gerakan.

Lebih lanjut Bennett dan Segerberg (2013) menyoroti dua fitur penting dari tindakan individu. Ciri pertama—inklusivitas simbolis—mengacu pada kesempatan bagi individu untuk mengekspresikan diri dengan cara mereka sendiri yang mencerminkan berbagai alasan untuk berpartisipasi dalam aktivisme.

Fitur kedua—keterbukaan teknologi—mengacu pada kemampuan individu untuk memilih tingkat keterlibatan mereka dan sifat interaksi mereka dengan aktor organisasi dan individu lainnya. Connective Actions menghasilkan sebuah tindakan agregat yang cukup kuat secara menyeluruh.

Baca juga: TikTok dan Telkomsel Jalin Kemitraan Strategis

Sebuah fenomena atau permasalahan dengan tindakan secara kolektif dapat memicu individu untuk berkontribusi, dimana kontribusi individu inilah sebagai tonggak utama dalam connective actions.

Dalam studinya, Bennett & Segerberg (2012) mengidentifikasi tiga tipologi jejaring aksi (action network). Tipologi pertama adalah self organizing network di mana individu menggunakan tindakan yang terhubung dengan sedikit atau tanpa koordinasi organisasi, menggunakan teknologi sebagai agen organisasi yang penting, dan tindakan pribadi sebagai unit transmisi melalui jaringan sosial yang terpercaya.

Tipologi kedua adalah organizationally brokered network—jaringan yang ditengahi secara organisasional, yang mewakili tindakan kolektif “ideal” dengan koordinasi tindakan organisasional yang kuat, dengan organisasi yang menggunakan teknologi sosial untuk mengelola partisipasi dan mengkoordinasikan tujuan.

Tipologi ketiga adalah organizationally- enabled action. Tipologi ini merupakan gabungan antara logika collective action dan connective action (hybrid).

Dalam tipe ketiga, organisasi formal tidak memiliki peran utama dalam gerakan, sehingga tipe ini memiliki tindakan organisasi yang lebih longgar. Kelompok berperan sebagai ‘aktor di belakang panggung’ dalam mobilisasi sumber daya, alih-alih menggunakan pendekatan secara hierarkis komando.

Organisasi pada jenis ini utamanya memanfaatkan media sosial untuk membantu individu mengembangkan rasa komunitas mereka. Media sosial berperan untuk memperluas network dengan kelompok lainnya.

Aksi protes Bima yang diunggah di akun pribadinya merupakan upaya individu yang bergerak sendiri-sendiri, bersifat volunter dan sukarela. Keluhan dan sindiran Bima muncul sebagai bentuk kemarahan dan keprihatinan akibat buruknya infrastruktur jalan di tempat tinggalnya.

Sementara partisipasi pengguna lainnya dalam merespon unggahan Bima juga merupakan tindakan individu, dilakukan tanpa perlu menjadi anggota suatu organisasi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
OnePlus Tersingkir dari...
OnePlus Tersingkir dari AS, Apple dan Samsung Untung Besar
TikTok Bukan Lagi Aplikasi...
TikTok Bukan Lagi Aplikasi Video: Evolusi Menjadi Super App yang Mengancam Google, Amazon, hingga Bank
Mau Traveling Keluarga...
Mau Traveling Keluarga Lebih Menyenangkan? Ikuti 5 Tips ala Tika Nurjanah
X Batasi Pengguna Gratis...
X Batasi Pengguna Gratis hanya 50 Tweet Sehari
Komdigi Suruh TikTok...
Komdigi Suruh TikTok Hapus 780 Ribu Akun Anak, Platform Lain Siap-siap!
Akun Roblox Anak di...
Akun Roblox Anak di Bawah 16 Tahun Akan Dinonaktifkan Mulai 28 Maret, Ini Faktanya
Dakwah di Media Sosial...
Dakwah di Media Sosial : Cara Menebar Kebaikan dan Meraih Pahala Jariyah
Mama Firda Bagikan 5...
Mama Firda Bagikan 5 Tips Membuat Konten Review Makanan yang Disukai Netizen
Tak Asal Review! Aleta...
Tak Asal Review! Aleta Novianda Bocorkan 5 Cara Bikin Konten Review Skincare yang Menarik Jutaan Penonton
Rekomendasi
Mensos Gus Ipul Gandeng...
Mensos Gus Ipul Gandeng ICW Cegah Korupsi Program Sekolah Rakyat
Jubir Otorita IKN Troy...
Jubir Otorita IKN Troy Pantouw Dimakamkan di TPU Tanah Kusir Besok
PLN EPI Bidik Pasar...
PLN EPI Bidik Pasar Hidrogen Hijau untuk Industri dan Penerbangan
Berita Terkini
Korsel Terjunkan Robot...
Korsel Terjunkan Robot PiBot untuk Kemudikan Kapal Perang
Venus Terdeteksi Sedang...
Venus Terdeteksi Sedang Merobek Dirinya Sendiri dari Dalam
Instagram Menguji Fitur...
Instagram Menguji Fitur Pengeditan Stories Tanpa Menghapus Postingan
Beli Samsung Galaxy...
Beli Samsung Galaxy Foldable 8 Lebih Hemat! Nikmati Promo Spesial Kartu Kredit BRI
Elon Musk Minta Tak...
Elon Musk Minta Tak Perlu Takut dengan AI, Nikmati Saja
Biznet Gio dan IMV Hadirkan...
Biznet Gio dan IMV Hadirkan Solusi Hybrid Cloud, Dukung Transformasi Smart Manufacturing
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved