Berusia 2.300 Tahun, Tempat Pembuatan Mumi Mesir Kuno Ditemukan di Saqqara
Sabtu, 03 Juni 2023 - 06:44 WIB
loading...
A
A
A
Di dekat bengkel, para arkeolog juga menemukan dua makam yang tampaknya sudah dibangun jauh sebelum bengkel. Satu dibangun untuk seorang pria yang, menurut prasasti hieroglif, hidup sekitar 4.400 tahun yang lalu dan memegang banyak gelar, termasuk "direktur juru tulis".
Makam kedua berumur sekitar 3.400 tahun dan dibangun untuk seorang pendeta. Tidak jelas sisa-sisa manusia apa, jika ada, yang ditemukan di kedua makam ini. Namun, setidaknya satu sarkofagus ditemukan.
Baca juga; 370 Bejana Berisi Residu Bahan Pembalseman, Ungkap Proses Pembuatan Mumi Mesir Kuno
Di dekat bengkel, di dalam ceruk di dalam dinding, para arkeolog menemukan patung alabaster setinggi sekitar 1 meter yang menggambarkan seseorang. Kemungkinan seseorang yang bertugas mengawasi penguburan di beberapa bagian wilayah Saqqara.
Salima Ikram, seorang profesor Egyptology di The American University di Kairo yang tidak terlibat dalam penggalian, mengatakan bahwa penemuan tersebut adalah penemuan yang sangat menarik. “Penemuan itu akan membantu untuk lebih memahami langkah-langkah berbeda dari proses mumifikasi, bahan dan alat yang digunakan, pada manusia dengan hewan,” ujarnya.
Ikram mengatakan, beberapa bengkel mumifikasi telah ditemukan di Mesir. Teks sejarah dan temuan arkeologi menunjukkan bahwa ada tingkat produksi massal tertentu di bengkel mumifikasi hewan. Sedangkan bengkel mumifikasi manusia kemungkinan bekerja lebih lambat.
Makam kedua berumur sekitar 3.400 tahun dan dibangun untuk seorang pendeta. Tidak jelas sisa-sisa manusia apa, jika ada, yang ditemukan di kedua makam ini. Namun, setidaknya satu sarkofagus ditemukan.
Baca juga; 370 Bejana Berisi Residu Bahan Pembalseman, Ungkap Proses Pembuatan Mumi Mesir Kuno
Di dekat bengkel, di dalam ceruk di dalam dinding, para arkeolog menemukan patung alabaster setinggi sekitar 1 meter yang menggambarkan seseorang. Kemungkinan seseorang yang bertugas mengawasi penguburan di beberapa bagian wilayah Saqqara.
Salima Ikram, seorang profesor Egyptology di The American University di Kairo yang tidak terlibat dalam penggalian, mengatakan bahwa penemuan tersebut adalah penemuan yang sangat menarik. “Penemuan itu akan membantu untuk lebih memahami langkah-langkah berbeda dari proses mumifikasi, bahan dan alat yang digunakan, pada manusia dengan hewan,” ujarnya.
Ikram mengatakan, beberapa bengkel mumifikasi telah ditemukan di Mesir. Teks sejarah dan temuan arkeologi menunjukkan bahwa ada tingkat produksi massal tertentu di bengkel mumifikasi hewan. Sedangkan bengkel mumifikasi manusia kemungkinan bekerja lebih lambat.

Lihat Juga :